<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Editor IPMINEWS.CO.ID &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<atom:link href="https://www.ipminews.co.id/author/tasnimlubis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<description>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Nov 2022 15:16:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.2</generator>

<image>
	<url>https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Ikon-32x32.jpg</url>
	<title>Editor IPMINEWS.CO.ID &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Batak Center Wadah Bekerja Sama untuk Melestarikan Keberagaman sebagai Kekuatan Orang Batak dan NKRI</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/batak-center-wadah-bekerja-sama-untuk-melestarikan-keberagaman-sebagai-kekuatan-orang-batak-dan-nkri/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/batak-center-wadah-bekerja-sama-untuk-melestarikan-keberagaman-sebagai-kekuatan-orang-batak-dan-nkri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2022 15:16:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=692</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pengukuhan Kepengurusan Batak Center Dewan Pimpinan Wilayah [DPW] Sumatera Utara [Sumut] sangat penting peranannya dalam rangka mempersatukan semua potensi, baik dalam menciptakan kedamaian maupun dalam meningkatkan kesejahteraan semua orang Batak dan seluruh pemangku kepentingan untuk pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara. Prioritas pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara dari kaca mata Batak Center, baik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/batak-center-wadah-bekerja-sama-untuk-melestarikan-keberagaman-sebagai-kekuatan-orang-batak-dan-nkri/">Batak Center Wadah Bekerja Sama untuk Melestarikan Keberagaman sebagai Kekuatan Orang Batak dan NKRI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Pengukuhan Kepengurusan <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Dewan Pimpinan Wilayah [DPW] Sumatera Utara [Sumut] sangat penting peranannya dalam rangka mempersatukan semua potensi, baik dalam menciptakan kedamaian maupun dalam meningkatkan kesejahteraan semua orang Batak dan seluruh pemangku kepentingan untuk pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara. Prioritas pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara dari kaca mata <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span>, baik dari latar belakang Karo, Pakpak, Toba, Angkola-Mandailing maupun Simalungun.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut memiliki 16 bidang dalam kepengurusannya, yakni <strong><span style="color: #800000;">Penelitian dan Pengembangan; Teknologi</span></strong>, <span style="color: #800000;"><strong>Informasi, dan Inovasi; Kesenian</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Adat-Istiadat dan Hubungan Kerja Sama Antarpuak</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Revitalisasi-Pelestarian Budaya, Kearifan Lokal, dan Pendidikan Karakter</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Pariwisata dan Geopark Kaldera Toba</strong></span>; <strong><span style="color: #800000;">Bahasa, Aksara, dan Literasi; Lingkungan Hidup dan Ekosistem</span></strong>; <span style="color: #800000;"><strong>Peningkatan Ekonomi Rakyat dan Industri Kreatif</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Hukum, Hak Asasi Manusia, dan HAKI</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Usaha dan UMKM; Pendidikan</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan; Kesehatan Masyarakat</strong></span>; <span style="color: #800000;"><strong>Pemuda dan Kesetaraan Gender</strong></span>; dan <span style="color: #800000;"><strong>Data, Dokumentasi, dan Publikasi</strong></span> yang semuanya diarahkan untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat Batak khususnya dan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya. “<span style="color: #800000;"><strong>Motto sebagai semboyan penyemangat adalah membangun bangsa Indonesia dari Batak di Sumatera Utara</strong></span>”, demikian disampaikan Ketua <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> Minggu [20/11/2022].</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-693" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Batak-Center-Merupakan-Wadah-Bekerja-Sama-300x300.jpeg" alt="" width="482" height="482" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Batak-Center-Merupakan-Wadah-Bekerja-Sama-300x300.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Batak-Center-Merupakan-Wadah-Bekerja-Sama-150x150.jpeg 150w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Batak-Center-Merupakan-Wadah-Bekerja-Sama-420x420.jpeg 420w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Batak-Center-Merupakan-Wadah-Bekerja-Sama.jpeg 640w" sizes="(max-width: 482px) 100vw, 482px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan yang lain, salah satu penasihat <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span>, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, M.S., Ph.D., mengatakan Indonesia adalah negara heterogen yang terdiri atas berbagai suku, beragam bahasa, dan beraneka budaya. “Kita bersyukur bahwa para pendahulu kita menyadarinya dan mengikat kita dengan <span style="color: #800000;"><strong><em>Bhinneka Tunggal Ika</em></strong></span> sehingga keragaman ini menjadi potensi dan kekuatan bagi kita untuk membangun bangsa ini”.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya dia mengatakan, “Ini harus kita jaga sehingga masing-masing kita harus mempertahankan, melestarikan, dan menjaga suku, etnik, bahasa, dan budaya yang kita miliki”.</p>
<p style="text-align: justify;">“Begitu juga dengan suku Batak, <span style="color: #800000;"><strong><em>bangso</em></strong></span> Batak. <span style="color: #800000;"><strong><em>Halak hita</em></strong></span> lah yang paling berkepentingan untuk menjaga dan melestarikan, sekaligus memanfaatkan keberadaannya untuk kepentingan orang Batak sendiri dan untuk kepentingan daerah, sekaligus untuk kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI] dalam berbagai aspek kehidupan baik ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya”, demikian disampaikan oleh Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, M.S., Ph.D.</p>
<p>Harapan yang senada juga disampaikan oleh Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M., “Sebagai penasihat, saya mengajak kita seluruh pengurus <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Sumut yang hampir semuanya kaum intelektual untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan bangsa Batak dan bangsa Indonesia dengan kemampuan yang kita miliki masing-masing”.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sudah saatnya kita berkontribusi untuk memajukan masyarakat Batak, khususnya di semua puak dan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya. Dengan bergandengan tangan dan saling mendukung, kita pasti lebih cepat maju dengan bersama-sama merealisasikan hasil pikiran intelektual dalam bentuk tindakan yang berguna”, harapnya. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/batak-center-wadah-bekerja-sama-untuk-melestarikan-keberagaman-sebagai-kekuatan-orang-batak-dan-nkri/">Batak Center Wadah Bekerja Sama untuk Melestarikan Keberagaman sebagai Kekuatan Orang Batak dan NKRI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/batak-center-wadah-bekerja-sama-untuk-melestarikan-keberagaman-sebagai-kekuatan-orang-batak-dan-nkri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurus Batak Center DPW Sumut Dikukuhkan: Diketuai oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., bersama Sekretaris Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum.</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/pengurus-batak-center-dpw-sumut-dikukuhkan-diketuai-oleh-prof-dr-robert-sibarani-m-s-bersama-sekretaris-drs-jekmen-sinulingga-m-hum/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/pengurus-batak-center-dpw-sumut-dikukuhkan-diketuai-oleh-prof-dr-robert-sibarani-m-s-bersama-sekretaris-drs-jekmen-sinulingga-m-hum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2022 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=686</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pengurus Batak Center Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumut periode 2022-2027 resmi dikukuhkan yang berlangsung di Aula H. Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, persis di samping Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Kamis (17/11/2022). Pengukuhan ini melalui pelantikan yang dilaksanakan pada pukul 13.30 WIB hingga selesai dengan kepengurusan Batak Center DPW Sumut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/pengurus-batak-center-dpw-sumut-dikukuhkan-diketuai-oleh-prof-dr-robert-sibarani-m-s-bersama-sekretaris-drs-jekmen-sinulingga-m-hum/">Pengurus Batak Center DPW Sumut Dikukuhkan: Diketuai oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., bersama Sekretaris Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | <span style="color: #800000;"><span style="color: #000000;">Pengurus</span><strong> Batak Center </strong><span style="color: #000000;">Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumut periode 2022-2027</span></span> resmi dikukuhkan yang berlangsung di Aula H. Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, persis di samping Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Kamis (17/11/2022). Pengukuhan ini melalui pelantikan yang dilaksanakan pada pukul 13.30 WIB hingga selesai dengan kepengurusan <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut yang diketuai oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., merupakan guru besar Universitas Sumatera Utara (USU), yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian USU.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjadi Ketua <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut Periode 2022-2027 bersama Wakil Ketua dijabat Prof. Hamzon Situmorang, M.S., Ph.D., dengan Sekretaris yaitu Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum., Wakil Sekretaris adalah Drs. Hasan Sakti Siregar, M.Si., AK, CA, dan Bendahara dipercayakan kepada Drs. Warisman Sinaga, M.Hum.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-688" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-300x300.jpeg" alt="" width="478" height="478" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-300x300.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-1024x1024.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-150x150.jpeg 150w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-768x768.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-420x420.jpeg 420w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-640x640.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01-681x681.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-01.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 478px) 100vw, 478px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk Penasihat <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut Periode 2022-2027 yaitu Dr. Parlindungan Purba, SH. M.M, Enni Martalena Pasaribu, SH, MH, M.Kn, Pdt. Elson Lingga, M.Th, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, MS., Ph.D, dan Dr. Badikenita Putri br. Sitepu, SE, M.Si.</p>
<p>Susunan departemen-departemen yang dilantik adalah:</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(1) Departemen Penelitian dan Pengembangan</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Elisabet Siahaan, SE., M.Ec., Sekretaris: Ance Marintan D. Sitohang, S.P., M. Div., M.Th., Anggota: Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si, Prof. drg. Sondang Pintauli, Ph.D., Prof. Dr. Evawany Yunita Aritonang, M.Si, dan Dr. Nurbani Padang, M.Si),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(2) Departemen Teknologi, Informasi, dan Inovasi</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, ST, MT, Sekretaris: Dr. Poltak Sihombing, Anggota: Robert Tua Siregar, Ph.D, Ir. Morida Siagian, MURP,Ph.D, Dr. Ir. Basaria Talarosha, MT, dan Junedi Ginting, S.Si, M. Si),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(3) Departemen Kesenian</strong></span> (Ketua: Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D, Sekretaris: Dr. Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn, Anggota: Budi P. Hutasuhut, MM, Drs. Kumalo Tarigan, M.A., Ph.D, dan Drs. Torang Naiborhu, M.Hum),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(4) Departemen Adat-Istiadat dan Hubungan Kerja Sama Antarpuak</strong></span> (Ketua: Prof. Ibrahim Gultom, M.Pd, Ph.D., Sekretaris: Dr. Bengkel Ginting, Anggota: Prof. Dr. Syahron Lubis, MA, Drs. Amhar Kudadiri, M.Hum. Dr. Habib Nasution, dan Dr. Erikson Saragih, S.Pd., M.Hum),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(5) Departemen Revitalisasi-Pelestarian Budaya, Kearifan Lokal, dan Pendidikan Karakter</strong></span> (Ketua: Dr. Yessy Octaviana, M.Pd, Sekretaris: Dr. Nenni Triana Sinaga, M.Pd, Anggota: Dr.Yusni Khairul Amri, M.Hum, Dr. Tasnim Lubis, S.Pd.I., M.Hum, dan Dr. Dahlena Sari Marbun, M.Ed),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(6) Departemen Pariwisata dan Geopark Kaldera Toba</strong></span> (Ketua: Prof. Ir. Nurlisa Ginting, Ph.D., Sekretaris: Dra. Debbie Riauni Panjaitan, Anggota: Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum., Harapan Sibarani, S.S., dan Dra. Dermawati br. Sitindaon),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(7) Departemen Bahasa, Aksara, dan Literasi</strong></span> (Ketua: Dr. Charles David Marudut Silalahi, S. Pd., M. Hum., Sekretaris: Drs. Manguji Nababan, Anggota: Dr. Tomson Sibarani, M.Hum., Dr. Alemina Br Parangin-angin, S.S., M.Hum, Dr. Esron Ambarita, SS, M. Hum., Dra. Herlina Ginting, M.Hum, Drs. Jamorlan Siahaan, M.Hum, Dra. Asriaty R Purba, M.Hum, Drs. Ramlan Damanik, M.Hum, dan Thomson. Hs),</p>
