<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<atom:link href="https://www.ipminews.co.id/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<description>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Mar 2022 08:19:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.2</generator>

<image>
	<url>https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Ikon-32x32.jpg</url>
	<title>Berita &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Panitia Kongres Kebudayaan Batak Toba Beraudensi dengan Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/panitia-kongres-kebudayaan-batak-toba-beraudensi-dengan-dirjen-kebudayaan-kemendikbudristek-ri/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/panitia-kongres-kebudayaan-batak-toba-beraudensi-dengan-dirjen-kebudayaan-kemendikbudristek-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2022 07:48:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=517</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Dalam rangka pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba, Ketua Panitia Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S didampingi Sekretaris Panitia, Drs. Tigor Tampubolon melakukan audiensi dengan Dirjen Kebudayaan RI, Dr. Himar Farid. Turut hadir di sana Direktur Pemasaran BPODT, Wahyu Dito Galih Indharto dan Kadiv Pemasaran Mancanegara, Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum., untuk memberikan dukungan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/panitia-kongres-kebudayaan-batak-toba-beraudensi-dengan-dirjen-kebudayaan-kemendikbudristek-ri/">Panitia Kongres Kebudayaan Batak Toba Beraudensi dengan Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Dalam rangka pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba, Ketua Panitia Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S didampingi Sekretaris Panitia, Drs. Tigor Tampubolon melakukan audiensi dengan Dirjen Kebudayaan RI, Dr. Himar Farid. Turut hadir di sana Direktur Pemasaran BPODT, Wahyu Dito Galih Indharto dan Kadiv Pemasaran Mancanegara, Drs. Nelson Lumbantoruan, M.Hum., untuk memberikan dukungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kesempatan itu, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., selaku Ketua Panitia Kongres Kebudayaan Batak Toba menjelaskan bahwa pelaksanaan kongres dilakukan pada tanggal 20-22 Oktober 2022 di Balige, Kabupaten Toba, Kawasan Danau Toba. Dengan hasil yang diharapkan penyusunan dan penetapan Panduan Aksara Batak Toba, Panduan Ejaan Batak Toba, dan Tata Bahasa Batak Toba. “Di samping kita harapkan, Kongres Kebudayaan Batak Toba sebagai MICE akan melaksanakan pertemuan, pameran, dan atraksi baik di lokasi kongres maupun tour ke destinasi wisata sekitar Danau Toba”, harap Profesor Robert Sibarani yang merupakan mencetus kajian-kajian Antropolinguistik.</p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-518 aligncenter" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-300x225.jpeg" alt="" width="485" height="364" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-300x225.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-1024x768.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-768x576.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-1536x1152.jpeg 1536w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-560x420.jpeg 560w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-80x60.jpeg 80w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-100x75.jpeg 100w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-180x135.jpeg 180w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-238x178.jpeg 238w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-640x480.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI-681x511.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2022/03/Panitia-Kongres-Kebudayaan-Batak-Toba-Beraudensi-dengan-Dirjen-Kebudayaan-Kemendikbudristek-RI.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 485px) 100vw, 485px" /></p>
<p style="text-align: justify;">“Pada kongres itu juga, akan diadakan diskusi untuk menginventarisasi benda-benda budaya di luar negeri, sekaligus juga usaha untuk mendatangkan benda-benda budaya tersebut ke Kawasan Danau Toba”, ujar Robert Sibarani yang merupakan Profesor dibidang Antropolinguistik ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada pertemuan itu, Dr. Himar Farid selaku Dirjen Kebudayaan memberikan arahan-arahan untuk pelaksanaan Kongres I Kebudayaan Batak Toba tersebut. Disamping itu, beliau juga mengatakan sangat mendukung kegiatan kongres dengan harapan dapat membangun Kebudayaan Indonesia dari Kebudayaan Batak Toba. Kegiatan kongres ini diharapkannya dapat mempercepat Danau Toba sebagai Super Destinasi Wisata.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditambahkannya, beliau bersedia namanya dicantumkan sebagai pendukung Kongres Kebudayaan Batak Toba mendatang dan mengusulkan agar mengikutkan tokoh-tokoh Batak Toba yang berhasil baik diaspora di dalam maupun di luar negeri. Agar semua dapat mengikutinya, perlu dibuat dalam bentuk hybrid dan menghadirkan benda-benda budaya dalam bentuk digitalisasi.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/panitia-kongres-kebudayaan-batak-toba-beraudensi-dengan-dirjen-kebudayaan-kemendikbudristek-ri/">Panitia Kongres Kebudayaan Batak Toba Beraudensi dengan Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/panitia-kongres-kebudayaan-batak-toba-beraudensi-dengan-dirjen-kebudayaan-kemendikbudristek-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 12:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=505</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUMANIORA &#124; Kearifan adalah gagasan-gagasan yang bijaksana, bernilai yang baik, dan bernorma yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu komunitas atau organisasi. Kata kearifan lokal (local wisdom) mengacu pada gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, bernilai baik, dan bernorma yang benar yang tertanam dan diikuti oleh anggota suatu komunitas atau organisasi. Kearifan lokal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/">Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">IPMINEWS.CO.ID</span> </strong><br />
