<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Humaniora &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<atom:link href="https://www.ipminews.co.id/category/berita/humaniora/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<description>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Feb 2022 12:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.1</generator>

<image>
	<url>https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Ikon-32x32.jpg</url>
	<title>Humaniora &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 12:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=505</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUMANIORA &#124; Kearifan adalah gagasan-gagasan yang bijaksana, bernilai yang baik, dan bernorma yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu komunitas atau organisasi. Kata kearifan lokal (local wisdom) mengacu pada gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, bernilai baik, dan bernorma yang benar yang tertanam dan diikuti oleh anggota suatu komunitas atau organisasi. Kearifan lokal [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/">Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #0000ff;">IPMINEWS.CO.ID</span> </strong><br />
<span style="color: #800000;"><strong>HUMANIORA</strong></span> | Kearifan adalah gagasan-gagasan yang bijaksana, bernilai yang baik, dan bernorma yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu komunitas atau organisasi. Kata kearifan lokal (<span style="color: #800000;"><em>local wisdom</em></span>) mengacu pada gagasan-gagasan setempat yang bersifat bijaksana, bernilai baik, dan bernorma yang benar yang tertanam dan diikuti oleh anggota suatu komunitas atau organisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan lokal bermanfaat untuk mengatur kehidupan manusia baik mengatur hubungan antarmanusia dalam suatu masyarakat, hubungan manusia dengan alam maupun hubungan manusia dengan Tuhan. Kearifan lokal berusaha untuk membuat masyarakat agar hidup rukun dan damai dengan berbagai cara termasuk pengelolaan konflik. Kearifan lokal tidak hanya sekedar sebagai acuan tingkah laku seseorang, tetapi juga mampu mendinaminasi kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam berpolitik, seorang tokoh politik sebaiknya memiliki kearifan berpolitik dalam dirinya agar dapat mengatur hubungan antarmanusia dalam suatu organisasi dan membawa kesejahteraan serta kedamaian kepada masyarakat. Nilai-nilai kearifan dapat menjadi acuan tingkah lakunya dalam berpolitik agar tercipta kedamaian dan kesejahateraan. Kearifan dalam berpolitik adalah sikap yang proporsional dengan mempertimbangkan berbagai faktor sehingga dapat membawa kebaikan. Kearifan dan politik keduanya merupakan konsep yang saling melengkapi sehingga menjadi kombinasi yang sangat konstruktif.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan membutuhkan tindakan yang diekspresikan dan dilaksanakan secara proporsional dengan tetap memperhatikan keseimbangan. Kearifan membutuhkan keseimbangan, misalnya, di satu sisi perlu ketegasan, tetapi di sisi lain perlu kelembutan tergantung pada konteks yang dihadapi. Menimbang-nimbang secara bijaksana agar membawa kedamaian dan kesejahteraan terhadap manusia merupakan hakikat kearifan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan dalam berpolitik sebaiknya terus-menerus dipupuk agar kompetisi politik berjalan elegan sesuai dengan prinsip jurdil, yaitu prinsip kejujuran dan keadilan. Kearifan berpolitik bukanlah untuk menyamakan atau membedakan sudut pandang seorang politisi dalam berpolitik. Akan tetapi, kearifan berpolitik adalah membiarkan perbedaaan dan persamaan pandangan tersebut apa adanya. Mesipun, kita berbeda sudut pandang dalam melihat sesuatu, tetapi kita tetap satu sebagai anak bangsa yang hidup berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perbedaan pandangan akan saling melengkapi dan melahirkan sudut pandang bersama dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh dan kuat sesuai dengan kearifan yang kita miliki.