<p style="text-align: justify;">(<span style="color: #800000;"><strong>8) Departemen Lingkungan Hidup dan Ekosistem</strong></span> (Ketua: Dr. Defri Elias Simatupang, M.Si., Sekretaris: Marthin Fresly Sinaga, A. Pi., Anggota: Prof. Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, Dr. Corry Purba. M.Si, Dr. T. Alief Aththorick, S.Si., M.Si, dan Ir. Luhut Sihombing, MP.,</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(9) Departemen Peningkatan Ekonomi Rakyat dan Industri Kreatif</strong></span> (Ketua: Dr. Elperida Sinurat, S.E.,M.Si., Sekretaris: Alma Naibaho, SE., M.M., Anggota: Chrisman Bintoro. H. Siregar, SE., dan Royana T. Marpaung, SE,</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(10) Departemen Hukum, Hak Asasi Manusia, dan HAKI</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH., MLI, Sekretaris: Ranto Sibarani, SH, Anggota: Dr. Wilma Silalahi, SH., MH., Sakti Andreas Sinambela, SH., CRA, dan Ivan Sahat Razali, SH,</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(11) Departemen Usaha dan UMKM</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Prihatin Lumbanraja, M.Si, Sekretaris: Duma L. R. Nababan, SE., M.Si., Anggota: Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, SH., M.Kes., Berliana Purba, AK, CA, dan Charles ER Lingga, SE.B.IM,</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(12) Departemen Pendidikan</strong></span> (Ketua: Dr. Berman Hutahaean, M.Pd., Sekretaris: Dr. Charles Butar butar, M.Pd., Anggota: Prof. Dr. Ahmad Laut Hasibuan, M. Pd., Dr. Sukarman Purba, M.Pd., Ruceni MT. Sirait, STP),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(13) Departemen Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Posman Sibuea, Sekretaris: Dr. Ir. Charloq Rosa Nababan, MP, Anggota Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina Situmorang, M.P., IPM, Dr.Ir. Morina Riauwaty, MP, dan Beatrix Sofraness Napitupulu, S.Agr, M.Agr.),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(14) Departemen Kesehatan Masyarakat</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. dr. Sarma Lumbanraja, M.Ked(OG), SpOGK, Sekretaris: Prof. Dr.Dra. Irnawati Marsaulina, MS, Anggota: Dr. dr Melvin N G Barus, M.Ked(OG) SpOG, Subsp. KFm., Echo J. Sibarani, S.Ked., M. K. M, dan dr. Heri Hutasoit, M.K.M),</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(15) Departemen Pemuda dan Kesetaraan Gender</strong></span> (Ketua: Dr. Rudi Salam Sinaga, S.Sos, M.Si., Sekretaris: Henri Sibarani, SE., Ak, M.Si., Anggota: Dra. Asima Yanty Siahaan, M.A., Ph.D., Dr. Hisarma Saragih, M.Hum. dan Eka Dalanta Tarigan, S.S), dan</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>(16) Departemen Data, Dokumentasi, dan Publikasi</strong></span> (Ketua: Prof. Dr. Jonner Hasugian, M.Si., Sekretaris: Drs. Jumian Situmorang, Anggota: Melisa Padang, SS., M.Hum, dan Toba Sastrawan Manik, S.Pd., M.Pd.)</p>
<p style="text-align: justify;">Pada awal acara pelantikan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi memberikan sambutan dan arahan agar <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> menjadi wadah menjaga keakraban dan silaturahmi. “Saya berharap agar silaturahmi dan keakraban sesama suku Batak ini terus dijaga untuk memberikan contoh pada daerah lain bahwa Sumut adalah multietnis, namun memiliki kekompakan dan keakraban antarsesama untuk menjaga kedamaian dan meningkatkan kesejahteraan. Orang Batak sangat sukses dan berpengaruh di luar Sumut dan kita harapkan juga demikian suksesnya di Sumut. <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Sumut juga seyogianya lebih berperan untuk itu”, demikian disampaikan Gubsu.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-689" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-300x169.jpeg" alt="" width="470" height="265" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-300x169.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-768x432.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-747x420.jpeg 747w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-640x360.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-681x383.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02-1021x576.jpeg 1021w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Pengurus-Batak-Center-DPW-Sumut-Dikukuhkan-02.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 470px) 100vw, 470px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum DPN <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Ir. Sintong M Tampubolon yang khusus datang dari Jakarta bersama rombongan, yaitu Irjen (Pol) Erwin Tobing, Freddy FM Pandiangan, SE, M.AP., Ir. Lambok Sianipar, MM, dan Tiomora Sitanggang, ST, MM. Pelantikan dilaksanakan dengan memanggil satu per satu nama penasihat, pengurus harian, dan pengurus departemen untuk tampil ke depan dan dibacakan teks pelantikan yang berisi tentang komitmen bekerja sama dalam rangka berkontribusi dalam pembangunan melalui wadah Batak Center dengan paradigma menjaga toleransi sesama puak Batak.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara dilanjutkan dengan pemberian pataka bendera <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> dan bendera Merah Putih oleh Ketua Umum DPN <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> kepada Ketua DPW Sumut <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span>, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., didampingi Sekretaris Drs. Jekmen Sinulingga, M,Hum. Penandatanganan Berita Acara Pelantikan dilakukan di depan semua pengurus sebelum foto bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara pelantikan dimulai dengan acara nasional dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Hening Cipta serta doa pembuka dari agama Islam oleh Drs. Warisman Sinaga, M.Hum dan doa penutup dari agama Ktisten oleh Dra. Debbie Riauni Panjaitan. Acara pelantikan dilaksanakan dengan penuh keakraban yang diselingi lagu-lagu menarik dari Karo, Pakpak, Toba, Angkola-Mandailing, dan Simalungun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan memanfaatkan waktu, akhir pertemuan dilaksanakan dengan Rapat Perdana DPW Sumut <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> untuk membicarakan mekanisme pelaksanaan program di tahun 2023. Dengan target 1 kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap departemen di tahun 2023, itu akan menghasilkan 16 aksi sehingga setiap departemen dapat memikirkan, menghayati, merencanakan, merumuskan, dan mengimplementasikan programnya pada tahun 2023. Departemen dapat melaksanakan programnya secara otonom dengan fasilitasi dari DPW <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span>.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap departemen akan membuat grup WA sebagai wadah untuk membicarakan program departemen dan grup WA DPW <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Sumut dimanfaatkan sebagai wadah membicarakan program bersama yang konstruktif, bukan wadah untuk berpromosi untuk memposting kegiatan perseorangan atau atau kegiatan usaha tertentu, bukan wadah memperdebatkan sesuatu yang dapat mengakibatkan konflik, dan bukan pula kegiatan untuk berpolitik praktis. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/pengurus-batak-center-dpw-sumut-dikukuhkan-diketuai-oleh-prof-dr-robert-sibarani-m-s-bersama-sekretaris-drs-jekmen-sinulingga-m-hum/">Pengurus Batak Center DPW Sumut Dikukuhkan: Diketuai oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., bersama Sekretaris Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum.</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/pengurus-batak-center-dpw-sumut-dikukuhkan-diketuai-oleh-prof-dr-robert-sibarani-m-s-bersama-sekretaris-drs-jekmen-sinulingga-m-hum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum Batak Center akan Lantik Kepengurusan DPW Sumut tanggal 17 November 2022 di Medan</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/ketua-umum-batak-center-akan-lantik-kepengurusan-dpw-sumut-tanggal-17-november-2022-di-medan/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/ketua-umum-batak-center-akan-lantik-kepengurusan-dpw-sumut-tanggal-17-november-2022-di-medan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 02:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=682</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Berdasarkan Akta Notaris dan Keputusan Menkumham nomor AHU-0007271.AH.01.07 Tahun 2019 tentang Pendirian Batak Center, direncanakan Pelantikan Batak Center Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumatera Utara [Sumut] akan dilaksanakan pada hari Kamis, 17 November 2022, yang rencananya dimulai pada pukul 13.30 hingga selesai di Aula H. Tengku Rizal Nurdin, di samping Rumah Dinas Gubernur [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ketua-umum-batak-center-akan-lantik-kepengurusan-dpw-sumut-tanggal-17-november-2022-di-medan/">Ketua Umum Batak Center akan Lantik Kepengurusan DPW Sumut tanggal 17 November 2022 di Medan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Berdasarkan Akta Notaris dan Keputusan Menkumham nomor AHU-0007271.AH.01.07 Tahun 2019 tentang <span style="color: #800000;"><strong>Pendirian Batak Center</strong></span>, direncanakan <span style="color: #800000;"><strong>Pelantikan Batak Center Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumatera Utara [Sumut]</strong></span> akan dilaksanakan pada hari Kamis, 17 November 2022, yang rencananya dimulai pada pukul 13.30 hingga selesai di Aula H. Tengku Rizal Nurdin, di samping Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. Kepengurusan <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center DPW Sumut</strong></span> terdiri atas Penasihat dan Pengurus yang masing-masing mewakili Simalungun, Toba, Pakpak, Angkola-Mandailing, dan Karo.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari rilis yang diterima <span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> Rabu [16/11/2022], akan dilantik juga Departemen-Departemen pada <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center DPW Sumut</strong></span> yang terdiri atas (1) Departemen Penelitian dan Pengembangan, (2) Departemen Teknologi, Informasi, dan Inovasi, (3) Departemen Kesenian, (4) Departemen Adat-Istiadat dan Hubungan Kerja Sama Antarpuak, (5) Departemen Revitalisasi-Pelestarian Budaya, Kearifan Lokal, dan Pendidikan Karakter, (6) Departemen Pariwisata dan Geopark Kaldera Toba, (7) Departemen Bahasa, Aksara, dan Literasi, (8) Departemen Lingkungan Hidup dan Ekosistem, (9) Departemen Peningkatan Ekonomi Rakyat dan Industri Kreatif, (10) Departemen Hukum, Hak Asasi Manusia, dan HAKI, (11) Departemen Usaha dan UMKM, (12) Departemen Pendidikan, (13) Departemen Pengembangan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, (14) Departemen Kesehatan Masyarakat, (15) Departemen Pemuda dan Kesetaraan Gender, dan (16) Departemen Data, Dokumentasi, dan Publikasi. Pelantikan akan dilakukan oleh Ketua Umum <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> Ir. Sintong Tampubolon yang khusus datang dari Jakarta bersama rombongan. Berdasarkan struktur penasihat dan pengurus tersebut terlihat kepelangian dari segi puak sesuai dengan nama Batak Center, sedangkan berdasarkan departemen tersebut terlihat keholistikan dan kemultidisiplinan cakupan untuk berkontribusi dalam pembangunan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan Akta Notaris dan Keputusan Menkumham nomor AHU-0007271.AH.01.07 Tahun 2019 tentang Pendirian <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> tertulis bahwa ada delapan tujuan <strong><span style="color: #800000;">Batak Center</span></strong>, yakni (1) menghasilkan masyarakat Batak yang profesional, cerdas, berkualitas, berkarakter, berintegritas, berdaya guna, kreatif, dan mampu mentransformasikan nilai-nilai ke-Batak-an dalam kehidupan bersama, (2) terpenuhinya kepentingan masyarakat Batak dalam melestarikan nilai-nilai ke-Batak-an, adat-istiadat, warisan budaya Batak baik bendawai maupun nonbendawi, dan lingkungan hidup, (3) mengaktualisasikan nilai dasar dan nilai luhur ke-Batak-an agar mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman dan dipraktikkan dalam berbagai bidang kehidupan, (4) merawat dan melestarikan lingkungan hidup sebagai wujud mencintai tanah leluhur serta Indonesia, (5) mewujudkan kebudayaan Batak sebagai bagian dari Kebudayaan Nasional Indonesia yang setara, proporsional, maju dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mampu bersaing di tengah peradaban dunia, (6) menjadikan kebudayaan Batak sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa demi terwujudnya tujuan nasional sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945, (7) mendorong tumbuhnya masyarakat dan lingkungan yang mampu menghargai nilai-nilai kebudayaan Batak dan adat-istiadat serta menempatkannya dalam pergaulan sosial yang beragam, dan (8) mewujudkan kepentingan bersama suku Batak sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia dalam pelestarian kekayaan dan keberagaman kearifan lokal dan budaya daerah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.</p>
<p style="text-align: justify;">“<span style="color: #800000;"><strong>Batak Center DPW Sumut</strong></span> adalah wadah memupuk toleransi, merealisasikan kerja sama, dan meningkatkan kemajuan dengan tetap menjaga etika dan menabur kebaikan sesuai kompetensi dan kemampuan setiap anggota dalam mewujudnyatakan tujuan <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> tersebut. Wadah ini bukan tempat berdebat yang mengarah pada konflik dan bukan pula tempat berpolitik praktis, melainkan tempat menjaga keberagaman sebagai modal untuk memberikan kontribusi yang konstruktif dalam menciptakan kedamaian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, demikian disampaikan oleh salah satu calon pengurus <span style="color: #800000;"><strong>Batak Center</strong></span> DPW Sumut. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ketua-umum-batak-center-akan-lantik-kepengurusan-dpw-sumut-tanggal-17-november-2022-di-medan/">Ketua Umum Batak Center akan Lantik Kepengurusan DPW Sumut tanggal 17 November 2022 di Medan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/ketua-umum-batak-center-akan-lantik-kepengurusan-dpw-sumut-tanggal-17-november-2022-di-medan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ucapan Terima Kasih kepada Berbagai Pihak atas Dukungan Pelaksanaan  Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20-22 Oktober 2022</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/ucapan-terima-kasih-kepada-berbagai-pihak-atas-dukungan-pelaksanaan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-22-oktober-2022/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/ucapan-terima-kasih-kepada-berbagai-pihak-atas-dukungan-pelaksanaan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-22-oktober-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 10:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=678</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba telah berlangsung sukses sesuai dengan target pada tanggal 20-22 Oktober 2022. Banyak pihak yang berpartisipasi baik secara moral maupun secara material sehingga Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang sangat monumental tersebut dapat terlaksana dengan baik. Atas nama Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang diamanahkan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ucapan-terima-kasih-kepada-berbagai-pihak-atas-dukungan-pelaksanaan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-22-oktober-2022/">Ucapan Terima Kasih kepada Berbagai Pihak atas Dukungan Pelaksanaan  Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20-22 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Pelaksanaan <strong>Kongres I Kebudayaan Batak Toba</strong> telah berlangsung sukses sesuai dengan target pada tanggal 20-22 Oktober 2022. Banyak pihak yang berpartisipasi baik secara moral maupun secara material sehingga Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang sangat monumental tersebut dapat terlaksana dengan baik. Atas nama Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang diamanahkan oleh Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara untuk melaksanakannya. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang turut partisipasi”, sebut Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMNEWS.CO.ID</strong></span> Rabu [09/11/2022].</p>