<span style="color: #800000;"><strong>HUMANIORA</strong></span> | Kearifan adalah gagasan-gagasan yang bijaksana, bernilai yang baik, dan bernorma yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu komunitas atau organisasi. Kata kearifan lokal (<span style="color: #800000;"><em>local wisdom</em></span>) mengacu pada gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, bernilai baik, dan bernorma yang benar yang tertanam dan diikuti oleh anggota suatu komunitas atau organisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan lokal bermanfaat untuk mengatur kehidupan manusia baik mengatur hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat, hubungan manusia dengan alam maupun hubungan manusia dengan Tuhan. Kearifan lokal berusaha untuk membuat masyarakat agar hidup rukun dan damai dengan berbagai cara termasuk pengelolaan konflik. Kearifan lokal tidak hanya sekedar sebagai acuan tingkah laku seseorang, tetapi juga mampu mendinaminasi kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam berpolitik, seorang tokoh politik sebaiknya memiliki kearifan berpolitik dalam dirinya agar dapat mengatur hubungan antarmanusia dalam suatu organisasi dan membawa kesejahteraan serta kedamaian kepada masyarakat. Nilai-nilai kearifan dapat menjadi acuan tingkah lakunya dalam berpolitik agar tercipta kedamaian dan kesejahateraan. Kearifan dalam berpolitik adalah sikap yang proporsional dengan mempertimbangkan berbagai faktor sehingga dapat membawa kebaikan. Kearifan dan politik keduanya merupakan konsep yang saling melengkapi sehingga menjadi kombinasi yang sangat konstruktif.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan membutuhkan tindakan yang diekspresikan dan dilaksanakan secara proporsional dengan tetap memperhatikan keseimbangan. Kearifan membutuhkan keseimbangan, misalnya, di satu sisi perlu ketegasan, tetapi di sisi lain perlu kelembutan tergantung pada konteks yang dihadapi. Menimbang-nimbang secara bijaksana agar membawa kedamaian dan kesejahteraan terhadap manusia merupakan hakikat kearifan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan dalam berpolitik sebaiknya terus-menerus dipupuk agar kompetisi politik berjalan elegan sesuai dengan prinsip jurdil, yaitu prinsip kejujuran dan keadilan. Kearifan berpolitik bukanlah untuk menyamakan atau membedakan sudut pandang seorang politisi dalam berpolitik. Akan tetapi, kearifan berpolitik adalah membiarkan perbedaaan dan persamaan pandangan tersebut apa adanya. Mesipun, kita berbeda sudut pandang dalam melihat sesuatu, tetapi kita tetap satu sebagai anak bangsa yang hidup berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perbedaan pandangan akan saling melengkapi dan melahirkan sudut pandang bersama dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh dan kuat sesuai dengan kearifan yang kita miliki.</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping bermanfaat kepada masyarakat secara umum, kearifan berpolitik pada hakikatnya juga bermanfaat kepada politisi itu sendiri sebagaimana yang dipraktikkan Sabam Sirait dalam berpolitik selama hampir 60 tahun sejak dia menjadi mahasiswa. Kearifan berpolitik yang dipraktikkannya menjadi pelajaran berharga untuk pendidikan politik kepada generasi mendatang. “Kearifan berpolitik itu merupakan keteladanan berpolitik yang diwariskan Sabam Sirait kepada generasi muda calon-calon politisi dan para politisi sekarang ini agar dapat memperjuangkan demokrasi terutama di negara Indonesia yang kita cintai ini”, ujar Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> baru-baru ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika “<span style="color: #800000;">politik</span>” sering ditafsirkan orang sebagai yang bernuansa “<span style="color: #800000;">negatif</span>”, Sabam Sirait dengan tegas bahwa “<span style="color: #800000;">politik itu suci</span>”. Pernyataan itu dengan jelas mengungkapkan bahwa politik yang suci itu akan membawa demokrasi yang dapat membangun bangsa ini dengan dasar humanism yang memihak pada kesejahteraan rakyat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dalam praktik kehidupan berpolitik Sabam Sirait yang didapat dari berbagai informasi dan dari tulisan-tulisan tentang Sabam Sirait, dapat dilihat bukti kearifan berpolitiknya”, Profesor Robert Sibarani menjelaskan dengan berdasarkan bukti-bukti kearifan berpolitik tersebut, “Kita dapat melihat bahwa ada dua kearifan berpolitik yang mesti menjadi karakter politisi untuk memperjuangkan demokrasi yakni karakter etos kerja yang dilandasi oleh kerja keras dan karakter etika kebaikan yang dilandasi oleh keterpercayaan terutama oleh rakyat”, jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua karakter politisi yang bebasis kearifan tersebut dilandasi oleh humanisme dan kasih. Sabam Sirait mengamini bahwa praktik politik harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan (<span style="color: #800000;">humanisme</span>). Humanisme adalalah sebuah paham yang menjunjung tinggi nilai dan martabat manusia sehingga manusia menduduki posisi yang sangat sentral dan penting, baik dalam perenungan teoritis-filsafati maupun dalam praktis hidup sehari-hari. Lebih lanjut, dia menjalankan kasih kepada sesama yang merupakan landasan nilai dalam berpolitik dan politik menjadi sarana untuk menebar kebajikan dan kebaikan untuk lebih banyak orang. “Ketika ada penindasan, maka dia akan secara spontan membela orang-orang yang tertindas”, ujar Profesor Robert Sibarani yang merupakan guru besar di Universitas Sumatera Utara ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan berpolitik yang dipedomani dan dipraktikkan Sabam Sirait telah berbuah