</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping bermanfaat kepada masyarakat secara umum, kearifan berpolitik pada hakikatnya juga bermanfaat kepada politisi itu sendiri sebagaimana yang dipraktikkan Sabam Sirait dalam berpolitik selama hampir 60 tahun sejak dia menjadi mahasiswa. Kearifan berpolitik yang dipraktikkannya menjadi pelajaran berharga untuk pendidikan politik kepada generasi mendatang. “Kearifan berpolitik itu merupakan keteladanan berpolitik yang diwariskan Sabam Sirait kepada generasi muda calon-calon politisi dan para politisi sekarang ini agar dapat memperjuangkan demokrasi terutama di negara Indonesia yang kita cintai ini”, ujar Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> baru-baru ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika “<span style="color: #800000;">politik</span>” sering ditafsirkan orang sebagai yang bernuansa “<span style="color: #800000;">negatif</span>”, Sabam Sirait dengan tegas bahwa “<span style="color: #800000;">politik itu suci</span>”. Pernyataan itu dengan jelas mengungkapkan bahwa politik yang suci itu akan membawa demokrasi yang dapat membangun bangsa ini dengan dasar humanism yang memihak pada kesejahteraan rakyat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dalam praktik kehidupan berpolitik Sabam Sirait yang didapat dari berbagai informasi dan dari tulisan-tulisan tentang Sabam Sirait, dapat dilihat bukti kearifan berpolitiknya”, Profesor Robert Sibarani menjelaskan dengan berdasarkan bukti-bukti kearifan berpolitik tersebut, “Kita dapat melihat bahwa ada dua kearifan berpolitik yang mesti menjadi karakter politisi untuk memperjuangkan demokrasi yakni karakter etos kerja yang dilandasi oleh kerja keras dan karakter etika kebaikan yang dilandasi oleh keterpercayaan terutama oleh rakyat”, jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua karakter politisi yang bebasis kearifan tersebut dilandasi oleh humanisme dan kasih. Sabam Sirait mengamini bahwa praktik politik harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan (<span style="color: #800000;">humanisme</span>). Humanisme adalalah sebuah paham yang menjunjung tinggi nilai dan martabat manusia sehingga manusia menduduki posisi yang sangat sentral dan penting, baik dalam perenungan teoritis-filsafati maupun dalam praktis hidup sehari-hari. Lebih lanjut, dia menjalankan kasih kepada sesama yang merupakan landasan nilai dalam berpolitik dan politik menjadi sarana untuk menebar kebajikan dan kebaikan untuk lebih banyak orang. “Ketika ada penindasan, maka dia akan secara spontan membela orang-orang yang tertindas”, ujar Profesor Robert Sibarani yang merupakan guru besar di Universitas Sumatera Utara ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kearifan berpolitik yang dipedomani dan dipraktikkan Sabam Sirait telah berbuah dalam politik Indonesia dalam tiga zaman [Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi] dan akan menjadi pelajaran berharga bagi politisi ke depan. Kearifan berpolitik dalam memperjuangkan demokrasi merupakan warisan berharga yang akan diteladani oleh generasi muda di masa mendatang. “Kearifan berpolitik itulah yang membuatnya layak diusulkan sebagai Pahlawan Demokrasi dengan kearifan berpolitik yang telah dilakoninya dalam negara Indonesia”, demikian harapan Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S. [<span style="color: #000080;"><strong>INR-03</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/">Sabam Sirait Layak Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/sabam-sirait-layak-diusulkan-sebagai-pahlawan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 06:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=484</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUMANIORA &#124; Buku “Menjaring Angin” karya Pdt Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP) yang dihasilkannya setelah mengakhiri jabatan sebagai Ephorus HKBP. Peluncuran dan bedah buku ini diadakan pada hari Jumat, 08 Oktober 2021 di Aula Fakultas Kedokteran HKBP Nommensen Medan. Sebelum acara peluncuran dan bedah buku ini, dilakukan ibadah terdahulu yang dihadiri ratusan peserta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/">Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #800000;"><strong>HUMANIORA</strong></span> | Buku “<em>Menjaring Angin</em>” karya Pdt Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP) yang dihasilkannya setelah mengakhiri jabatan sebagai Ephorus HKBP. Peluncuran dan bedah buku ini diadakan pada hari Jumat, 08 Oktober 2021 di Aula Fakultas Kedokteran HKBP Nommensen Medan. Sebelum acara peluncuran dan bedah buku ini, dilakukan ibadah terdahulu yang dihadiri ratusan peserta dengan menerapkan prokes yang ketat. Acara ini dilaksanakan dengan sambutan pembukaan oleh Ketua Panitia Kombes Pol. (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara bedah buku ini dilaksanakan dengan mengundang Prof. Dr. Robert Sibarani, MS (Ketua Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara) dimoderatori oleh Pdt. Wilda Simanjuntak, M.Th. Pada acara yang sangat inspiratif ini, penulis buku Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing lebih dahulu memaparkan isi dan pesan dari buku tersebut dengan menjelaskan 5 poin yakni: a) Jangan memperluas kandang musang, tetapi lakukanlah memperluas kandang ayam, b) <em>to forgive not to forget</em>,  c) <em>blessing in disguise; </em>d) jangan mengerjakan yang sia-sia; e) buku ini sekaligus juga autobiografi penulisnya sampai dengan dengan pengalaman berteologi “memaknai dan hidup bersama Tuhan”.