<p style="text-align: justify;">“Atas nama Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Lokal yang diketuai oleh Ika Nainggolan, Direktur TB Silalahi Center, yang menangani dan mendahulukan semua biaya mulai hari pertama hingga hari terakhir pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba. Tanggung jawab yang luar biasa ini menandakan karakter komitmen dan tanggung jawab yang memperlihatkan integritas (konsistensi ucapan dan tindakan] sejak menerima sebagai Ketua Panitia Lokal. Teman-teman panitia mengatakan bahwa kami tidak salah memilih. Semua ini dapat dilakukan berkat dukungan dari pembina TB Silalahi Center dan untuk itu kami mengucapkan terima kasih disertai harapan dan doa semoga Bapak TB Silalahi semakin sehat dan panjang umur”, ujar Robert Sibarani.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut dia mengatakan, “Keberadaan TB Silalahi Center di Balige sebagai lokasi pelaksanaan kongres membuat Panitia Lokal selalu berkoordinasi dengan Kabupaten Toba terutama bantuannya pada pelaksanaan wisata setengah hari pada hari ketiga ke Toba Caldera Resort. Pengawasan keamanan yang diberikan oleh Kepolisian Polres Toba dan kesiapsiagaan bidang kesehatan dari Dinas Kesehatan Toba menjamin keamanan dan kenyamanan selama penyelenggaraan kongres. Untuk semua itu, dari lubuk hati yang paling dalam, kami juga mengucapkan terima kasih”.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-679" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Ucapan-Terima-Kasih-kepada-Berbagai-Pihak-atas-Dukungan-Pelaksanaan-169x300.jpeg" alt="" width="483" height="857" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Ucapan-Terima-Kasih-kepada-Berbagai-Pihak-atas-Dukungan-Pelaksanaan-169x300.jpeg 169w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Ucapan-Terima-Kasih-kepada-Berbagai-Pihak-atas-Dukungan-Pelaksanaan-236x420.jpeg 236w" sizes="(max-width: 483px) 100vw, 483px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Semangat dan motivasi menyelenggarakan kongres selama tiga hari penuh muncul dengan arahan yang secara jelas, inspiratif, dan penuh harapan mengenai luaran Kongres I Kebudayaan Batak Toba datang dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI yang menyatakan bahwa akan berkontribusi membantu luaran kongres ini dalam waktu paling lambat satu tahun sejak pelaksanaan kongres. “Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Luhut Binsar Pandjaitan yang menyempatkan diri untuk memberikan sumbutan, arahan, dan sekaligus pembukaan kongres di tengah-tengah kesibukannya yang luar biasa. Semoga Bapak LBP, demikian sapaan akrab beliau, panjang umur, sehat selalu, dan terus berkontribusi untuk bangso Batak dan bangsa Indonesia”, sambung Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami sangat bangga dan salut kepada para pembicara, penanggap, moderator, notulen, dan perumus baik dari dalam maupun dari luar negeri yang bersedia berkontribusi untuk mengisi panel diskusi dan tayang bincang pada Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanpa mengharapkan honor, transportasi, dan akomodasi dari panitia meskipun sebagian besar mereka datang dari luar lokasi penyelenggaraan kongres. Izinkahlah kami mengucapkan terima kasih kepada Karl Mertes dari Persahabatan Indonesia-Jerman, Dr. Dahlena Sari Marbun, M.Ed. dari UISU, Pdt. Dr. Hulman Sinaga, M.Th. dari STT HKBP Siantar, Ir. Monang Naipospos dari Parmalim, H. Imran Napitupulu dari Punguan Batak Muslim Toba, Timothy Sabar Pasaribu, S.Th. dari Gereja Pentakosta Tabernakel, Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian dari IAKN Tarutung, Prof. Dr.Uli Kozok, MA dari Universitas Hawai’i Monoa, Drs. Manguji Nababan dari Pusat Pengkajian Kebudayaan Batak UHN Medan, Harapan Sibarani, S.S. dari Pemkab Humbang Hasundutan, Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum dari Universitas Sumatera Utara, Lambok F. Sihombing dari Pemuda Batak Bersatu (Ketum PBB) Jakarta, Daniel Limbong dari BEM IT Del, Alma Naibaho, SE, M.M. dari Alma Naibaho Fashion Jakarta, Dr. Ir.Erika Pardede dari UHN Medan, Tiomora Sitanggang, ST, M.M. dari Batak Center Jakarta, Ir. Sukirman dari Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Medan sekitarnya, Dr. Berman Hutahaean, M.Pd. dari Universitas Katolik St. Thomas Medan, Dr. Tomson Sibarani, M.Hum. dari Balai Bahasa Medan, Dr. Oktobertua Aritonang, M.Pd. dari IAKN Tarutung, Dr. Tuntun Sinaga, M.Hum. dari Universitas Lampung, Dr. Charles Butar-Butar, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Roberta Zollo, MA dari Universitas Hamburg Jerman, Dr. Guiseppina Monaco dari UNO Italy, Dr. Pardomuan Simanullang, M.Pd dari IAKN Tarutung, Dr. Charles David Marudur Silalahi, S.Pd, M.Hum dari Universitas Methodist Indonesia Medan, dan Drs. Flansius Tampubolon, M.Hum. dari Universitas Sumatera Utara. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim peneliti dan penyusun <span style="color: #800000;"><strong><em>draft</em></strong></span> Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, dan Tata Bahasa Batak Toba sehingga <span style="color: #800000;"><strong><em>draft</em></strong></span> itu dapat menjadi materi yang disajikan dan ditanggapi pada kongres tersebut. Terima kasih yang sama juga kami ucapkan kepada tim inventarisasi benda-benda budaya di luar negeri untuk bahan pembuatan Film Dokumenter Benda-Benda Budaya sebagai Warisan Leluhur. Walaupun pembicara dari Luar Negeri dilaksanakan melalui daring, penyajian mereka cukup jelas dengan ketersediaan videotron/LC di lokasi kongres. Bapak dan Ibu semualah yang mengisi substansi Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang akan dikenang sepanjang masa”, demikian disampaikan Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S.</p>
<p style="text-align: justify;">Diskusi panel dan tayang bincang yang berkaitan dengan empat topik Kongres I Kebudayaan Batak Toba diselang-selingi berbagai atraksi dan penampilan hiburan sehingga dapat mengusir rasa bosan dari peserta kongres mulai dari pembukaan hingga penutupan kongres. Panitia mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Sanggar Seni Mata Guru Roha Sisean dari Silangit, Musikalisasi Puisi dari Prodi Sastra Batak FIB USU, Atraksi Sihali Aek dari Desa Tipang, Sarimpang Art dari IAKN Tarutung, Tim Kolaborasi Seni-Budaya dari Disbudparsu, Sanggar Seni Bolang, Atraksi Marmonsak dari Desa Nagasaribu, dan Pantun Nusantara dari Medan, Penyanyi Trio dari Disbudpar Kabupaten Toba, dan ALUSTAIDA (Alumni USU Pecinta Budaya) atas sumbangan atraksi dan penampilan mereka sehingga membuat acara kongres bagaikan kombinasi pembahasan kebudayaan yang serius dengan hiburan seni budaya yang menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak permulaan kongres terlihat suasana yang menyenangkan dengan penampilan dua orang pembawa acara (MC) dari mahasiswa IAKN Tarutung, diikuti dengan upacara nasional dengan Lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu O Tano Batak oleh semua peserta kongres. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan O Tano Batak dipimpin langsung oleh Dra. Martha Nainggolan yang diiringi pianis Melina Sibarani, M.Pd dari Jakarta. Setelah melaksanakan Hening Cipta oleh Bupati Toba Ir. Poltak Sitorus, M.Sc, dilanjutkan dengan doa dari Paraeses HKBP Distrik Toba Hasundutan, Pdt. Same Siahaan, S.Th. Untuk itu, panitia mengucapkan terima kasih.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama tiga hari pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba diselenggarakan juga berbagai pameran di sekitar lokasi kongres di TB Silalahi Center sehingga membuat kongres tersebut menjadi lebih meriah. “Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Dr. Phil. Ichwan Azhari dari Rumah Sejarah Medan dengan pameran “Satu Abad Pers Batak”, Rudi Oei dari Mawar Gallery dengan pameran “Benda Pusaka Batak”, Rahmat Hadi Harahap, SE, Kepala Museum Provinsi Sumatera Utara dengan pameran “Naskah Batak”, Dra. Debbie Riauni Panjaitan, Ketua Koperasi Marsirimpa Geopark yang dengan pameran “UMKM Produk Lokal”, Pasu Dame Pardede, Ketua Kelompok Sekka Craft dengan pameran “UMKM Produk Lokal”, Ribka Siagian, Ketua Kelompok Inna Craft dengan pameran “UMKM Produk Lokal”, Dinar Silaen, Direktur Bumdes Silaen dengan pameran “UMKM Produk Lokal”, dan Dwi Endah Purwanti, SS, M.Si., Plt Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumatera Utara dengan kegiatan <span style="color: #800000;"><strong><em>Story Telling</em></strong></span> dengan peserta anak-anak sekolah dari Kabupaten Toba dan Mobil Perpustakaan Keliling. Pameran dan kegiatan yang dilakukan selama tiga hari di luar <span style="color: #800000;"><strong><em>convention hall</em></strong></span> ‘ruang kongres’ di sekitar lokasi TB Silalahi Center membuat suasana kongres menjadi ramai dan meriah dengan kehadiran para siswa dan masyarakat luas untuk mengunjungi pameran, membeli produk lokal, dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan di sekitar pelaksanaan kongres sehingga Kongres I Kebudayaan Batak Toba dapat berperan sebagai MICE [<span style="color: #800000;"><strong><em>Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions</em></strong><span style="color: #000000;">]</span></span>”, demikian diungkapkan Ika Nainggolan sebagai Ketua Panitia Lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba selama tiga hari penuh di TB Silalahi Center memerlukan biaya yang dibantu oleh beberapa pihak dengan mengirimkannya ke rekening bendahara panitia dan rekening Ketua Panitian Lokal. “Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan terima kasih atas sumbangan yang diberikan pada pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20-22 Oktober 2022 kepada yang terhormat (1) Drs. Nikson Nababan, M.Si, Bupati Tapanuli Utara atas sumbangan dana sebesar Rp 50 juta, (2) Pimpinan PT INALUM atas sumbangan dana sebesar Rp 50 juta, (3) Pimpinan BPODT atas sumbangan dana sebesar Rp 50 juta sebelum dipotong pajak, (4) Pimpinan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh atas sumbangan sebesar Rp 5 juta, (5) Ir. Sintong Tampubolon, Ketua Umum Batak Center atas sumbangan dana sebesar Rp 5 juta, Dr. Naslindo Sirait, SE sebesar Rp 2 juta, dan peserta yang berkontribusi membayar melalui google form ada 5 orang, yakni (1) Samsir Simanjuntak, (2) Arwin Harahap, (3) Dra. Risma HB Napitupulu. M.Pd, (4) Kurniaty Marta Linda Sirait, S.Pd, M.Si, dan (5) Roy Siagian yang berkontribusi masing-masing Rp 250 ribu. Itulah semua bantuan dana yang diterima melalui rekening bendahara kongres dan rekening Panitia Lokal Yayasan TB Silalahi Center, yang laporan pengeluarannya sedang dihitung dan dilaporkan kemudian. Tanpa bantuan dana yang Bapak dan Ibu berikan, pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba tersebut tidak dapat terlaksana karena dana itulah yang dipergunakan untuk pelaksanaan kongres selama tiga hari penuh mulai tanggal 20 Oktober hingga tanggal 22 Oktober 2022. Namun demikian, jika ada di antara Bapak dan Ibu yang mengirimkan sumbangan dana ke rekening bendahara atau rekening ketua Panitia Lokal, tetapi belum kami sebutkan di atas, boleh mengonfirmasi kepada panitia untuk dicek dan diperbaiki”, demikian disampaikan Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba Prof. Dr. Robert Sibarani, MS.</p>