dalam politik Indonesia dalam tiga zaman [Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi] dan akan menjadi pelajaran berharga bagi politisi ke depan. Kearifan berpolitik dalam memperjuangkan demokrasi merupakan warisan berharga yang akan diteladani oleh generasi muda di masa mendatang. “Kearifan berpolitik itulah yang membuatnya layak diusulkan sebagai Pahlawan Demokrasi dengan kearifan berpolitik yang telah dilakoninya dalam negara Indonesia”, demikian harapan Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S. [<span style="color: #000080;"><strong>INR-03</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/">Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 06:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=484</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUMANIORA &#124; Buku “Menjaring Angin” karya Pdt Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP) yang dihasilkannya setelah mengakhiri jabatan sebagai Ephorus HKBP. Peluncuran dan bedah buku ini diadakan pada hari Jumat, 08 Oktober 2021 di Aula Fakultas Kedokteran HKBP Nommensen Medan. Sebelum acara peluncuran dan bedah buku ini, dilakukan ibadah terdahulu yang dihadiri ratusan peserta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/">Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>HUMANIORA</strong></span> | Buku “<em>Menjaring Angin</em>” karya Pdt Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP) yang dihasilkannya setelah mengakhiri jabatan sebagai Ephorus HKBP. Peluncuran dan bedah buku ini diadakan pada hari Jumat, 08 Oktober 2021 di Aula Fakultas Kedokteran HKBP Nommensen Medan. Sebelum acara peluncuran dan bedah buku ini, dilakukan ibadah terdahulu yang dihadiri ratusan peserta dengan menerapkan prokes yang ketat. Acara ini dilaksanakan dengan sambutan pembukaan oleh Ketua Panitia Kombes Pol. (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara bedah buku ini dilaksanakan dengan mengundang Prof. Dr. Robert Sibarani, MS (Ketua Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara) dimoderatori oleh Pdt. Wilda Simanjuntak, M.Th. Pada acara yang sangat inspiratif ini, penulis buku Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing lebih dahulu memaparkan isi dan pesan dari buku tersebut dengan menjelaskan 5 poin yakni: a) Jangan memperluas kandang musang, tetapi lakukanlah memperluas kandang ayam, b) <em>to forgive not to forget</em>,  c) <em>blessing in disguise; </em>d) jangan mengerjakan yang sia-sia; e) buku ini sekaligus juga autobiografi penulisnya sampai dengan dengan pengalaman berteologi “memaknai dan hidup bersama Tuhan”.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengawali paparannya dalam bedah buku tersebut, Prof. Dr. Robert Sibarani, MS mengutip pendapat Henry Ford, seorang pendiri Perusahaan Ford, yang mengatakan bahwa “<em>The whole secret of a successful life is to find out what is one’s destiny to do, and then do it”</em>, yang berarti bahwa rahasia kehidupan yang berhasil adalah dengan lebih dahulu mengetahui apa yang pantas dilakukan oleh seseorang, barulah dia melakukannya dalam bentuk aksi supaya tidak seperti “menjaring angin” tanpa hasil karya nyata. Berkenaan dengan judul buku itu, sekecil apapun yang layak dilakukan, hal itu akan menjadi karya nyata yang dapat dicatat dan diwariskan kepada generasi muda. Itu jauh lebih bagus daripada “berangan-angan” untuk melakukan yang sangat besar seperti banyaknya “angin”, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa bagaikan menjaring angin.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal mencari dan menemukan yang layak dilakukan, Prof. Robert Sibarani mengutip seorang filosof pragmatik David Hume yang mengatakan bahwa diperlukan dua pertimbangan yang saling mengisi sebelum melakukan sesuatu, yakni menimbang-nimbang dengan “pikiran” dengan menggunakan kecerdasan intelektual dan menimbang-nimbang dengan “hati” dengan kecerdasan emosional. Kecerdasan intelektual bekerja untuk menghitung-hitung kelayakan melakukan sesuatu agar berhasil, sedangkan kecerdasan emosional bekerja untuk merasakan dan mengevaluasi apakah bagus dan sesuai melakukan hal itu. Pertimbangan melalui <em>mind </em>‘pikiran’, lalu masuk ke <em>heart</em> ‘hati’ sangat perlu apabila kita hendap melakukan <em>action </em>‘tindakan’.  diskusikan dengan sahabat kita dan yang mendukungnya lalu kita lakukan aksi untuk melakukannya. Dan secara filosofi ada dua pertimbangan dengan <em>mind </em> dan perasaan lalu melakukan <em>action</em> ‘aksi’ agar tidak pekerjaan yang seperti “menjaring angin”.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku <em>Bukan Menjaring Angin</em> yang ditulis dengan baik secara naratif dan fenomenologis ini memiliki dua pesan penting untuk diri sendiri, para generasi sekarang, dan generasi muda. Pertama, memberikan catatan yang menyebut dan menjelaskan pekerjaan penting yang telah kita lakukan. Kedua,  mengingatkan kita dan memotivasi generasi muda untuk mencatat dan menjelaskan bahwa perlu ada aksi sebagai karya nyata dalam hidup kita untuk kita wariskan kepada generasi selanjutnya. Penulis buku ini mencontohkannya dalam perjalanan dan pergumulan hidupnya yang akan lebih nyata jika diinterpretasi secara fenomenologis.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam paparannya lebih lanjut, Prof. Robert Sibarani mengatakan bahwa ada tiga petuah yang didapatkannya baik dari membaca buku ditambah dari paparan penulisnya pada acara bedah buku itu, yakni  “3 kata jangan”, 1) Jangan membalas omongan orang lain ketika kamu sedang marah. Balasan di kala marah bisa mengakibatkan konflik atau sakit hati. 2) Jangan berjanji ketika kamu sedang bahagia. Janji pada masa seperti itu bisa membuat orang lain “<em>tarhirim</em>” atau kecewa karena belum tentu terpenuhi ketika pada masa perasaan normal.  