<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>OPINI &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<atom:link href="https://www.ipminews.co.id/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<description>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2021 11:20:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.1</generator>

<image>
	<url>https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Ikon-32x32.jpg</url>
	<title>OPINI &#8211; Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jika Home Range Gajah Terganggu</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/jika-home-range-gajah-terganggu/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/jika-home-range-gajah-terganggu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 12:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=1</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.IDOPINI &#124; Setiap mahluk hidup di muka bumi ini selalu mengalami pergerakan, sirkulasi atau perputaran menjalani hidupnya. Manusia kesehariannya punya pola dan perjalanan aktivitas supaya diakui keberadaannya dan tetap bertahan hidup (survive) dari segala rintangan. Misalnya seorang anak berumur 7 tahun, duduk dikelas 2 SD mempuyai pola hidup keseharian. Dimulai bangun pagi pada pukul 6.30 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jika-home-range-gajah-terganggu/">Jika Home Range Gajah Terganggu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br /><span style="color: #800000;"><strong>OPINI</strong> </span>| Setiap mahluk hidup di muka bumi ini selalu mengalami pergerakan, sirkulasi atau perputaran menjalani hidupnya. Manusia kesehariannya punya pola dan perjalanan aktivitas supaya diakui keberadaannya dan tetap bertahan hidup (survive) dari segala rintangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya seorang anak berumur 7 tahun, duduk dikelas 2 SD mempuyai pola hidup keseharian. Dimulai bangun pagi pada pukul 6.30 WIB, dilanjutkan mandi pagi, setelah itu berpakaian dan mempersiapkan keberangkatan ke sekolah. Pada pukul 10.45 WIB anak tersebut akan pulang ke rumah, selanjutnya bermain-main sampai siang hari diikuti makan dan beristirahat siang. Sore harinya diisi kegiatan belajar diselingi bermainan, pada malam hari disambung dengan kegiatan belajar dan menyelesaikan tugas pekerjaan rumah serta ditutup istirahat malam hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika pola aktivitas ini berjalan terus menerus sehingga terjadinya penyesuaian pola hidup yang diikuti jejang pendidikan lebih tinggi maka adanya peningkatan status anak tersebut menjadi remaja ataupun dewesa. Perubahan pola ini merupakan tuntutan keadaan yaitu terjadinya pengurangan waktu bermain dan bertambahnya jam belajar. Secara umum dengan pola tersebut, seorang anak akan dapat meraih sukses dalam melewati jenjang pendidikan serta diakui keberadaannya di masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pola kehidupan yang sama diterjadi oleh semua makhluk hidup, begitu juga halnya dengan satwa bernama gajah. Untuk berkembang biak dan mempertahankan hidupnya, gajah mempunyai pola hidup. Dimana dalam arsitektur pertamanan (landscape architecture) diistilahkan dengan home range, yang artinya daya jelajah. Setiap satwa memiliki beragam daya jelajah, baik dalam hal besaran, bentuk dan polanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat penulis membaca berita di media cetak lokal maun nasional, dengan berbgai judul, salah satunya “Tak Tahan Diamuk Gajah, Warga Ancam Sandera Wartawan”. Dimana gajah mengamuk di wilayah Kecamatan Trumon Timur adalah suatu gejala bahwa home range satwa gajah telah dipreteli oleh kelompok mahkluk hidup lainnya (manusia-red).</p>
<p style="text-align: justify;">Karena setiap habitat satwa selalu membutuhkan ruang untuk hidup dan berkembang biak. Begitu juga satwa ini yang kawasan daya jelajahnya terletak di Kawasan Ekosistem Leuser, merupakan bentangan alam (landscape) kawasan konservasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah hampir 3 bulan kejadian tersebut, ternyata permasalahan gajah mengamuk menjadi pemberitaan beberapa media cetak, malah lokasi kemarahan satwa berbelalai panjang ini, muncul dibeberapa Kabupaten di Aceh yang berbatasan dengan KEL. Dimana beberapa waktu lalu, salah satu pejabat KSDA NAD melalui media cetak terbitan lokal mengatakan bahwa penyebab terjadinya “penyerangan” sekolompok satwa langka ini ke daerah pemukiman masyarakat karena maraknya illegal logging.</p>