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengawali paparannya dalam bedah buku tersebut, Prof. Dr. Robert Sibarani, MS mengutip pendapat Henry Ford, seorang pendiri Perusahaan Ford, yang mengatakan bahwa “<em>The whole secret of a successful life is to find out what is one’s destiny to do, and then do it”</em>, yang berarti bahwa rahasia kehidupan yang berhasil adalah dengan lebih dahulu mengetahui apa yang pantas dilakukan oleh seseorang, barulah dia melakukannya dalam bentuk aksi supaya tidak seperti “menjaring angin” tanpa hasil karya nyata. Berkenaan dengan judul buku itu, sekecil apapun yang layak dilakukan, hal itu akan menjadi karya nyata yang dapat dicatat dan diwariskan kepada generasi muda. Itu jauh lebih bagus daripada “berangan-angan” untuk melakukan yang sangat besar seperti banyaknya “angin”, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa bagaikan menjaring angin.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal mencari dan menemukan yang layak dilakukan, Prof. Robert Sibarani mengutip seorang filosof pragmatik David Hume yang mengatakan bahwa diperlukan dua pertimbangan yang saling mengisi sebelum melakukan sesuatu, yakni menimbang-nimbang dengan “pikiran” dengan menggunakan kecerdasan intelektual dan menimbang-nimbang dengan “hati” dengan kecerdasan emosional. Kecerdasan intelektual bekerja untuk menghitung-hitung kelayakan melakukan sesuatu agar berhasil, sedangkan kecerdasan emosional bekerja untuk merasakan dan mengevaluasi apakah bagus dan sesuai melakukan hal itu. Pertimbangan melalui <em>mind </em>‘pikiran’, lalu masuk ke <em>heart</em> ‘hati’ sangat perlu apabila kita hendap melakukan <em>action </em>‘tindakan’.  diskusikan dengan sahabat kita dan yang mendukungnya lalu kita lakukan aksi untuk melakukannya. Dan secara filosofi ada dua pertimbangan dengan <em>mind </em> dan perasaan lalu melakukan <em>action</em> ‘aksi’ agar tidak pekerjaan yang seperti “menjaring angin”.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku <em>Bukan Menjaring Angin</em> yang ditulis dengan baik secara naratif dan fenomenologis ini memiliki dua pesan penting untuk diri sendiri, para generasi sekarang, dan generasi muda. Pertama, memberikan catatan yang menyebut dan menjelaskan pekerjaan penting yang telah kita lakukan. Kedua,  mengingatkan kita dan memotivasi generasi muda untuk mencatat dan menjelaskan bahwa perlu ada aksi sebagai karya nyata dalam hidup kita untuk kita wariskan kepada generasi selanjutnya. Penulis buku ini mencontohkannya dalam perjalanan dan pergumulan hidupnya yang akan lebih nyata jika diinterpretasi secara fenomenologis.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam paparannya lebih lanjut, Prof. Robert Sibarani mengatakan bahwa ada tiga petuah yang didapatkannya baik dari membaca buku ditambah dari paparan penulisnya pada acara bedah buku itu, yakni  “3 kata jangan”, 1) Jangan membalas omongan orang lain ketika kamu sedang marah. Balasan di kala marah bisa mengakibatkan konflik atau sakit hati. 2) Jangan berjanji ketika kamu sedang bahagia. Janji pada masa seperti itu bisa membuat orang lain “<em>tarhirim</em>” atau kecewa karena belum tentu terpenuhi ketika pada masa perasaan normal.  3) Jangan mengambil keputusan ketika kamu sedang merasa sedih. Keputusan seperti itu bisa mencerminkan keputusasaan. Semua tiga jangan tersebut dapat dilakonkan dan “dibungkus” penulisnya dalam buku tesebut, yang dapat diinterpretasi dan dipahami secara fenomenologis.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert Sibarani lebih lanjut mengatakan bahwa buku <em>Bukan Menjaring Angin</em> mengingatkan kita untuk tidak hanya mengtahui sesuatu yang baik (<em>knowing the good</em>) atau hanya mencintai sesuatu yang baik (<em>loving the good</em>), melainkan harus sampai melakukan yang baik (<em>doing the good</em>) sebagaimana yang disampaikan oleh ahli pembentukan karakter Thomas Lickona. Pendapat itu pada hakikatnya sudah diingatkan oleh filosof ternama Aristotels jauh sebelumnya dengan istilah <em>“logos, pathos, </em>dan<em> ethos</em>” dengan modifikasi yang dilakukan oleh para ahli pendidikan dengan istilah “kognitif, afektif, dan psikomotorik”.</p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-486 aligncenter" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin--300x167.jpg" alt="" width="478" height="266" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin--300x167.