3) Jangan mengambil keputusan ketika kamu sedang merasa sedih. Keputusan seperti itu bisa mencerminkan keputusasaan. Semua tiga jangan tersebut dapat dilakonkan dan “dibungkus” penulisnya dalam buku tesebut, yang dapat diinterpretasi dan dipahami secara fenomenologis.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert Sibarani lebih lanjut mengatakan bahwa buku <em>Bukan Menjaring Angin</em> mengingatkan kita untuk tidak hanya mengtahui sesuatu yang baik (<em>knowing the good</em>) atau hanya mencintai sesuatu yang baik (<em>loving the good</em>), melainkan harus sampai melakukan yang baik (<em>doing the good</em>) sebagaimana yang disampaikan oleh ahli pembentukan karakter Thomas Lickona. Pendapat itu pada hakikatnya sudah diingatkan oleh filosof ternama Aristotels jauh sebelumnya dengan istilah <em>“logos, pathos, </em>dan<em> ethos</em>” dengan modifikasi yang dilakukan oleh para ahli pendidikan dengan istilah “kognitif, afektif, dan psikomotorik”.</p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-486 aligncenter" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin--300x167.jpg" alt="" width="478" height="266" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin--300x167.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin-.jpg 602w" sizes="(max-width: 478px) 100vw, 478px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhir paparannya, Prof. Robert Sibarani menyarankan bahwa buku <em>Bukan Menjaring Angin </em>perlu kita baca untuk menemukan sesuatu yang berharga dalam hidup kita. Demikian dituliskan dan disampaikan Prof Robert Sibarani ke <span style="color: #800000;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> (08/10/2021) setelah acara pemberian <em>ulos </em>oleh panitia dan foto bersama.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/">Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurnal Internasional tentang Tradisi Lisan</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/jurnal-internasional-tentang-tradisi-lisan/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/jurnal-internasional-tentang-tradisi-lisan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Berita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 13:37:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=433</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID PENELITIAN &#124; Tradisi lisan merupakan tradisi budaya yang disampaikan secara lisan dari satu generasi ke generasi lain secara turun-temurun. Pewarisan generasi ke generasi itu biasanya belangsung selama tiga generasi dari kakek-nenek, ke bapak-ibu hingga ke cucu. Bila satu generasi sekitar 20-25 tahun, sesuatu upacara atau kegiatan dianggap sebagai tradisi lisan setelah bertahan anatra 60-75 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jurnal-internasional-tentang-tradisi-lisan/">Jurnal Internasional tentang Tradisi Lisan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>PENELITIAN</strong></span> | Tradisi lisan merupakan tradisi budaya yang disampaikan secara lisan dari satu generasi ke generasi lain secara turun-temurun. Pewarisan generasi ke generasi itu biasanya belangsung selama tiga generasi dari kakek-nenek, ke bapak-ibu hingga ke cucu. Bila satu generasi sekitar 20-25 tahun, sesuatu upacara atau kegiatan dianggap sebagai tradisi lisan setelah bertahan anatra 60-75 tahun. Tradisi budaya itu merupakan tradisi yang berhubungan dengan upacara daur hidup atau upacara sistem mata pencaharian yang disampaikan dari satu generasi ke generasi lain secara lisan. Demikian disampaikan Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S. ketika berbincang-bincang dengan <span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> pada hari Kamis (30/09/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Tradisi lisan atau tradisi budaya memiliki makna dan fungsi serta nilai budaya dan norma sosial yang penting untuk kehidupan komunitasnya. Nilai budaya yang baik dan norma sosial yang benar itu merupakan alasan mengapa tradisi lisan atau tradisi budaya itu dapat bertahan lama. Nilai budaya dan norma sosial yang dapat dimanfaatkan secara arif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sosial untuk menciptakan kedamaian dan meningkatkan kesejahteraan komunitasnya disebut kearifan lokal. Revitalisasi “tradisi budaya” dapat diciptakan menjadi “kreativitas budaya”, yang dapat dilestarikan untuk keperluan pariwisasta atau industri kreatif. Peneliti budaya mesti bisa membedakan tradisi budaya dari kreativitas budaya, ujarnya lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia kemudian mengatakan bahwa tradisi lisan atau tradisi budaya sangat kaya di nusantara ini sehingga penelitian mengenai tradisi lisan atau tradisi budaya sangat menarik baik dilakukan oleh mahasiswa, dosen maupun para peneliti budaya. Hasil-hasil penelitian tentang tradisi lisan atau tradisi budaya itu masih hanya tersimpan di dokumen-dokumen tertulis. Sebagai luaran (<span style="color: #800000;"><strong><em>output</em></strong></span>) penelitian, hasil penelitian itu perlu dikomunikasikan dan dipublikasikan di jurnal internasional agar dapat dimengerti dan dipahami orang sehingga dapat dimanfaatkan kemudian dan juga supaya hak cipta luaran penelitian itu dapat terjamin.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar itu, <span style="color: #800000;"><strong><em>Journal of Oral Traditions</em></strong></span> didirikan dengan harapan dapat menampung hasi-hasil penelitian tradisi lisan atau tradisi budaya. Pengelola jurnal ini sekalgus menyampaikan kepada pembaca berita ini untuk mengirimkan artikel mengenai kebudayaan dengan sistemaka: (1) <span style="color: #800000;"><strong><em>Title</em></strong></span>, (2) <span style="color: #800000;"><strong><em>Abstract</em></strong></span>, (3) <span style="color: #800000;"><strong><em>Introduction</em></strong></span>, (4) <span style="color: #800000;"><em><strong>Conceptual Frame</strong></em></span>, (5) <span style="color: #800000;"><strong><em>Method</em></strong></span>, (6) <span style="color: #800000;"><strong><em>Result</em></strong></span>, (7) <span style="color: #800000;"><strong><em>Discussion</em></strong></span>, (8) <span style="color: #800000;"><strong><em>Conclusion</em></strong></span>, dan (9) <span style="color: #800000;"><strong><em>References</em></strong></span>. Bantuan kolaborasi dalam negeri dan luar negeri sangat penting untuk pengeloaan jurnal ini. Bantuan para kolega yang membaca berita ini sangat penting untuk mengirimkan artikelnya ke jurnal ini walaupun dalam bahasa Indonesia, yang akan diterjemahkan dan diedit oleh pengelola jurnal ini, ujar Profesor Robert Sibarani.