<p style="text-align: justify;">Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba mengucapkan terima kasih atas dukungan moral yang luar biasa dengan mengirimkan <span style="color: #800000;"><strong><em>video taping</em></strong></span> dari diaspora global seperti Parsadaan Bangso Batak [PBB] di New York Amerika Serikat melalui Ibu Pelita Napitupulu, Batak Diaspora Network Global [BDNG] Perancis melalui Ibu Yetty Aritonang, Ikatan Masyarakat Batak California [IMABAC] dari Amerika Serikat melalui Pak Jaurat Sianturi, Bonapasogit Sydney Australia melalui Ibu Tiur Munthe, IDN-Global Ethnic Batak Oman Mid-Est melalui Bapak Haposan Situmorang, Representatif Batak di Russia melalui Bapak Raymond Sihombing, Komunitas Batak Bonapasogit United Kingdom melalui Bapak Herberth Sinaga, dan Universitas Tohoku Jepang melalui Prof. Dr.Tosiakhi Kimura. Terima kasih juga disampaikan kepada lembaga-lembaga, seluruh anggota panitia, semua peserta kongres, dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu atas segala dukungan yang diberikan sehingga Kongres I Kebudayaan Batak Toba tersebut dapat terlaksana dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, seluruh panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba memohon maaf atas kekurangan, kekhilafan, dan kelemahan kami dalam melaksanakan Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada tanggal 20-22 Oktober yang lalu dan sampai jumpa pada Kongres II Kebudayaan Batak Toba dua atau tiga tahun mendatang dengan objek atau topik kebudayaan Batak Toba yang <span style="color: #800000;"><em><strong>lain. Horas….Horas….Horas</strong></em></span>. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ucapan-terima-kasih-kepada-berbagai-pihak-atas-dukungan-pelaksanaan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-22-oktober-2022/">Ucapan Terima Kasih kepada Berbagai Pihak atas Dukungan Pelaksanaan  Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20-22 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/ucapan-terima-kasih-kepada-berbagai-pihak-atas-dukungan-pelaksanaan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-22-oktober-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba  Dimeriahkan Peragaan Busana Berbahan Ulos dan Musik Tradisional</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/malam-penutupan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dimeriahkan-peragaan-busana-berbahan-ulos-dan-musik-tradisional/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/malam-penutupan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dimeriahkan-peragaan-busana-berbahan-ulos-dan-musik-tradisional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 10:01:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=673</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada malam hari ketiga dimeriahkan oleh peragaan busana (fashion show) berbasis ulos dengan iringan musik tradisional sebelum kongres secara resmi ditutup. Keseluruhan acara penutupan diringi oleh musik tradisional Batak Toba dengan uninguningan dan lagu-lagu traditional Batak Toba yang dibawakan oleh grup ALUSTAIDA (Alumni USU Pecinta Budaya) yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/malam-penutupan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dimeriahkan-peragaan-busana-berbahan-ulos-dan-musik-tradisional/">Malam Penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba  Dimeriahkan Peragaan Busana Berbahan Ulos dan Musik Tradisional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada malam hari ketiga dimeriahkan oleh peragaan busana (<span style="color: #800000;"><strong><em>fashion show</em></strong></span>) berbasis <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> dengan iringan musik tradisional sebelum kongres secara resmi ditutup. Keseluruhan acara penutupan diringi oleh musik tradisional Batak Toba dengan <span style="color: #800000;"><strong><em>uninguningan</em></strong></span> dan lagu-lagu traditional Batak Toba yang dibawakan oleh grup ALUSTAIDA (Alumni USU Pecinta Budaya) yang dikoordinasikan oleh musisi tradisional Batak Toba Martahan Sahat Gembira Sitohang, S.Sn berkolaborasi dengan seniman lokal dari Kabupaten Humbang Hasundutan. “Penampilan musik tradisional Batak Toba pada malam penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba benar-benar menghibur dan memukau para peserta kongres sehingga tidak terasa lagi rasa capek selama 3 hari mengikuti kongres yang sangat monumental ini, apalagi dengan peragaan busana berbahan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> yang luar biasa ini”, demikian disampaikan oleh salah seorang peserta kongres. Penampilan musik tradisional ini juga mengiringi peragaan busana yang sangat menarik perhatian khususnya para perempuan yang telah menunggu-nunggu acara peragaan busana ini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Peragaan busana pertama yang sangat memukau para peserta kongres dan penonton lainnya adalah penampilan <span style="color: #800000;"><strong><em>Alma Naibaho Fashion Show</em></strong></span> dari Jakarta. “Sesi pertama memeragakan baju-baju dengan tema <span style="color: #800000;"><em><strong>the forties</strong></em></span> dari kain tenunan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong> <strong><em>ragi hotang</em></strong></span>, <span style="color: #800000;"><strong><em>mangiring</em></strong></span>, dan <span style="color: #800000;"><strong><em>sibolang</em></strong></span>, sedangkan sesi kedua memeragakan gaun pengantin memakai aplikasi kain tenunan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> <span style="color: #800000;"><strong><em>mangiring</em></strong></span> dan <span style="color: #800000;"><strong><em>sadum</em></strong></span>, dilengkapi dengan topi berbentuk rumah adat Batak Toba yang terbuat dari kain tenunan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong> <strong><em>mangiring</em></strong></span> dan <span style="color: #800000;"><strong><em>sadum</em></strong></span>. Kebaya sebagai baju nasional Indonesia dengan bawahan rok dari kain batik motif <span style="color: #800000;"><strong><em>gorga</em></strong></span> Batak Toba dilengkapi dengan topi berbentuk rumah Batak dari <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> Batak dan batik motif <span style="color: #800000;"><strong><em>gorga</em></strong></span> Batak Toba serta memakai <span style="color: #800000;"><strong><em>sortali</em></strong></span> berbentuk segi tiga mengikuti siluet rumah adat Batak Toba”, demikian disampaikan Alma Naibaho, S.E, M.M sang perancang yang khusus datang untuk memeriahkan Kongres I Kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Perancang busana Louisa Sihombing dengan Lois Boutiquenya menampilkan busana kain tenun <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> tumtuman yang dia rancang menjadi pakaian modis, yang dirancang menjadi stelan dan dress. “Saya bangga menjadi perancang busana berbahan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> sebagai kain tradisional dari Batak Toba dan bertekad untuk memajukan profesi ini lebih bagus lagi pada waktu mendatang”, demikian disampaikan Louisa Sihombing yang juga datang khusus dari Jakarta untuk memeriahkan Kongres I Kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping ikut tampil sebagai model untuk memeragakan hasil rancangannya, Alma Naibaho, SE, MM juga dibantu oleh putrinya dan 4 orang model lokal yang tidak kalah hebatnya dengan model dari ibu kota. Model lokal yang sama juga digunakan oleh Louisa Sihombing untuk memeragakan hasil rancangannya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-675" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-295x300.jpeg" alt="" width="470" height="478" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-295x300.jpeg 295w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-768x781.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-413x420.jpeg 413w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-640x651.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing-681x692.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Louisa-Sihombing.jpeg 773w" sizes="(max-width: 470px) 100vw, 470px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Perancang busana Royana Marpaung, SE. dari Tim Koperasi Marsirimpa juga menampilkan rancangan busana dari <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong> <strong><em>ragi hotang</em></strong></span>. Dia mengatakan, “Tema rancangan ini adalah <span style="color: #800000;"><strong><em>Fashion</em></strong></span> <span style="color: #800000;"><strong><em>Ulos</em></strong> <strong><em>Ragi Hotang</em></strong> <strong><em>dalam Keseharian,</em></strong></span> yang cocok dipakai para perempuan baik dari kalangan remaja maupun kalangan dewasa, dilengkapi dengan topi bulat, yang juga terbuat dari <span style="color: #800000;"><strong><em>tenun</em></strong></span> <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong> <strong><em>ragi hotang</em></strong></span>. Pada tampilan <span style="color: #800000;"><strong><em>fashion</em></strong></span> kali ini, terlihat desain sederhana, tapi modis sehingga dapat dipakai untuk ke pesta, kantor, kuliah, dan aktivitas sehari-hari lainnya. Hal ini disampaikan untuk mengapresiasi para perempuan untuk berpenampilan menarik dengan mengutamakan keragaman budaya etnik dalam <span style="color: #800000;"><strong><em>fashion</em></strong></span> sesuai dengan tema Kongres I Kebudayaan Batak Toba ini, yakni Mengukuhkan Identitas Budaya di Tengah Interaksi Global. Desain <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> menjadi busana sehari-hari mengajak semua perempuan Batak Toba untuk bangga menggunakan pakaian berbahan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> dalam interaksi sosial di mana dan ke mana saja.”, demikian disampaikan sang perancang Royana Marpaung, SE yang di samping tampil sebagai model, juga tampil bersama para perempuan kreatif seperti Erniwati Siagian, Sondang Panjaitan, Eva Aritonang, dan Rusti Hutapea (Kadisbudpar Kabupaten Toba). Tim Koperasi Marsirimpa yang menampilkan peragaan busana ini diketuai oleh Dra. Debbie Riauni Panjaitan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-676" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-300x229.jpeg" alt="" width="473" height="361" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-300x229.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-1024x781.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-768x586.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-550x420.jpeg 550w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-80x60.jpeg 80w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-100x75.jpeg 100w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-640x488.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung-681x520.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/11/Royana-Marpaung.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 473px) 100vw, 473px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah hiburan dan peragaan busana selesai, acara dilanjutkan dengan sesi penutupan. Sebelum secara resmi ditutup, Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba mengatakan, “Pada sesi penutupan ini, saya atas nama panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam penutupan kongres pada malam hari ini khususnya tim musik tradisional bersama ALUSTAIDA yang dikoordinasikan oleh Martahan Sitohang, perancang busama Alma Naibaho, Louisa Sihombing, Royana Marpaung, dan Tim Marsirimpa yang dikoordinasikan oleh Debbie Panjaitan”, demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba, Prof. Dr. Robert Sibarani, MS.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mewakili Bupati Kabupaten Toba menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang mempercayakan Balige, Kabupaten Toba, sebagai lokasi pelaksanaan kongres yang pertama dan sangat monumental ini. “Jika ada pelayanan kami yang kurang, dan pasti ada, kami meminta maaf dan semoga ke depan lebih baik lagi. Namun, satu hal yang penting dicatat bahwa pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba ini berjalan lancar sesuai dengan rencana, bahkan saya lihat melebih dari rencana yang ditargetkan. Untuk itulah, dengan mengucapkan puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan Maha Penyayang dan atas seizin kita semua, Kongres I Kebudayaan Batak Toba ini dengan resmi ditutup…..Horas….Horas….Horas”, ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rusti Hutapea yang mewakili Bupat Kabupten Toba. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/malam-penutupan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dimeriahkan-peragaan-busana-berbahan-ulos-dan-musik-tradisional/">Malam Penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba  Dimeriahkan Peragaan Busana Berbahan Ulos dan Musik Tradisional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/malam-penutupan-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dimeriahkan-peragaan-busana-berbahan-ulos-dan-musik-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumusan Hari Ketiga Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada 22 Oktober 2022</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/rumusan-hari-ketiga-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-pada-22-oktober-2022/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/rumusan-hari-ketiga-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-pada-22-oktober-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2022 12:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=653</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba di hari ketiga difokuskan pada perumusan hasil Kongres I Kebudayaan Batak Toba dan rapat penentuan kelanjutan kongres dengan nama Kongres II Kebudayaan Batak Toba di masa mendatang. Sesuai dengan tema kongres, yakni “Penguatan Identitas Budaya di Tengah Interaksi Global” dengan topik utama (1) Pedoman Ejaan Bahasa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/rumusan-hari-ketiga-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-pada-22-oktober-2022/">Rumusan Hari Ketiga Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada 22 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Pelaksanaan <strong>Kongres I Kebudayaan Batak Toba</strong> di hari ketiga difokuskan pada perumusan hasil Kongres I Kebudayaan Batak Toba dan rapat penentuan kelanjutan kongres dengan nama Kongres II Kebudayaan Batak Toba di masa mendatang. Sesuai dengan tema kongres, yakni “Penguatan Identitas Budaya di Tengah Interaksi Global” dengan topik utama (1) Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, (2) Tata Bahasa Batak Toba, (3) Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, dan (4) Pembuatan Film Dokumenter Benda-Benda Budaya sebagai Warisan Leluhur Batak.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumusan tentatif Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba dikerjakan dan dibacakan oleh Ketua Perumus Dr. Charles David Marudur Silalahi, S.Pd, M.Hum bekerja sama dengan para pembicara, penanggap, moderator, dan notulen yang berpartisipasi dalam panel diskusi Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, yakni Dr. Berman Hutahaean, M.Pd. dari Universitas St. Thomas Medan, Dr. Tomson Sibarani, M.Hum. dari Balai Bahasa Medan, Dr. Oktobertua Aritonang, M.Pd. dari IAKN Tarutung, dan Dr. Yessy Octaviana, M.Pd. dari Universitas HKBP Nommensen Medan. Rumusan tentatif itu didasarkan pada <span style="color: #800000;"><em>draft</em></span> sebagai kajian akademik tim penyusun yang telah disediakan panitia dan diskusi terbuka di depan publik pada Prakongres di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung pada tanggal 6 Agustus 2022.