<p style="text-align: justify;">Akibat amukkan satwa tersebut maka telah memberikan dampak kurang harmonis antara kehidupan manusia dan alam. Bagaimana pun juga satwa yang dilindungi tersebut perlu dilestarikan tanpa mengorbankan kepentingan-kepentingan manusia dalam menjalani aktivitasnya. Seperti disebutkan di atas bahwa salah satu penyebab rusaknya home range gajah karena perambahan hutan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ditambah lagi adanya pembukaan kawasan perkebunan dan pemukiman penduduk pada zona KEL maupun bersebelahan dengan landscape konservasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Fenomena alam ini cukup memprihatinkan bagi kelestarian mahluk hidup khusus gajah yang telah keluar dari kawasan daya jelajahnya. Hal ini berpengaruh terhadap ketersedian makanan dan kestabilan ekosistem hutan, karena adanya saling ketergantungan diantara mahkluk hidup di kawasan ekosistem tersebut. Ada beberapa hal lagi yang dapat memberikan dampak buruk terhadap perkembangan ini yaitu penurunan daya dukung kawasan tersebut terhadap kelestarian flora dan fauna. Dan sangat disayangkan jika flora dan fauna yang dilindungi sampai terganggu kelestariannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi masyarakat keadaan ini telah menggangu ketenangan, kenyamanan dan keamanan dalam menjalani aktifitas sehari-hari, seperti dalam melakukan kegiatan bercocok tanam dan berkebun karena adanya rasa takut terhadap gangguan satwa berbadan besar tersebut. Binatang ini juga sering merusak rumah masyarakat disekitar zona home range-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang pada saat itu pihak KSDA Aceh telah berhasil menangkap seekor “Gajah Keng” yang selama ini meresahkan masyarakat karena merusak pemukiman penduduk dan areal perkebunan masyarakat. Untuk di Kecamatan Trumon Aceh Selatan telah didatangkan “Gajah Jinak” untuk menaklukan sekawan gajah liar. Dimana sebelumnya masyarakat mempunyai pemikiran untuk membunuh satwa liar ini dalam penyelesaian masalah yang dihadapi mereka jika pihak terkait tidak mempunyai itikat baik dalam menyelesaikan masalah tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang menjadi pertanyaan besar. Apakah setelah ditangkap ataupun dijinakkan satwa berbadan besar tersebut permasalahan akan selesai? Atau jika membunuhnya akan menyelesaikan permasalahan? Dan pertanyaan tambahan yang juga perlu jawaban. Siapakah yang harus bertanggung dalam penyelesaian masalah ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Penangkapan dan penjinakan gajah merupakan salah satu cara dalam penyelesaian masalah ini. Karena jika home range satwa ini telah dirusak dan diganggu, maka satwa tersebut akan mencari makan di luar areal yang biasanya dijelajahi. Ini bisa dilihat dari jalur jelajah setiap tahun yang telah terbentuk yaitu berupa siklus/periode dalam mencari makan dan berkembang biak. Untuk itu perlu mengembalikan bentuk, pola dan besaran daya jelajah satwa tersebut sesuai dengan kebutuhan dan bentuk landscape konservasi di Kawasan Ekositem Leuser.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk dipahami, waktu dibutuhkan dalam mengembalikan bentuk landscape konservasi ini cukup lama dan membutuhkan keseriusan pihak terkait dalam menyikapi perkembangan bentangan alam daya jelajah setiap satwa</p>
<p style="text-align: justify;">Kawasan konservasi alam sebagai daerah konservasi sumberdaya alam yang karena berbagai kepentingannya dinyatakan sebagai areal konservasi alam (Nurisjah, S dan Pramukanto, Q). Kawasan ini dengan keadaan alamnya seperti kemampuan dari ekosisistemnya yang rendah, keadaan sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan, ketersedian dan keragaman flora dan fauna, serta keunikan, keindahan, kelangkaan alam. Seperti juga kawasan habitat gajah memiliki kerentanan terhadap perubahan landscape-nya maka bentangan alam ini perlu dijaga dan dilestarikan. Dari keseluruhan uraian tersebut yang paling mendasar terhadap pengelolaan kawasan ini adalah hati nurani setiap pihak yang berkepentingan dan berkompoten bagi kelestarian satwa ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis: <br /><em>Achdial Farhan Abus, S.P., M.Si.</em><br /><em>Wakil Ketua Pendiri Aceh Wetland Foundation </em><br /><em>Wakil Ketua Pendiri Aceh Aceh Landscape Development Centre</em><br /><em>Arsitek Lansekap Alumni IPB Bogor</em> </p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/jika-home-range-gajah-terganggu/">Jika Home Range Gajah Terganggu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/jika-home-range-gajah-terganggu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/105 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: www.ipminews.co.id @ 2023-01-29 12:31:52 by W3 Total Cache
-->