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jurnal-internasional-tentang-tradisi-lisan/">Jurnal Internasional tentang Tradisi Lisan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/jurnal-internasional-tentang-tradisi-lisan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sore Ini, Golkar Sampaikan Nama Pengganti Azis Syamsuddin di DPR</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/sore-ini-golkar-sampaikan-nama-pengganti-azis-syamsuddin-di-dpr/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/sore-ini-golkar-sampaikan-nama-pengganti-azis-syamsuddin-di-dpr/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=216</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID POLITIK &#124; Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) Golkar Supriansah, mengatakan Partai Golkar akan segera menyampaikan nama yang akan menggantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan. Menurut Supriansah, Golkar tak akan berlama-lama membiarkan kursi yang ditinggal Azis kosong. &#8220;Doakan in sya Allah kalau rampung hari ini sore ini rampung, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sore-ini-golkar-sampaikan-nama-pengganti-azis-syamsuddin-di-dpr/">Sore Ini, Golkar Sampaikan Nama Pengganti Azis Syamsuddin di DPR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>POLITIK</strong></span> | Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) Golkar Supriansah, mengatakan Partai Golkar akan segera menyampaikan nama yang akan menggantikan Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan. Menurut Supriansah, Golkar tak akan berlama-lama membiarkan kursi yang ditinggal Azis kosong.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Doakan in sya Allah kalau rampung hari ini sore ini rampung, maka saya rasa partai Golkar tidak akan berlama-lama kekosongan posisi pak azis. Kalau bukan sore ini Ya paling telat Mungkin besok sudah diajukan namanya oleh Pak Ketua Umum Partai Golkar,&#8221; kata Supriansah, di Komplek Parlemen, Senin 27 September 2021.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Supriansah, penunjukkan siapa yang akan mengisi kursi Wakil Ketua DPR merupakan kewenangan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Dia meyakini, Airlangga pasti akan memilih sosok yang tepat untuk posisi tersebut. (viva)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sore-ini-golkar-sampaikan-nama-pengganti-azis-syamsuddin-di-dpr/">Sore Ini, Golkar Sampaikan Nama Pengganti Azis Syamsuddin di DPR</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/sore-ini-golkar-sampaikan-nama-pengganti-azis-syamsuddin-di-dpr/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPJS Kesehatan Akan Terapkan Kelas Standar Mulai 2022, seperti Apa Gambarannya?</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/bpjs-kesehatan-akan-terapkan-kelas-standar-mulai-2022-seperti-apa-gambarannya/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/bpjs-kesehatan-akan-terapkan-kelas-standar-mulai-2022-seperti-apa-gambarannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:35:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=211</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KESEHATAN &#124; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berencana untuk mengubah penerapan kelas pelayanan di fasilitas kesehatan yang selama ini terbagi menjadi kelas 1, 2, dan 3 menjadi penerapan “kelas standar”. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien sewaktu dihubungi Kompas.com, Jumat (24/9/2021). &#8220;Dalam perencanaan akan menuju ke kelas rawat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/bpjs-kesehatan-akan-terapkan-kelas-standar-mulai-2022-seperti-apa-gambarannya/">BPJS Kesehatan Akan Terapkan Kelas Standar Mulai 2022, seperti Apa Gambarannya?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>KESEHATAN</strong></span> | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berencana untuk mengubah penerapan kelas pelayanan di fasilitas kesehatan yang selama ini terbagi menjadi kelas 1, 2, dan 3 menjadi penerapan “kelas standar”. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien sewaktu dihubungi Kompas.com, Jumat (24/9/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dalam perencanaan akan menuju ke kelas rawat inap standar jaminan kesehatan nasional (JKN),” kata dia. Baca juga: Cara Klaim Beasiswa bagi Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan Muttaqien mengatakan, penerapan kelas standar yang akan diterapkan ini bertujuan untuk menjalankan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas di Program JKN.</p>