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dengan penyempurnaan melalui hasil diskusi panel dan tayang bincang (<span style="color: #800000;"><em>talk show</em></span>) di Kongres I Kebudayaan Batak Toba, maka izinkanlah tim perumus Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, yang melakukan tugas masing-masing berdasarkan keilmuan yang kami miliki dari sudut pandang ilmu bahasa (linguistik) untuk menyampaikan rumusan sementara sebagai berikut: (1) pengguna bahasa Batak Toba harus menyadari bahwa bahasa Batak Toba berbeda dalam bahasa tulisan dan dalam bahasa lisan; ejaan lebih menyoroti penulisan (bahasa tulisan) secara ilmu fonemik meskipun bisa dibandingkan dengan cara pengucapan (bahasa lisan) secara ilmu fonetik; Perbedaan bahasa Batak Toba dari segi penulisan dan pengucapan merupakan keunikan yang sekaligus identitas lingual bahasa Batak Toba; Kata /<span style="color: #800000;"><em>ompung</em></span>/ dituliskan, tetapi diuapkan [<span style="color: #800000;"><em>oppuŋ</em></span>] dalam bahasa Batak Toba. Penjelasan ilmiah secara linguistik terutama fonologi telah dibuat dalam matriks asimilasi dalam <span style="color: #800000;"><em>draft</em></span> Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba; Rumusan ini sekaligus merekomendasikan bahwa jika bahasa Batak Toba mengadaptasi kata-kata dari bahasa lain seperti bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, sebaiknya diadaptasi dengan menyesuaikan sistem penulisan dan pengucapan bahasa Batak Toba seperti /<span style="color: #800000;"><em>family</em></span>/ menjadi /pamili/; (2) Penulisan kata ulang dan bentuk ulang tetap tidak menggunakan tanda hubung /-/ sebagaimana selama ini dipraktikkan dalam tulisan-tulisan Batak Toba karena pengguna bahasa Batak Toba sulit membedakan kata ulang dan bentuk ulang sehingga kata ulang /<span style="color: #800000;"><em>joujou</em></span>/ dan bentuk ulang /<span style="color: #800000;"><em>borongborong</em></span>/ kedua-duanya tidak menggunakan tanda hubung; dan (3) <span style="color: #800000;"><em>Draft</em></span> sebagai hasil kajian akademik yang diserahkan kepada tim perumus dinilai telah mendekati sempurna apalagi telah mendapat masukan pada Prakongres yang dilaksanakan oleh IAKN Tarutung pada tanggal 6 Agustus 2022, tetapi perlu disempurnakan oleh tim penyunting akhir sehingga layak untuk dicetak, diterbitkan, dan didistribusikan tepat pada waktunya sesuai dengan harapan para peserta kongres dan arahan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan”, demikian diungkapkan oleh Dr. Charles David Marudur Silalahi, S.Pd, M.Hum.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumusan tentatif Tata Bahasa Batak Toba dikerjakan oleh Dr. Pardomuan Simanullang, M.Pd dari IAKN Tarutung dan dibacakan oleh Harapan Sibarani, SS, Kepala Bidang di Dinas Pariwisata Kabupaten Humbang Hasundutan. Ketua Perumus Dr. Pardomuan Simanullang, M.Pd bekerja sama dengan para pembicara, penanggap, moderator, dan notulen yang berpartisipasi dalam panel diskusi Tata Bahasa Batak Toba, yakni Dr. Tuntun Sinaga, M.Hum dari Universitas Lampung, Dr. Charles Butar-Butar, M.Pd, dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan Putra Rajagukguk, SS, M.Hum mahasiswa Program Doktor Universitas Padjadjaran Bandung.</p>
<p style="text-align: justify;">“Berdasarkan masukan hasil diskusi panel dan tayang bincang (<span style="color: #800000;"><em>talk show</em></span>) untuk penyempurnaan <span style="color: #800000;"><em>draft</em></span> tata bahasa dari hasil kajian akademik baik dari kombinasi sumber-sumber yang telah ada maupun dari temuan dari penelitian yang dilakukan oleh tim, izinkanlah saya membacakan rumusan sebagai berikut: (1) Bahasa Batak Toba harus mampu beradaptasi dengan peradaban dunia dan perkembangan teknologi informasi untuk tetap eksis sebagai bahasa modern dalam interaksi global; (2) Ada 3 kriteria bahasa modern yang dapat dijadikan sebagai perbandingan untuk penguatan Tata Bahasa Batak Toba yakni 1. memiliki standar struktur yang bersistem, 2. dapat dipahami oleh para penutur dari berbagai dialek, dan 3. bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran bagi pewaris secara tersistem; (3) Tata Bahasa Batak Toba disusun berdasarkan hierarki struktur fonologi, morfologi, sintaksis, dan wacana yang berlaku dalam bahasa Batak Toba; (4) Struktur Tata Bahasa Batak Toba merupakan identitas budaya yang perlu diperkuat meskipun tidak menutup kemungkinan diperkaya kosa kata dari bahasa lain; (5) Varian-varian berdasarkan dialek-dialek yang ada dalam bahasa Batak Toba dapat dibuat dalam catatan kaki untuk menjelaskan pemahaman tentang dialek tersebut; (6) Khusus secara fonemis ditetapkan bahwa fonem /c/ dan /k/ telah masuk ke dalam bahasa Batak Toba terutama untuk menuliskan kata-kata yang baru diadaptasi dari bahasa lain ke dalam bahasa Batak Toba seperti pada kata /calon; camat/ dan /komputer; kota/ serta dipertahankan fonem terwujud yang dapat membedakan makna kata seperti /<span style="color: #800000;"><em>bagas</em></span>/ ‘rumah’ dan /<span style="color: #800000;"><em>bagas</em></span>/ ‘dalam’ sesuai dengan konteks bahasanya; (7) Berdasarkan masukan dari Prakongres I Kebudayaan Batak Toba dalam sesi pembahasan Tata Bahasa Batak Toba tanggal 26 September 2022 di Jakarta yang dilaksanakan oleh Batak Center direkomendasikan bahwa fonem, kaidah pembentukan kata, struktur kelompok kata, dan pola kalimat Bahasa Batak Toba perlu ditulis para ahli linguistik secara adaptif dengan menjaga identitas bahasa Batak Toba dengan luaran yang bisa diakses melalui teknologi informasi; dan (8) di luar topik Tata Bahasa Batak Toba diberikan juga masukan yang berkenaan dengan usaha pembinaan penggunaan bahasa Batak Toba yang santun, penyusunan kamus Bahasa Batak-Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia-Bahasa Batak sebagai bahan rujukan memiliki kosa kata, dan penyusunan buku ajar kebudayaan Batak Toba termasuk di dalamnya bahasa dan aksara Batak Toba untuk tingkatan kelas 1 s.d. kelas 12 baik secara formal, nonformal maupun informal”, demikian dibacakan Harapan Sibarani, S,S.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumusan tentatif Pedoman Aksara Batak Toba dikerjakan oleh Ketua Perumus Drs. Flansius Tampubolon, M.Hum. dari Program Studi Sastra Batak FIB USU. Ketua perumus bekerja sama dengan Drs. Manguji Nababan dari Universitas KHBP Nommensen dan Harapan Sibarani, S.S. dari Dinas Pariwisata Humbang Hasundutan dengan berkoordinasi dengan pembicara di panel diskusi Prof. Dr. Uli Kozok, MA.</p>
<p style="text-align: justify;">“Berdasarkan masukan hasil diskusi panel dan tayang bincang (<span style="color: #800000;"><em>talk show</em></span>) untuk penyempurnaan <span style="color: #800000;"><em>draft</em></span> pedoman aksara Batak Toba dari hasil kajian akademik baik dari kombinasi sumber-sumber yang telah ada maupun dari temuan dari penelitian yang dilakukan oleh tim, saya akan membacakan rumusan sebagai berikut: (1) Penulisan bentuk aksara (<span style="color: #800000;"><em>induk surat</em></span> dan <span style="color: #800000;"><em>anak surat</em></span>) sedapat mungkin mengikuti bentuk aksara yang ada pada <em><span style="color: #800000;">pustaha laklak</span></em> ‘naskah lama yang terbuat dari kulit kayu’ sebagai warisan nenek moyang suku Batak Toba; (2) untuk kerapian dan kemudahan membaca tulisan aksara Batak Toba di masa mendatang terutama untuk generasi muda, maka aksara Batak Toba dituliskan berjarak antara kata dengan kata yang lain;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-670" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-204x300.jpg" alt="" width="606" height="891" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-204x300.jpg 204w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-768x1131.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-1043x1536.jpg 1043w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-1391x2048.jpg 1391w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/3-1-285x420.jpg 285w" sizes="(max-width: 606px) 100vw, 606px" /></p>
<p style="text-align: justify;">“Semua peserta menyambut gembira rumusan Kongres I Kebudayaan Batak Toba dengan menyarankan agar segera dipersiapkan tim untuk menyelesaikan luaran Kongres I Kebudayaan Batak Toba tersebut sehingga dapat dipergunakan oleh masyarakat banyak dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan penulisan buku ajar Bahasa dan Aksara Batak Toba. Sementara itu, para peserta kongres mengharapkan ada penggarapan Film Dokumenter Benda-Benda Budaya baik yang tersebar di dalam negeri dan di luar negeri sebagai warisan leluhur yang sangat bernilai”, demikian disampaikan Ketua Panitia, Prof. Dr. Robert Sibarani, MS.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta kongres telah secara aktif berpartisipasi memberikan masukan pada Pedoman Ejaan Batak Toba dan Tata Bahasa Batak Toba, namun setiap peminat, pemerhati, dan ahli dari berbagai pihak dapat mengirim masukannya pada google drive berikut ini <a href="https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing</a> yang berisi <span style="color: #800000;"><em>draft</em></span> Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, dan Tata Bahasa Batak Toba. Panitia mengundang masukan dari setiap orang melalui google drive tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Menindaklanjuti masukan dari Prakongres yang dilaksanakan di Jakarta, diharapkan adanya pembentukan Dewan Bahasa Batak Toba agar dapat membantu pemetaan, penataan, dan pendampingan dalam penggunaan Bahasa dan Aksara Batak Toba. Koordinasi kabupaten yang menggunakan bahasa Batak Toba dapat mempermudah untuk pembentukan dewan tersebut dan sekaligus untuk pewujudnyataan pemanfaatannya sebagai muatan lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selesai pembacaan rumusan kongres, dilanjutkan dengan sesi terakhir, yakni rapat bersama untuk menentukan panitia lokal pelaksanaan Kongres II Kebudayaan Batak Toba yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2024 atau 2025 mendatang. Ada peserta yang telah menghubungi panitia dan hadir pada saat rapat dengan permintaan kongres kedua nantinya akan dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Utara. Peserta mengharapkan agar permintaan itu ditindaklanjuti oleh Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba dan mempersiapkan topik-topik kebudayaan yang lain sebagaimana yang digariskan dalam Objek-Objek Kebudayaan me nurut Undang-Undang RI no 5 tahun 2017 tenang Pemajuan Kebudayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selesai sesi pembacaan rumusan, Kongres I Kebudayaan Batak Toba ini juga dimanfaatkan oleh Ketua Umum Batak Center Jakarta untuk memberikan beasiswa uang kuliah dari semester I-VIII kepada 3 orang mahasiswa Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara yang akan dipilih dan diajukan oleh Ketua Program Studi Sastra Batak. Di samping itu, Ketua Umum Batak Center (Ir. Sintong Tampubolon) dan Pimpinan Prosus INTEN (melalui Drs. Tigor Tampubolon) memberikan seperangkat alat tradisional (1 set taganing, 1 set garantung, 1 set ogung, 35 seruling, 35 kecapi, dan lain-lain) ditambah 1 keyboard. Untuk semua sumbangan ke Program Studi Sastra Batak, FIB USU, Ketua Program Studi dengan suara terharu menyatakan, “Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum Batak Center dan Pimpinan Prosus INTEN karena bantuan itu akan memberikan motivasi kepada para mahasiswa dan meningkatkan kualitas Program Studi Sastra Batak”, demikian disampaikan Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum. Ucapan terima kasih dari Ketua Program Studi Sastra Batak disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari para mahasiswa yang hadir pada saat pemberian bantuan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Setengah hari pada hari ketiga Kongres I Kebudayaan Batak Toba dilaksanakan perjalanan wisata peserta kongres yang diarahkan dari lokasi kongres di TB Silalahi Center ke Toba Caldera Resort yang berada di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba. Toba Caldera Resort adalah sebuah destinasi wisata baru di Kawasan Danau Toba yang dikelola oleh Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT). Di Toba Caldera Resort tersebut, para peserta kongres mendapat kesempatan menyaksikan pertunjukan seni oleh Musik Suarasama, Mataniari, INO Ensemble, Riau Rithym, Jade School, dan Local Bands. Pertunjukan seni itu disebut Toba Caldera World Music Festival, yang merupakan kolaborasi musik etnik dengan menampilkan etnik Karo, Simalungun, Toba, Dairi, Angkola Mandailing, Nias, Jawa, dan Cina. Mereka kembali dari Toba Caldera Resort dan sampai di TB Silalahi Center sekitar pukul 18.00 untuk istirahat dan makan malam sejenak menunggu acara pagelaran busana (<span style="color: #800000;"><em>fashion show</em></span>), hiburan, dan penutupan Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada malam harinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum tampil dua orang generasi muda peneliti asing, tampil atraksi <span style="color: #800000;"><em>Marmonsak Nagasaribu</em></span> yang menampilkan atraksi pencak silat dengan koordinasi Drs. Manguji Nababan. Atraksi pencak silat dengan iringan musik tradisional Batak Toba sangat memukau peserta terutama yang datang dari Jakarta yang sejak hari pertama kongres aktif berpartisipasi seperti Ketua Umum Batak Center Ir. Sintong Tampubolon berrsama Wakil Sekretaris Freddy F. M. Pandiangan. Peserta dari Jakarta seperti Martin Sirait, Hojot Marluga, dan lain-lain juga hadir sejak hari pertama kongres.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir hari kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba, tampil Dr. Guseppina Monaco alumni University of Naples’L’Orietale Italy dengan topik Benda-Benda Budaya di Eropa. Gusy, panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa benda-benda budaya Batak tersebar di Eropa termasuk di museum yang ada di Italy. Sambil menyampaikan isinya, Giusy menyatakan bahwa dia menulis disertasi dengan mengkaji naskah yang ada di Italy. Roberta Zollo, calon doktor di Universitas Hamburg Jerman, menyampaikan penyajian dengan topik “Potensi Kajian Kebudayaan di Eropa” dengan mengatakan bahwa para mahasiswa dan peneliti dari Sastra Batak FIB USU perlu melirik kolaborasi dengan para peneliti di Eropa dalam rangka revitalisasi dan pelestarian kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ditanya oleh peserta melalui moderator Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum mengenai latar belakang ketertarikan Guseppina Monaco dan Roberta Zollo pada kebudayaan Batak, kedua generasi baru peneliti kebudayaan Batak dari Eropa itu sama-sama menjawab, “Semua bermula dari kedatangan Prof. Dr. Robert Sibarani, MS ke universitas kami di Napoli Itali sebagai <span style="color: #800000;"><em>visiting professor</em></span>. Dia memberikan kuliah mengenai Masyarakat di Kawasan Danau Toba dan Kebudayaannya. Kuliahnya ternyata berhasil menarik perhatian kami untuk datang dan melakukan penelian di Kawasan Danau Toba”, demikian disampaikan Guisy. Hal yang sama disampaikan oleh Roberta Zollo, “Karena kuliah Amang Prof. Robert Sibarani itulah yang membuat kami datang dan melakukan penelitian di Kawasan Danau Toba. Kami ada 5 orang yang tertarik dan datang ke Kawasan Danau Toba karena kuliah Amang itu, tetapi saya dan Guisy yang lebih lama tinggal dan lebih mendalami kebudayaan Batak. Itulah sebabnya kami berdua selalu mengatakan boru Sibarani, yang suatu saat akan dibuat acaranya, acara <span style="color: #800000;"><em>mangain marga</em></span>”, ungkap Roberta Zollo. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/rumusan-hari-ketiga-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-pada-22-oktober-2022/">Rumusan Hari Ketiga Kongres I Kebudayaan Batak Toba pada 22 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/rumusan-hari-ketiga-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-pada-22-oktober-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba Dinilai Monumental</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/hari-kedua-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dinilai-monumental/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/hari-kedua-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dinilai-monumental/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 09:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=646</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Hari kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba dimulai dengan penampilan Sarimpang Art dari IAKN Tarutung yang menampilkan lagu-lagu ciptaan legendaris Nahum Situmorang. Mendengar lagu-lagu Nahum Situmorang yang diselingi dengan video taping dari diaspora global seperti dari Pelita Napitupulu sebagai Ketua Parsadaan Bangso Batak [PBB] di New York Amerika Serikat, Yetty Aritonang sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/hari-kedua-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dinilai-monumental/">Hari Kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba Dinilai Monumental</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Hari kedua <span style="color: #800000;"><strong>Kongres I Kebudayaan Batak Toba</strong></span> dimulai dengan penampilan Sarimpang Art dari IAKN Tarutung yang menampilkan lagu-lagu ciptaan legendaris Nahum Situmorang. Mendengar lagu-lagu Nahum Situmorang yang diselingi dengan <span style="color: #800000;"><strong><em>video taping</em></strong></span> dari diaspora global seperti dari Pelita Napitupulu sebagai Ketua Parsadaan Bangso Batak [PBB] di New York Amerika Serikat, Yetty Aritonang sebagai admin Batak Diaspora Network Global [BDNG] Perancis, Jaurat Sianturi sebagai Ketua Ikatan Masyarakat Batak California [IMABAC] dari Amerika Serikat, Tiur Munthe sebagai Ketua Bonapasogit Sydney Australia, Haposan Situmorang sebagai Vice-President IDN-Global Ethnic Batak Oman Mid-Est, Raymond Sihombing sebagai perwakilan Batak di Russia, Herberth Sinaga sebagai Ketua Komunitas Batak Bonapasogit United Kingdom [Inggris], dan Prof. Dr.Tosiakhi Kimura sebagai guru besar dari Universitas Tohoku Jepang.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka semua mendukung pelaksanaan kongres pertama yang monumental ini dengan harapan agar luaran kongres diselesaikan sebagai bahan untuk menghasilkan buku ajar kepada generasi muda Batak Toba baik di Kawasan Danau Toba maupun di diaspora global. “Panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan diaspora global”, demikian disampaikan Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada IPMINEWS.CO.ID Senin [24/10/2022].</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum masuk pada agenda materi kongres di hari kedua, Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU Dr. T. Thyrhaya Zein, MA memberikan sambutan mewakili Rektor pada hari kedua kongres. Dekan FIB USU datang bersama Wakil Dekan 3 dan Sekretaris S2 Pengkajian dan Penciptaan Seni FIB USU untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang dilaksanakan oleh Program Studi Sastra Batak, FIB USU. Dekan FIB memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kongres ini karena dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama [IKU], yang pada gilirannya juga akan meningkatkan pemeringkatan USU. Dekan FIB juga memaparkan keberadaan berbagai program studi yang ada di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-647" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/01-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-135x300.jpeg" alt="" width="602" height="1338" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/01-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-135x300.jpeg 135w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/01-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-461x1024.jpeg 461w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/01-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-189x420.jpeg 189w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Tayang bincang [<span style="color: #800000;"><strong><em>talk show</em></strong></span>] dengan topik “Peran Generasi Muda dan Perempuan dalam Upaya Pelestarian dan Revitalisasi Bahasa dan Budaya Batak Toba” menghadirkan pemuda Batak Toba dan perempuan berkarya dan sekaligus ibu rumah tangga dengan moderator dari etnik Jawa, tetapi mahir berbahasa Batak Toba Ir. Sukirman. Dari kalangan pemuda tampil Lambok F.Sihombing sebagai Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu [PBB] dan Daniel Limbong Ketua Badan Eksekutif Mahasiwa [BEM] IT Del. Dengan gaya yang santai, tetapi berisi, sang moderator menanyakan Lambok F. Sihombing tentang pandangannya untuk merevitalisasi dan melestarikan bahasa Batak Toba di kalangan pemuda Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan bahwa pemuda Batak Toba perlu memupuk rasa bangga, dan jangan merasa malu, berbahasa Batak Toba sesama orang Batak Toba karena bahasa Batak Toba itu adalah identitas budaya dan dapat bermanfaat untuk menjaga dan meneruskan kebudayaan kepada generasi berikutnya. Dia mencontohkan kesadaran akan pentingnya identitas budaya Batak dalam dirinya dengan kebanggaan memiliki nama dari bahasa Batak Toba /Lambok/ apalagi nama itu bermakna bagus yakni ‘lembut’.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia berpesan kepada generasi muda, “Jangan malu berbahasa Batak Toba bagi yang fasih berbahasa Batak Toba di mana pun berada dan belajarlah bahasa Batak Toba bagi yang belum fasih berbahasa Batak Toba. Semoga luaran kongres ini menjadi jalan keluarnya karena itulah cara merevitalisasi dan melestarikan bahasa Batak Toba.” Lebih lanjut, Lambok F. Sihombing berjanji akan berusaha untuk mengambil bagian dalam pembuatan Film Dokumenter Benda-Benda Warisan Budaya Batak dengan melibatkan <span style="color: #800000;"><strong><em>network</em></strong></span>-nya baik di internal Pemuda Batak Bersatu maupun dengan tokoh-tokoh Batak lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, Daniel Limbong sebagai Ketua BEM IT Del kelahiran Medan mengakui bahwa dia tidak fasih berbahasa Batak Toba, tetapi akan terus belajar dan memiliki harapan karena orang Batak pasti terjun ke pelaksanaan adat-istiadat setelah menikah. Dia melihat orang-orang Batak Toba yang lebih tua darinya mampu berbahasa Batak Toba karena terlibat ke adat-istiadat setelah menikah.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sebagai generasi muda yang berkecimpung di bidang teknologi informasi, dia Bersama teman-teman, kami juga telah memulai perancangan leksikografi (perkamusan) bahasa Batak Toba. Kami juga bersedia membantu untuk membantu luaran kongres ini bila ada yang dapat dibantu dengan aplikasi berbasis teknologi informasi”, sambung Daniel Limbong.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum menyampaikan kesempatan kepada para narasumber dari kalangan perempuan, moderator hebat, Ir. Sukirman, menyampaikan bahwa perlu didengar <span style="color: #800000;"><strong><em>lesson learned</em></strong></span> “pelajaran” yang dilakukan oleh para perempuan berkarir itu di kota-kota besar dalam mewariskan bahasa Batak Toba ke generasi muda dan memanfaatkan bahasa Batak Toba sebagai alat komunikasi dalam interaksi sesama orang Batak Toba terutama di lingkungan keluarga atau rumah tangga sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal itu, Alma Naibaho, seorang perancang [<span style="color: #800000;"><strong><em>designer</em></strong></span>] berbasis kreativitas budaya <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> dari Jakarta megungkapkan bahwa inti yang dilakukannya baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai <span style="color: #800000;"><strong><em>designer</em></strong></span> adalah “Kita cintailah produk budaya kita sendiri sebagai identitas budaya kita. Bahasa Batak Toba dan <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span> merupakan identitas budaya saya, maka saya berusaha berbahasa Batak Toba di rumah dan ke teman-teman orang Batak Toba. Sebagai <span style="color: #800000;"><strong><em>designer</em></strong></span>, saya merancang gaun yang bagus berbasis kreativitas <span style="color: #800000;"><strong><em>ulos</em></strong></span>”, ungkap Alma Naibaho.</p>
<p style="text-align: justify;">“Saya berusaha berkomunikasi dengan anak-anak dalam berbahasa Batak Toba dan mengajak mereka mencintai budaya Batak Toba meskipun tidak mudah karena tantangan zaman”, demikian diungkapkan Tiomora Sitanggang, S.T., M.M. Tantangan tersebut dikarenakan anak-anak kita Batak Toba berinteraksi dengan anak-anak dari suku lain di kota-kota besar. Tiomora Sitanggang mengharapkan luaran kongres ini dapat menjadi sumber acuan untuk penyusunan buku ajar untuk kelas 1 sampai kelas 12 di pendidikan formal, nonformal, dan informal, untuk bisa diajarkan di anak-anak diaspora nasional maupun diaspora global dengan pengantar buku ajar dalam bahasa Inggris.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-649" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-225x300.jpeg" alt="" width="603" height="804" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-225x300.jpeg 225w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-768x1024.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-1152x1536.jpeg 1152w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-315x420.jpeg 315w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-640x853.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental-681x908.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/02-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-Dinilai-Monumental.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 603px) 100vw, 603px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan suara yang lantang dan jelas, Dr. Ir. Erika Pardede mengatakan bahwa revitalisasi dan pelestarian bahasa dan kebudayaan harus dimulai dari diri sendiri, baru pada anak-anak di rumah, dan kemudian berinteraksi ke luar rumah. Dia mengatakan bahwa mesti ada konsistensi dari ucapan perlunya berbahasa Batak Toba, perilaku atas kecintaan terhadap bahasa Batak Toba, dan tindakan berbahasa Batak Toba termasuk dalam kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Panel diskusi dengan topik Penyusunan Tata Bahasa Batak Toba menghadirkan pembicara Dr. Tuntun Sinaga, M.Hum dari Universitas Lampung dengan penanggap Dr. Charles Butar-Butar, M.Pd., dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara [UMSU]. Sesi panel diskusi ini dimoderatori oleh Putra Rajagukguk, S.S., M.Hum., mahasiswa program doktor di UNPAD Bandung.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembicara mengungkapkan identitas budaya dalam tata bahasa Batak Toba terutama dari segi pola urutan kalimat Bahasa Batak Toba. Pola VOS yang dimiliki bahasa Batak Toba dengan karakteristik pemarah topiknya sangat berbeda dengan pola kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Penggunaan bahasa Batak Toba dengan struktur bahasa Bahasa Batak Toba merupakan kearifan penguatan identitas kebudayaan, tetapi perlu terbuka mengadaptasi unsur-unsur lingual dari bahasa lain dengan tetap tunduk pada tata bahasa Batak Toba. Penanggap mengeksplisitkan bahwa karena perkembangan zaman dalam interaksi global, tata bahasa Batak Toba telah diperkaya sehingga bahasa Batak Toba telah memiliki fonem /c/ dan /k/ terutama untuk kata-kata yang diadopsi dari bahasa lain seperti /cek/ dan /komputer/.</p>
<p style="text-align: justify;">Panel diskusi dengan topik utama Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba disampaikan oleh pembicara Dr. Berman Hutahaean, M.Pd dari Universitas Katolik St. Thomas dengan penanggap Dr. Tomson Sibarani, M.Hum., dari Balai Bahasa Sumatera Utara. Panel diskusi ini dimoderatori oleh Dr. Oktobertua Aritonang, M.Pd., dari IAKN Tarutung. Baik narasumber maupun penanggap berfokus pada <span style="color: #800000;"><strong><em>draft</em></strong></span> yang diberikan oleh panitia kongres dengan mengkritisi untuk melihat kelebihan dan terutama kekurangan <span style="color: #800000;"><strong><em>draft</em></strong></span> yang telah ada. Panel diskusi Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba ini pada akhirnya dapat menyepakati beberapa hal tentang penulisan bahasa Batak Toba yang selama ini memiliki varian seperti derivasi /<span style="color: #800000;"><strong><em>boru</em></strong></span>/ ‘putri’ + /-<span style="color: #800000;"><strong><em>hu</em></strong></span>/ ‘-ku’, yakni /<span style="color: #800000;"><strong><em>buruhu</em></strong></span>/, /<span style="color: #800000;"><strong><em>borunghu</em></strong></span>/, /<span style="color: #800000;"><strong><em>borungku</em></strong></span>/ atau /<span style="color: #800000;"><strong><em>borukku</em></strong></span>/. Penulisan kata ulang dan bentuk ulang bahasa Batak Toba juga dibicarakan pada sesi diskusi panel ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Peserta kongres telah secara aktif berpartisipasi memberikan masukan pada Pedoman Ejaan Batak Toba dan Tata Bahasa Batak Toba, namun untuk mendapat masukan dari berbagai pihak telah dan akan terus dikirim google drive berikut ini <strong><a href="https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing</a></strong> yang berisi <span style="color: #800000;"><strong><em>draft</em></strong></span> Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, dan Tata Bahasa Batak Toba. Panitia mengundang masukan dari setiap orang melalui <span style="color: #800000;"><strong><em>google drive</em></strong></span> tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum tampil dua orang generasi muda peneliti asing, tampil atraksi <span style="color: #800000;"><strong><em>Marmonsak Nagasaribu</em></strong></span> yang menampilkan atraksi pencak silat dengan koordinasi Drs. Manguji Nababan. Atraksi pencak silat dengan iringan musik tradisional Batak Toba sangat memukau peserta terutama yang datang dari Jakarta yang sejak hari pertama kongres aktif berpartisipasi seperti Ketua Umum Batak Center Ir. Sintong Tampubolon bersama Wakil Sekretaris Freddy F. M. Pandiangan. Peserta dari Jakarta seperti Martin Sirait, Hojot Marluga, dan lain-lain juga hadir sejak hari pertama kongres.