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Launching-dan-Bedah-Buku-Bukan-Menjaring-Angin-.jpg 602w" sizes="(max-width: 478px) 100vw, 478px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhir paparannya, Prof. Robert Sibarani menyarankan bahwa buku <em>Bukan Menjaring Angin </em>perlu kita baca untuk menemukan sesuatu yang berharga dalam hidup kita. Demikian dituliskan dan disampaikan Prof Robert Sibarani ke <span style="color: #800000;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span> (08/10/2021) setelah acara pemberian <em>ulos </em>oleh panitia dan foto bersama.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/">Launching dan Bedah Buku “Bukan Menjaring Angin”  Karya Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ephorus Emeritus HKBP)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/launching-dan-bedah-buku-bukan-menjaring-angin-karya-pdt-dr-darwin-lumbantobing-ephorus-emeritus-hkbp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Hoaks Penyaluran Subsidi Gaji Lewat WhatsApp, Ini Cirinya</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/waspada-hoaks-penyaluran-subsidi-gaji-lewat-whatsapp-ini-cirinya/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/waspada-hoaks-penyaluran-subsidi-gaji-lewat-whatsapp-ini-cirinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 12:55:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://tdi_68_665</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID HUMANIORA &#124; Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau masyarakat, bahwa penyampaian informasi terkait penyaluran dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji 2021 hanya melalui laman dan akun media sosial resmi Kemnaker. &#8220;Waspada, mengenai penyebaran informasi Hoaks melalui chat WhatsApp atau SMS, atau DM terkait Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU),&#8221; bunyi unggahan Instagram @kemnaker, Senin (27/9). Berikut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/waspada-hoaks-penyaluran-subsidi-gaji-lewat-whatsapp-ini-cirinya/">Waspada Hoaks Penyaluran Subsidi Gaji Lewat WhatsApp, Ini Cirinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>HUMANIORA</strong></span> | Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau masyarakat, bahwa penyampaian informasi terkait penyaluran dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji 2021 hanya melalui laman dan akun media sosial resmi Kemnaker.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Waspada, mengenai penyebaran informasi Hoaks melalui chat WhatsApp atau SMS, atau DM terkait Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU),&#8221; bunyi unggahan Instagram @kemnaker, Senin (27/9).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berikut contoh hoaks melalui chat WhatsApp:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut Kami lampirkan daftar nama penerima BSU 2021 yang lolos verifikasi pendataan dari Pemerintah pusat dan telah diajukan untuk dibuatkan rekening Himbara. Adapun syarat penerima BSI yang disalurkan oleh Bank Himbara antara lain (1) mengisi formulir, (2) menyertakan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, (3) fotocopy KTP), (4) surat kuasa yang ditandatangani oleh pihak pertama oleh si penerima bantuan dengan disertakan materai Rp 10.000, (5) penerima BSU &#8216;Wajib&#8217; mengikuti asuransi PIJAR yang mana asuransi tersebut memiliki beberapa manfaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka penerima BSU diminta membawa uang Rp 100 ribu untuk syarat pengambilan BSU dan pendaftaran asuransi PIJAR dengan biaya Rp 100 ribu untuk masa asuransi 1 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian, jika Anda mendapatkan informasi Hoaks melalui chat WhatsApp, maka cukup abaikan saja, jangan mudah terpengaruh.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, memastikan bahwa dana bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) yang disalurkan melalui Bank Himbara sebesar Rp 1 juta tidak dikenakan potongan apapun, termasuk potongan biaya administrasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun berdasarkan data per 25 September 2021, penyaluran BSU telah memasuki tahap V dengan total data calon penerima BSU yang telah diserahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker sebanyak 7.748.630 calon penerima. Setelah melalui proses pemadanan data, BSU telah disalurkan sebanyak 4.911.200 orang penerima. (l6)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/waspada-hoaks-penyaluran-subsidi-gaji-lewat-whatsapp-ini-cirinya/">Waspada Hoaks Penyaluran Subsidi Gaji Lewat WhatsApp, Ini Cirinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/waspada-hoaks-penyaluran-subsidi-gaji-lewat-whatsapp-ini-cirinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/156 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 3/54 queries in 0.337 seconds using redis

Served from: www.ipminews.co.id @ 2022-03-05 05:48:34 by W3 Total Cache
-->