<p style="text-align: justify;">“Nanti segmentasi peserta otomatis berubah, tidak ada lagi kategori peserta kelas 1,2, dan 3,” katanya lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, hal ini sesuai dengan amanah Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Pasal 23 (4) yang mengatakan bahwa jika peserta membutuhkan rawat inap di Rumah Sakit maka diberikan berdasarkan “kelas standar”. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email &#8220;Rawat jalan seperti biasa, disini yang dibahas terkait kelas rawat inap,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Rawat inap kelas standar bertahap mulai 2022 Kerabat korban kebakaran, saat mencari lokasi ruangan rawat inap keluarganya di depan ruang IGD RSCM, Jakarta Pusat, Minggu (13/7/2015).</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-213" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/607a8824b59ce-164x300.png" alt="" width="639" height="1169" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/607a8824b59ce-164x300.png 164w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/607a8824b59ce-559x1024.png 559w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/607a8824b59ce-229x420.png 229w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pelayanan rawat inap kelas standar ini akan dilakukan bertahap mulai 2022 dan selambatnya dilakukan pada 1 Januari 2023. Hal tersebut sebagaimana ketentuan pada PP 47 Tahun 2021 dan Perpres 64 Tahun 2020 Pasal 54 B. Kendati demikian, pihaknya belum dapat memastikan waktu pasti terkait penerapan kelas standar pada pelayanan rawat inap di pelayanan BPJS ini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Belum ditentukan. Tapi sepertinya belum memungkinkan jika dilaksanakan pada Januari 2022,” kata dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun terkait besaran iuran, hingga saat ini menurutnya belum diketahui karena masih terus berproses. Pemerintah, menurutnya harus memperhitungkan iuran dengan standar praktik aktuaria jaminan sosial yang lazim dan berlaku. Selain itu, perhitungan iuran harus dilakukan paling tidak dengan memperhatikan inflasi, dan biaya kebutuhan jaminan kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Yang sangat penting juga adalah memperhatikan kemampuan membayar iuran peserta, terutama jika kita lihat di masa pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsep kelas standar Pasien rawat inap yang menunggu mendapatkan ruang perawatan memenuhi ruang tunggu instalasi gawat darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Muttaqien, konsep akhir yang dituju pada pengubahan pelayanan BPJS menjadi kelas standar ini akan menyesuaikan Amanah UU SJSN yakni ekuitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Dirinya mengatakan, ekuitas berarti tidak ada perbedaan manfaat medis maupun non medis pada peserta JKN. Adapun nanti ketika peserta menginginkan pelayanan yang lebih tinggi dari kelas rawat inap (KRI) JKN, maka peserta dapat meningkatkan haknya melalui mekanisme Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) dengan membayar selisih biaya melalui asuransi kesehatan tambahan, pemberi kerja, maupun membayar sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait dengan rencana ini, DJSN menurutnya bersama Kemenkes, Kemenkeu, dan BPJS Kesehatan dan juga dibantu beberapa akademisi Perguruan Tinggi telah mendiskusikan kriteria KRI JKN. Ia juga mengatakan telah dilakukan serangkaian konsultasi publik kepada stakeholder, melakukan self assesment kepada 1.916 RS di Indonesia, menyusun Peta Jalan KRI JKN, dan bersama BPJS Kesehatan sedang melakukan survei kepada Peserta JKN. (kompas)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/bpjs-kesehatan-akan-terapkan-kelas-standar-mulai-2022-seperti-apa-gambarannya/">BPJS Kesehatan Akan Terapkan Kelas Standar Mulai 2022, seperti Apa Gambarannya?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/bpjs-kesehatan-akan-terapkan-kelas-standar-mulai-2022-seperti-apa-gambarannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jonathan Frizzy Jalani Pemeriksaan Usai Dilaporkan Istri Kasus KDRT</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/jonathan-frizzy-jalani-pemeriksaan-usai-dilaporkan-istri-kasus-kdrt/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/jonathan-frizzy-jalani-pemeriksaan-usai-dilaporkan-istri-kasus-kdrt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:25:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=208</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUKUM &#124; Jonathan Frizzy menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan didampingi oleh kuasa hukumnya, Sebastian. Ia hadir untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaporkan oleh sang istri, Dhena Devanka. Sebelumnya, Dhena Devanka melaporkan Jonathan Frizzy atas kasus dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan. Setelah melaporkan suaminya, Dhena kemudian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jonathan-frizzy-jalani-pemeriksaan-usai-dilaporkan-istri-kasus-kdrt/">Jonathan Frizzy Jalani Pemeriksaan Usai Dilaporkan Istri Kasus KDRT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="alignnone  wp-image-209" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-300x173.jpg" alt="" width="638" height="368" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-300x173.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-1024x590.jpg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-768x442.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-729x420.jpg 729w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-640x369.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum-681x392.jpg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/hukum.jpg 1226w" sizes="(max-width: 638px) 100vw, 638px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>HUKUM</strong></span> | Jonathan Frizzy menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan didampingi oleh kuasa hukumnya, Sebastian. Ia hadir untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaporkan oleh sang istri, Dhena Devanka.