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir hari kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba, tampil Dr. Guseppina Monaco alumni University of Naples’L’Orietale Italy dengan topik Benda-Benda Budaya di Eropa. Giusy, panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa benda-benda budaya Batak tersebar di Eropa termasuk di museum yang ada di Italy. Sambil menyampaikan isinya, Giusy menyatakan bahwa dia menulis disertasi dengan mengkaji naskah yang ada di Italy. Roberta Zollo, calon doktor di Universitas Hamburg Jerman, menyampaikan penyajian dengan topik “Potensi Kajian Kebudayaan di Eropa” dengan mengatakan bahwa para mahasiswa dan peneliti dari Sastra Batak FIB USU perlu melirik kolaborasi dengan para peneliti di Eropa dalam rangka revitalisasi dan pelestarian kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ditanya oleh peserta melalui moderator Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum mengenai latar belakang ketertarikan Guseppina Monaco dan Roberta Zollo pada kebudayaan Batak, kedua generasi baru peneliti kebudayaan Batak dari Eropa itu sama-sama menjawab, “Semua bermula dari kedatangan Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., ke universitas kami di Napoli Itali sebagai <span style="color: #800000;"><strong><em>visiting professor</em></strong></span>”, ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dia [Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S.-red] memberikan kuliah mengenai masyarakat di Kawasan Danau Toba dan Kebudayaannya. Kuliahnya ternyata berhasil menarik perhatian kami untuk datang dan melakukan penelitian di Kawasan Danau Toba”, demikian disampaikan Guisy.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang sama disampaikan oleh Roberta Zollo, “Karena kuliah Amang Prof. Robert Sibarani itulah yang membuat kami datang dan melakukan penelitian di Kawasan Danau Toba”, katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami ada 5 orang yang tertarik dan datang ke Kawasan Danau Toba karena kuliah Amang itu [Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S.-red], tetapi saya dan Guisy yang lebih lama tinggal dan lebih mendalami kebudayaan Batak. Itulah sebabnya kami berdua selalu mengatakan boru Sibarani, yang suatu saat akan dibuat acaranya, acara <span style="color: #800000;"><strong><em>mangain marga</em></strong></span>”, demikian Roberta Zollo. [<span style="color: #ff0000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/hari-kedua-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dinilai-monumental/">Hari Kedua Kongres I Kebudayaan Batak Toba Dinilai Monumental</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/hari-kedua-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-dinilai-monumental/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Kongres I Kebudayaan Batak Toba Gelar Talk Show dan Diskusi Panel</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/hari-pertama-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-gelar-talk-show-dan-diskusi-panel/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/hari-pertama-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-gelar-talk-show-dan-diskusi-panel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2022 06:08:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=637</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Setelah pembukaan pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba oleh Menko Marves Luhut Binsar, acara dilanjutkan dengan menggelar talk show dan atraksi budaya. Beberapa materi yang disajikan oleh para pembicara, baik dalam bentuk tayang bincang (talk show) maupun dalam bentuk diskusi panel. Ada tiga sesi yang langsung berkaitan dengan tema dan topik utama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/hari-pertama-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-gelar-talk-show-dan-diskusi-panel/">Hari Pertama Kongres I Kebudayaan Batak Toba Gelar Talk Show dan Diskusi Panel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Setelah pembukaan pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba oleh Menko Marves Luhut Binsar, acara dilanjutkan dengan menggelar <span style="color: #800000;"><em>talk show</em></span> dan atraksi budaya. Beberapa materi yang disajikan oleh para pembicara, baik dalam bentuk tayang bincang (<span style="color: #800000;"><em>talk show</em></span>) maupun dalam bentuk diskusi panel. Ada tiga sesi yang langsung berkaitan dengan tema dan topik utama kongres pada hari pertama setelah selesai pembukaan kongres dan berbagai atraksi budaya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-639" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-300x225.jpeg" alt="" width="605" height="454" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-300x225.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-1024x768.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-768x576.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-1536x1152.jpeg 1536w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-560x420.jpeg 560w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-80x60.jpeg 80w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-100x75.jpeg 100w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-180x135.jpeg 180w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-238x178.jpeg 238w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-640x480.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show-681x511.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/talk-show.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 605px) 100vw, 605px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Amatan <span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> pada pelaksanaan kongres hari pertama, tayang bincang dengan topik “Dukungan Lintas Agama untuk Pelestarian dan Revitalisasi Bahasa dan Budaya Batak Toba” dengan narasumber Pdt. Dr. Hulman Sinaga, M.Th. dari HKBP, Ir. Monang Naipospos dari Parmalim, H. Imran Napitupulu sebagai Ketum Punguan Batak Muslim Toba, dan Timothy Sabar Pasaribu, S.Th dari Geraja Pentakosta Tabernakel. Dengan dimoderatori oleh Rektor Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka bersepakat menyatakan bahwa bahasa Batak Toba sangat penting digunakan untuk mendukung kelembagaan keagamaan yang dipimpinnya baik sebagai media transfer keagamaan di kelembagaan maupun sebagai media komunikasi antarumat di lingkungan lembaga keagamaan mereka. Perbedaan keyakinan dapat disatukan dalam afiliasi kebahasaan dan kebudayaan Batak Toba.</p>
<p>Pada kongres tersebut digelar juga diskusi panel dengan topik “Pembuatan Film Dokumenter Benda-Benda Budaya Batak sebagai Warisan Budaya Batak”, menampilkan pembicara Ketua Persahabatan Indonesia-Jerman Karl Mertes melalui <strong><em><span style="color: #800000;">zoom</span></em></strong> dengan penanggap Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum. Melalui moderator Dr. Dahlena Sari Marbun, panel diskusi ini menyebutkan betapa banyak benda-benda budaya Batak yang luar biasa bagusnya tersimpan di museum-museum luar negeri. Benda-benda budaya di luar negeri itu perlu diinventarisasi bersama dengan benda-benda budaya Batak Toba yang ada di dalam negeri yang kemudian dibuat film dokumenter yang menarik untuk ditonton oleh generasi muda sebagai warisan budaya leluhur. Baik untuk inventarisasi maupun untuk pembuatan film dokumenter diperlukan tim peneliti dan tim pembuat film. Panitia telah membuat perencanaan untuk kedua kegiatan tersebut temasuk tim di luar negeri. Dalam kesempatan itu, ditawarkan kepada semua pihak yang berminat dan mau berkontribusi untuk dapat membuat film dokumenter benda-benda budaya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya ada juga digelar diskusi panel dengan topik “Pedoman Aksara Batak Toba” menampilkan pembicara Prof. Dr. Uli Kozok melalui <strong><em><span style="color: #800000;">zoom</span></em></strong> dengan penanggap Drs. Manguji Nababan dari Pusat Kajian Universitas HKBP Nomensen dan Harapan Sibarani, S.S sebagai Kepala Bidang di Dinas Pariwisata Humbang Hasundutan dengan moderator Ketua Program Studi Sastra Batak Drs. Jekmen Sinulingga, M.Hum. Dengan tetap mempertahankan keaslian aksara Batak seperti yang ada dalam naskah-naskah <em><span style="color: #800000;">pustaha laklak</span></em> ‘buku kulit kayu’, aksara Batak Toba dapat juga dipergunakan untuk menulis bahasa selain bahasa Indonesia dan menuliskan kata-kata yang diadopsi dari bahasa Indonesia dan bahasa asing sehingga perlu memperkaya aksara Batak Toba dengan menggunakan <em><span style="color: #800000;">induk surat</span></em> dan <span style="color: #800000;"><em>anak surat</em></span> dari aksara Batak lainnya seperti menuliskan /ca/ dan /ka/. Pembakuan<span style="color: #800000;"><em> induk surat</em></span> dan <span style="color: #800000;"><em>anak surat</em></span> dari berbagai varian dilakukan dengan mengacu pada <span style="color: #800000;"><em>induk surat</em></span> dan <span style="color: #800000;"><em>anak surat</em></span> yang ada pada <span style="color: #800000;"><em>pustaka laklak</em></span>.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-638" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok-135x300.jpeg" alt="" width="605" height="1344" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok-135x300.jpeg 135w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok-461x1024.jpeg 461w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok-692x1536.jpeg 692w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok-189x420.jpeg 189w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Prof.-Dr.-Uli-Kozok.jpeg 721w" sizes="(max-width: 605px) 100vw, 605px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pengelolaan tayang bincang dan diskusi panel dilaksanaan dengan konsep marsirimpa ‘bergotong royong’, yakni semua peserta diberi kesempatan untuk bersama-sama memberikan masukan yang konstruktif dengan diarahkan oleh moderator, dicatat oleh notulen, dan dirumuskan oleh tim perumus. Karena masukan-masukan diharapkan dating dari seluruh masyarakat Batak baik yang tinggal di Kawasan Danau Toba maupun di diaspora Batak Toba global di seluruh dunia, maka telah dan akan dikirimkan melalui google drive berikut ini <a href="https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1jAOcZMqH1nWsT3gOZCnDqOTaC7OSJyBi?usp=sharing</a> yang berisi draft Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, dan Tata Bahasa Batak Toba. Masukan-masukan yang akan diberikan melalui google drive tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di sela-sela pembukaan dan sesi materi di hari pertama tampil berbagai atraksi budaya untuk memeriahkan pelaksanaan kongres seperti Kolaborasi Seni-Budaya binaan Disbudparsu, atraksi <em>marmonsak</em> oleh Sanggar Seni Mata Guru Roha Sisean Silangit binaan Marnala Situmorang, Pantun Nusantara dari Tanah Melayu binaan Prof. Dr. dr. Umar Zein, Sarimpang Art dari IAKN Tarutung yang sejak awal berpartisipasi menghibur, dan Atraksi Budaya <em>Sihali Aek</em> dengan koreofrager Perri Sagala, S.Pd, M.Sn dari Desa Tipang binaan Universitas Sumatera Utara dengan ketua Prof. Dr. Robert Sibarani, MS..</p>
<p style="text-align: justify;">Semua atraksi dan penampilan mereka tampil memukau para peserta kongres sehingga betah duduk berpartisipasi untuk mengikuti kongres dengan jumlah peserta yang dibatasi masuk ke ruangan, yakni 350 orang, tetapi cukup representatif. Para pengunjung yang bukan peserta kongres dipersilahkan melihat pameran di lingkungan TB Silalahi Center dengan jumlah sekitar 3000 orang sejak hari pertama hingga hari ketiga, demikian disampaikan oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, MS, Ketua Panitia Kongres I Kebudayaan Batak Toba. [<span style="color: #ff0000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/hari-pertama-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-gelar-talk-show-dan-diskusi-panel/">Hari Pertama Kongres I Kebudayaan Batak Toba Gelar Talk Show dan Diskusi Panel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/hari-pertama-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-gelar-talk-show-dan-diskusi-panel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Buka Kongres I Kebudayaan Batak Toba</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/menko-marves-luhut-binsar-pandjaitan-buka-kongres-i-kebudayaan-batak-toba/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/menko-marves-luhut-binsar-pandjaitan-buka-kongres-i-kebudayaan-batak-toba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2022 13:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=630</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba mendapat arahan dan sambutan yang inspiratif dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi [Menko Marves] Republik Indonesia, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan agar berhasil guna dengan luaran yang konkret setelah pelaksanaan kongres ini. Lebih kongkretnya, Pak Menko mengharapkan agar hasil kongres ini dapat dicetak dan didistribusikan dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/menko-marves-luhut-binsar-pandjaitan-buka-kongres-i-kebudayaan-batak-toba/">Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Buka Kongres I Kebudayaan Batak Toba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-632" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-300x80.jpeg" alt="" width="604" height="161" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-300x80.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-1024x274.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-768x206.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-640x172.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1-681x182.