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, Dhena Devanka melaporkan Jonathan Frizzy atas kasus dugaan KDRT ke Polres Metro Jakarta Selatan. Setelah melaporkan suaminya, Dhena kemudian menggugat cerai Jonathan Frizzy ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jonathan Frizzy menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan KDRT yang dilaporkan oleh sang istri, Dhena Devanka. Dalam menjalani pemeriksaan pria yang akrab disapa Ijonk itu didampingi oleh kuasa hukumnya, Sebastian. (viva)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jonathan-frizzy-jalani-pemeriksaan-usai-dilaporkan-istri-kasus-kdrt/">Jonathan Frizzy Jalani Pemeriksaan Usai Dilaporkan Istri Kasus KDRT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/jonathan-frizzy-jalani-pemeriksaan-usai-dilaporkan-istri-kasus-kdrt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Budaya Pencak Silat yang Diakui sebagai Warisan Takbenda UNESCO</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/mengenal-budaya-pencak-silat-yang-diakui-sebagai-warisan-takbenda-unesco/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/mengenal-budaya-pencak-silat-yang-diakui-sebagai-warisan-takbenda-unesco/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=204</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Pencak silat adalah budaya asli dari negara Indonesia. Pencak silat sendiri juga merupakan kesenian bela diri yang telah diakui oleh dunia. Pencak silat juga merupakan olahraga yang telah diwariskan oleh leluhur dari generasi ke generasi. Melansir dari laman Direktorat SMP, tradisi pencak silat berasal dari Sumatra Barat dan Jawa Barat. Tradisi ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/mengenal-budaya-pencak-silat-yang-diakui-sebagai-warisan-takbenda-unesco/">Mengenal Budaya Pencak Silat yang Diakui sebagai Warisan Takbenda UNESCO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-205" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb-300x200.jpeg" alt="" width="639" height="426" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb-300x200.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb-630x420.jpeg 630w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb-640x427.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb-681x454.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/c2abbea8-3a6f-45e2-8481-ef7f466f1fdb.jpeg 700w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Pencak silat adalah budaya asli dari negara Indonesia. Pencak silat sendiri juga merupakan kesenian bela diri yang telah diakui oleh dunia. Pencak silat juga merupakan olahraga yang telah diwariskan oleh leluhur dari generasi ke generasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Melansir dari laman Direktorat SMP, tradisi pencak silat berasal dari Sumatra Barat dan Jawa Barat. Tradisi ini kemudian dikembangkan di berbagai daerah di tanah air. Pencak silat dari berbagai daerah memiliki keunikan gerakan dan musik penggiringnya masing-masing,</p>
<p style="text-align: justify;">Terdapat hal membanggakan dari tradisi pencak silat yaitu telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada tahun 2019. Penobatan tersebut dilakukan di acara Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Kolombia.</p>
<p style="text-align: justify;">Pencak silat sendiri telah diakui oleh Unesco dan menjadi identitas sekaligus pemersatu bangsa. Pencak silat mengandung nilai-nilai persahabatan, sikap saling menghormati, dan juga sportifitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Pencak silat adalah budaya asli dari negara Indonesia. Di Indonesia seni bela diri yang cukup dikenal lainnya adalah silat. Ada perbedaan dari silat dengan pencak silat. Tradisi pencak silat yang diusulkan oleh Indonesia lebih fokus kepada filosofi sehingga erat kaitannya dengan deskripsi Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk kemanusiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk silat sendiri diajukan oleh Malaysia sebagai warisan dunia lebih ke aspek olahraga bela diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Warisan Budaya Takbenda atau intangible cultural heritage merupakan warisan kebudayaan yang tidak dapat dipegang (sifatnya abstrak) seperti konsep dan teknologi. Menurut UNESCO, Warisan Budaya Takbenda adalah berbagai praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan, serta instrumen, obyek, artefak dan ruang-ruang budaya terkait dengannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pencak silat Indonesia juga merupakan salah satu olahraga yang meraih banyak prestasi di level internasional. Contohnya pada Asian Games 2018 lalu, dari 16 kelas pertandingan cabang olahraga pencak silat, Indonesia berhasil membawa 14 medali emas dan 1 medali perunggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi pencak silat adalah budaya asli dari negara Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO. Detikers harus bangga akan pencapaian tersebut ya! (dtk)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/mengenal-budaya-pencak-silat-yang-diakui-sebagai-warisan-takbenda-unesco/">Mengenal Budaya Pencak Silat yang Diakui sebagai Warisan Takbenda UNESCO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/mengenal-budaya-pencak-silat-yang-diakui-sebagai-warisan-takbenda-unesco/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Sektor Ekonomi Kreatif Buka Usaha dan Lapangan Kerja</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=201</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID EKONOMI &#124; Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Di mana sektor ekonomi kreatif khususnya pariwisata sangat terpukul di masa pandemi dan berdampak kepada okupansi hotel yang terus merosot tajam. &#8220;Melalui pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja/">Pemulihan Sektor Ekonomi Kreatif Buka Usaha dan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="alignnone  wp-image-202" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-300x200.jpg" alt="" width="639" height="426" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-300x200.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-768x512.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-630x420.jpg 630w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-640x426.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN-681x454.jpg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/menko-airlangga-pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja-PE2K3NMmeN.jpg 800w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<strong><span style="color: #800000;">EKONOMI</span></strong> | Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Di mana sektor ekonomi kreatif khususnya pariwisata sangat terpukul di masa pandemi dan berdampak kepada okupansi hotel yang terus merosot tajam.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Melalui pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif telah membuka usaha dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Pandemi COVID telah memberikan penurunan yang nyata bagi ekonomi Indonesia. Banyak yang terdampak khususnya perhotelan, pariwisata dan lain sebagainya,&#8221; kata Airlangga melalui konferensi virtual dalam Rakornas Kemenparekraf, Senin (27/9/2021).</p>