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Menko-Marives-Luhut-Binsar-Pandjaitan-Buka-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 604px) 100vw, 604px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | <strong>Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba</strong> mendapat arahan dan sambutan yang inspiratif dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi [Menko Marves] Republik Indonesia, Bapak Luhut Binsar Pandjaitan agar berhasil guna dengan luaran yang konkret setelah pelaksanaan kongres ini. Lebih kongkretnya, Pak Menko mengharapkan agar hasil kongres ini dapat dicetak dan didistribusikan dalam waktu dekat agar dapat diwariskan kepada generasi muda mendatang. “Saya bersedia untuk membantu agar luaran kongres ini dapat terealisasi di waktu mendatang”, demikian disampaikan LBP sebagai panggilan akrab Luhut Binsar Pandjaitan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menko Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan melalui aplikasi <strong><span style="color: #800000;"><em>zoom</em></span></strong> bahwa Kongres Kebudayaan Batak Toba ini sangat penting karena kita perlu menguatkan identitas budaya di tengah interaksi global yang harus kita hadapi sekarang ini dan di masa mendatang. “Kita tidak hanya hidup di tengah-tengah orang Batak lagi di sekitar Kawasan Danau Toba, tetapi telah berada pada interaksi masyarakat global baik di diaspora nasional maupun diaspora global di berbagai luar negeri. Luaran kongres yang akan menghasilkan tata bahasa Batak Toba, pedomaan ejaan bahasa Batak Toba, dan pedoman penulisan aksara Batak Toba sangat bermanfaat untuk penguatan identitas budaya termasuk berbahasa Batak Toba karena anak saya pun tidak bisa berbahasa Batak Toba, tapi saya ingin cucu saya dapat berbahasa Batak Toba. Itulah pentingnya pelaksanaan kongres ini”, demikian selanjutnya disampaikan Pak Menko.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantauan <span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> pada acara tersebut, Kamis [20/10/2022], sebelum dan sesudah pembukaan kongres yang dilakukan oleh Menko Marives, sambutan dilakukan oleh Ketua Umum Kongres I Kebudayaan Batak Toba. “Tema kongres adalah Penguatan Identitas Kebudayaan di Tengah Interaksi Global dengan empat topik, yakni (1) Pedoman Penulisan Aksara Batak Toba, (2) Pedoman Ejaan Bahasa Batak Toba, (3) Tata Bahasa Batak Toba, dan (4) Film Dokumenter Peninggalan Budaya Batak Toba di Luar Negeri. Pelaksanaan semua topik yang menjadi bahan kongres tersebut dikerjakan berdasarkan hasil penelitian, namun masukan-masukan sangat diperlukan dari peserta kongres sehingga keempat topik itu akan dapat dirampungkan dalam satu tahun setelah pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba untuk dapat didistribusikan sebagai pedoman penulisan aksara, ejaan, tata bahasa, dan benda-benda budaya Batak Toba. Luaran kongres tersebut juga akan dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk penulisan kurikulum dan buku ajar di tingkat SD, SMP, dan SMA mengenai bahasa dan aksara Batak Toba. Topik bahasa dan aksara ini dipilih pada kongres pertama karena bahasa memegang peranan penting dalam keberlansungan kebudayaan suatu bangsa”, demikian diungkapkan oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, MS sebagai Ketua Umum Kongres I Kebudayaan Batak Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembukaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba yang dilaksanakan oleh Program Studi Sastra Batak, Fakultas Ilmu Budaya, USU ini dimulai dengan upacara nasional dengan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Dra. Martha Nainggolan dengan pianis Melina Sibarani, M.Pd dan diikuti dengan semua peserta menyanyikan lagu O Tano Batak secara merdu. Hadir juga memberikan kata sambutan Bupati Kabupaten Toba Ir. Poltak Sitorus, M.Sc, Ketua Batak Center Ir. Sintong Tampubolon, Pimpinan Prosus INTEN Drs. Tigor Tampubolon, Pimpinan PT INALUM Zainuddin Sidabutar Silalahi, dan Pimpinan BPODT Wahyu Dito Galih Indharto. Bersamaan dengan pembukaan oleh Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan, pemukulan taganing dilakukan oleh Bupati Tapanuli Utara, Ketua Umum Kongres, Ketua Batak Center, Pimpinan INALUM, dan Pimpinan BPODT.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembukaan kongres ini diselingi dengan tampilan berbagai atraksi budaya yang menarik di antaranya Atraksi Budaya <span style="color: #800000;"><strong><em>Sihali Aek</em></strong></span> yang sangat memukau dari Desa Tipang berdasarkan ciptaan Tradisi Budaya <span style="color: #800000;"><em><strong>Sihali Aek</strong></em></span> yang telah beratus tahun hidup di masyarakat Bius Tipang sebagai asal 7 marga keturunan Toga Simamora (Purba, Manalu, dan Debata Raja) dan keturunan Toga Sihombing (Silaban, Lumbantaruan, Nababan, dan Hutasoit). Tampil juga atraksi Seni-Budaya Disbudparsu dan penampilan <span style="color: #800000;"><strong><em>marmonsak</em></strong></span> dari Sanggar Seni Mata Guru Roha Sisean sehingga suasana pembukaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba menjadi sangat menarik. Paduan kata sambutan dan penampilan atraksi memang dirancang agar pembukaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba terasa menarik, demikian disampaikan oleh Prof. Dr. Robert Sibarani. [<span style="color: #ff0000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/menko-marves-luhut-binsar-pandjaitan-buka-kongres-i-kebudayaan-batak-toba/">Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Buka Kongres I Kebudayaan Batak Toba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/menko-marves-luhut-binsar-pandjaitan-buka-kongres-i-kebudayaan-batak-toba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atraksi Budaya Sihali Aek Tipang akan Tampil Perdana di Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20 Oktober 2022</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/atraksi-budaya-sihali-aek-tipang-akan-tampil-perdana-di-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-oktober-2022/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/atraksi-budaya-sihali-aek-tipang-akan-tampil-perdana-di-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-oktober-2022/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2022 01:40:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=624</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Masyarakat Desa Tipang hingga sekarang masih mempraktikkan tradisi budaya siklus mata pencaharian (livelihood cycle) dan upacara siklus daur hidup (life cycle). Tradisi budaya siklus mata pencaharian pada umumnya dimulai dengan berbagai tahapan pada masa menanam, masa merawat, dan masa memanen hasil pertanian sawah. Tradisi budaya siklus kehidupan dimulai dari berbagai tahapan pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/atraksi-budaya-sihali-aek-tipang-akan-tampil-perdana-di-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-oktober-2022/">Atraksi Budaya Sihali Aek Tipang akan Tampil Perdana di Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Masyarakat Desa Tipang hingga sekarang masih mempraktikkan tradisi budaya siklus mata pencaharian (<span style="color: #800000;"><em>livelihood cycle</em></span>) dan upacara siklus daur hidup (<em><span style="color: #800000;">life cycle</span></em>). Tradisi budaya siklus mata pencaharian pada umumnya dimulai dengan berbagai tahapan pada masa menanam, masa merawat, dan masa memanen hasil pertanian sawah. Tradisi budaya siklus kehidupan dimulai dari berbagai tahapan pada masa kelahiran, masa pernikahan, dan masa kematian. Semua tahapan baik dalam siklus mata pencaharian maupun dalam siklus daur hidup sangat menarik di Desa Tipang dan hampir semua itu ada pada masyarakat Batak Toba di Kawasan Danau Toba.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan hasil temuan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai kegiatan Desa Binaan, ada satu tradisi budaya yang hanya ada di Desa Tipang dan ritualnya biasanya dilaksanakan pada bulan Oktober setiap tahun meskipun sekarang ini ada perubahan waktu pelaksanaan karena perubahan musim tanam. Tradisi budaya itu disebut dengan <em><span style="color: #800000;">Ulaon Sihali Aek</span></em> ‘acara pekerja irigasi’. Tradisi budaya yang berkenaan dengan irigasi ini dillaksanakan setiap tahun pada masa usia “padi bunting” untuk mempersiapkan perbaikan irigasi dengan menyemangati pekerja irigasi yang berjumlah 62 orang per irigasi, yang masing-masing untuk <em><span style="color: #800000;">Aek Toba</span></em> ‘Irigasi Toba’ dan <em><span style="color: #800000;">Aek Dolok</span></em> ‘Irigasi Dolok’. Sebagai tradisi budaya, performasnsi <span style="color: #800000;"><em>Ulaon Sihali Aek</em></span> hanya dapat dilakukan pada sekitar bulan Oktober di tempat yang telah ditentukan dan oleh para pekerja irigasi yang diatur oleh kelembangaan tradisional <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui konsep transformasi budaya, kreativitas budaya dapat diciptakan atau tercipta melalui tradisi budaya untuk tujuan pelestarian budaya. Penciptaan atraksi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> dapat dimanfaatkan untuk agenda pariwisata untuk Desa Wisata Tipang. Terciptanya atraksi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> tidak akan menghilangkan tradisi budaya <span style="color: #800000;"><em>Sihali Aek</em></span>. Tradisi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> secara simultan dapat berjalan dengan atraksi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> dengan fungsi yang berbeda dan saling melengkapi. Tradisi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> dengan ritualnya itu berfungsi sebagai semangat dan motivasi memperbaiki irigasi dengan mempertahankan pengelolaannya secara baku, alamiah, kontekstual, dan tradisional oleh orang-orang tertentu untuk memberhasilkan pertanian demi meningkatkan hasil pertanian berkat lancarnya irigasi, sedangkan atraksi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> dengan atraksinya berfungsi sebagai daya tarik wisatawan ke Desa Tipang kawasan Danau Toba dengan penampilannya yang fleksibel, artifisial, nonkontektual, dan modern, demikian dirumuskan oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., sebagai Ketua Desa Binaan Tipang dari Universitas Sumatera Utara.</p>
<p style="text-align: justify;">Performansi tradisi budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> yang diinovasikan dan dikreasikan menjadi atraksi budaya tersebut merupakan rangkaian tradisi yang tidak terpisahkan, yakni (1) <em><span style="color: #800000;">panungkunan boni melalui batu siungkapungkapon</span></em> “pemilihan bibit padi”, (2) mempersiapkan <em><span style="color: #800000;">indahan siporhis</span></em> “nasi paling enak seperti tumpeng” untuk (3) acara ritual <span style="color: #800000;"><em>manganhon indahan siporhis</em></span> “makan nasi paling enak seperti tumpeng” agar bersemangat dan berkomitmen untuk (4) <span style="color: #800000;"><em>marsirimpa mangkali</em></span> <em><span style="color: #800000;">aek</span></em> “bergotrong royong memperbaiki irigasi” sehingga hasil pertanian sawah bagus yang ditandai dengan (5) hasil kuliner yang terbuat dari padi seperti <em><span style="color: #800000;">tipatipa</span></em> dan <em><span style="color: #800000;">sasagun</span></em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai inovasi dan kreasi menjadi atraksi budaya dengan konsep kajian tradisi lisan, masing-masing atraksi itu dikemas dengan <em><span style="color: #800000;">tortor</span></em> ‘tarian’ dan <em><span style="color: #800000;">gondang</span></em> ‘gendang’ Batak Toba dengan ciri khas pakaian <em><span style="color: #800000;">ulos</span></em> “kain tradisional” Batak Toba. Penggunaan <em><span style="color: #800000;">tortor</span></em>, <em><span style="color: #800000;">gondang</span></em>, dan <em><span style="color: #800000;">ulos</span></em> membuat atraksi tersebut menjadi lebih menarik dan sekaligus juga berkontribusi merevitalisasi <em><span style="color: #800000;">tortor</span></em>, <span style="color: #800000;"><em>gondang</em></span>, dan <em><span style="color: #800000;">ulos</span></em> dalam komunitas lokal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kreativitas budaya, pola trdisi budaya mendasari pola atraksi budaya. Hal itu berarti bahwa pola atraksi budaya mengikuti pola tradisi budaya. Empat tradisi budaya dalam rangkaian Tradisi Budaya <span style="color: #800000;"><em>Sihali Aek</em></span> dapat dikreasikan menjadi lima rangkaian atraksi budaya. Tim Atraksi Budaya Tipang akan tampil beberapa hari lagi tepatnya pada hari pertama (20 Oktober) Pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba di TB Silalahi Center, Balige, Kabupaaten Toba, demikian disampaikan Ketua Panita Kongres Kebudayaan, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada <span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> Sabtu, [15/10/2022].</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-613" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Atraksi-Budaya-Sihali-Aek-Tipang-akan-Tampil-Perdana-di-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-tanggal-20-Oktober-2022-1-169x300.jpeg" alt="" width="604" height="1072" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Atraksi-Budaya-Sihali-Aek-Tipang-akan-Tampil-Perdana-di-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-tanggal-20-Oktober-2022-1-169x300.jpeg 169w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/10/Atraksi-Budaya-Sihali-Aek-Tipang-akan-Tampil-Perdana-di-Kongres-I-Kebudayaan-Batak-Toba-tanggal-20-Oktober-2022-1-236x420.jpeg 236w" sizes="(max-width: 604px) 100vw, 604px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir penjelasannya, Prof. Robert Sibarani menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan Kepala Desa Tipang Juanda Sihombing, Raja Bius Tipang, tokoh masyarakat setempat terutama Lembaga Tradisional <span style="color: #800000;"><em>Sihali Aek</em></span> Desa Tipang, Kroegrafer Perri Sagala, S.Pd, M.Sn., para pemain yang sangat bersemangat, Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) USU beserta Tim Desa Binaan Tipang, Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) dan semua pihak yang turut mendukung karena tanpa bantuan mereka, Atraksi Budaya Tipang <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> ini tidak akan tercipta. Sebagai penghargaan, semua pihak yang disebutkan di atas diundang untuk menyaksikan performansi perdana Atraksi Budaya <em><span style="color: #800000;">Sihali Aek</span></em> Tipang tanggal 20 Oktober 2022 sekitar pukul 11.30 WIB mendatang di TB Silalahi Center, Balige. [<span style="color: #ff0000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/atraksi-budaya-sihali-aek-tipang-akan-tampil-perdana-di-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-oktober-2022/">Atraksi Budaya Sihali Aek Tipang akan Tampil Perdana di Kongres I Kebudayaan Batak Toba tanggal 20 Oktober 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/atraksi-budaya-sihali-aek-tipang-akan-tampil-perdana-di-kongres-i-kebudayaan-batak-toba-tanggal-20-oktober-2022/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/287 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: www.ipminews.co.id @ 2024-01-25 01:01:07 by W3 Total Cache
-->