<p style="text-align: justify;">Meski demikian, Airlangga mengatakan untuk Baca Juga: Bunga Cuma 3%, penanganan pandemi oleh pemerintah didukung oleh masyarakat menunjukan hasil kurva COVID-19 di Indonesia sangat maksimal dan membaik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Salah satu sektor yang paling terdampak adalah pariwisata, di Indonesia ini untuk pariwisata berpengaruh terhadap penurunan dari pada okupansi hotel,pendapatan hotel dan juga hospitality sektor bisnis ekonomi kreatif dan termasuk jasa yang ada di bidang pariwisata,&#8221; paparnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Airlangga, pemerintah terus meningkatkan penekanan kasus dari hulu hilir untuk pengendalian pandemi COVID-19 dari skala nasional dan Global. (oke)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja/">Pemulihan Sektor Ekonomi Kreatif Buka Usaha dan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/pemulihan-sektor-ekonomi-kreatif-buka-usaha-dan-lapangan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menperin Cabut 5.691 Izin Industri yang Tak Lapor Penerapan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/menperin-cabut-5-691-izin-industri-yang-tak-lapor-penerapan-protokol-kesehatan/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/menperin-cabut-5-691-izin-industri-yang-tak-lapor-penerapan-protokol-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 12:55:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_86_411</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID EKONOMI &#124; Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencabut 5.691 Izin Operasi dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). Ini dilakukan karena perusahaan tidak melaporkan secara rutin terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan industri di masa pandemi covid-19. &#8220;Selama rezim IOMKI kami lakukan, kami sudah mencabut 5.691 perusahaan industri dengan berbagai alasan. Di mana salah satu alasannya yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/menperin-cabut-5-691-izin-industri-yang-tak-lapor-penerapan-protokol-kesehatan/">Menperin Cabut 5.691 Izin Industri yang Tak Lapor Penerapan Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>EKONOMI</strong></span> | Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencabut 5.691 Izin Operasi dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). Ini dilakukan karena perusahaan tidak melaporkan secara rutin terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan industri di masa pandemi covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selama rezim IOMKI kami lakukan, kami sudah mencabut 5.691 perusahaan industri dengan berbagai alasan. Di mana salah satu alasannya yang terpenting adalah ketika mereka tidak melaksanakan kewajiban melakukan pelaporan secara rutin kepada kami di Kementerian Perindustrian,&#8221; kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang dalam Bincang-bincang Keterbukaan Informasi Publik, Senin (27/9).</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga saat ini, kebijakan terkait penerapan protokol kesehatan di industri terus diperbarui, menyesuaikan dengan aturan yang berlaku terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Terbaru, Kemenperin menerbitkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan SE No 3 Tahun 2021 tentang Operasional dan Mobilitas Pada Masa Kedaruratan Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Surat edaran tersebut merupakan salah satu bentuk penyempurnaan kebijakan yang meliputi seluruh aktivitas perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri sepanjang rantai nilainya, mulai dari pengadaan barang baku dan bahan penolong dari pemasok, operasional produksi dan pendukungnya, sampai dengan distribusi produk, termasuk mobilitas dan aktivitas staf, pekerja, karyawan, atau pegawainya,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam SE tersebut juga mengatur perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri tetap wajib menyampaikan laporan pelaksanaan operasional dan mobilitas kegiatan industri dan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi secara berkala satu kali dalam satu minggu, setiap hari Jumat, termasuk sanksi-sanksi untuk perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Laporan ini menjadi salah satu bagian yang terpenting dalam sudah surat edaran nomor 5 di mana Kami tidak akan ragu-ragu untuk memberikan sanksi bagi perusahaan-perusahaan industri yang tidak melakukan atau melaksanakan pelaporan sesuai dengan apa yang sudah diatur dalam surat edaran nomor 5,&#8221; jelasnya. (merdeka)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/menperin-cabut-5-691-izin-industri-yang-tak-lapor-penerapan-protokol-kesehatan/">Menperin Cabut 5.691 Izin Industri yang Tak Lapor Penerapan Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/menperin-cabut-5-691-izin-industri-yang-tak-lapor-penerapan-protokol-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/280 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 3/63 queries in 0.180 seconds using redis (Request-wide modification query)

Served from: www.ipminews.co.id @ 2022-03-29 05:18:39 by W3 Total Cache
-->