<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<atom:link href="https://www.ipminews.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<description>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 18:38:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.8</generator>

<image>
	<url>https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2021/09/cropped-Ikon-32x32.jpg</url>
	<title>Edukatif, Inovatif, dan Informatif</title>
	<link>https://www.ipminews.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>USU Dampingi Masyarakat Desa Tipang Mitigasi Risiko Lingkungan dan Lestarikan Sumber Air</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Berita]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 18:38:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PERGURUAN TINGGI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=1013</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengabdian kepada masyarakat yang diketuai Prof. Dr. Robert Sibarani mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan kearifan lokal Batak Toba dalam menjaga keberlanjutan sumber air. Tim Pengabdian kepada Masyarakat USU bersama masyarakat Desa Tipang saat melakukan peninjauan kawasan sumber air dalam kegiatan mitigasi risiko lingkungan dan pelestarian sumber air berbasis kearifan lokal HUMBANG HASUNDUTAN — Tim Pengabdian kepada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/">USU Dampingi Masyarakat Desa Tipang Mitigasi Risiko Lingkungan dan Lestarikan Sumber Air</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Pengabdian kepada masyarakat yang diketuai Prof. Dr. Robert Sibarani mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan kearifan lokal Batak Toba dalam menjaga keberlanjutan sumber air.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/img_5418/" rel="attachment wp-att-1014"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-1014 aligncenter" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-300x168.jpg" alt="" width="375" height="210" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-300x168.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-1024x575.jpg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-768x431.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-1536x862.jpg 1536w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-2048x1150.jpg 2048w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-748x420.jpg 748w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-640x359.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_5418-681x382.jpg 681w" sizes="(max-width: 375px) 100vw, 375px" /></a><em><span style="font-size: 10pt;">Tim Pengabdian kepada Masyarakat USU bersama masyarakat Desa Tipang saat melakukan peninjauan kawasan sumber air dalam kegiatan mitigasi risiko lingkungan dan pelestarian sumber air berbasis kearifan lokal</span></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HUMBANG HASUNDUTAN</strong> — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pendampingan mitigasi risiko lingkungan dan pelestarian sumber air di Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Juni 2026. Kegiatan ini mengangkat pendekatan berbasis kearifan lokal sebagai salah satu kekuatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber daya air.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian ini mengusung tema <strong>“Pendampingan Mitigasi Risiko Lingkungan dan Pelestarian Sumber Air Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tipang, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan”</strong> tersebut diketuai <strong>Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S.</strong>, dengan anggota <strong>Ir. Ronald Leonardo Siregar, S.T., M.T.</strong> dan <strong>Prof. Hamzon Situmorang, M.S., Ph.D.</strong> Kegiatan merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara bertema mitigasi bencana.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan kegiatan melibatkan unsur masyarakat Desa Tipang melalui peninjauan lapangan terhadap sumber air dan lingkungan sekitarnya, diskusi dengan masyarakat, serta identifikasi persoalan yang berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya air. Dokumentasi kegiatan menunjukkan tim bersama masyarakat meninjau langsung kawasan aliran air dan melakukan diskusi mengenai kondisi lingkungan serta upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga sumber air secara berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Desa Tipang merupakan salah satu desa tradisional di kawasan Kaldera Toba. Kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakatnya memiliki hubungan yang kuat dengan kondisi lingkungan, khususnya keberadaan sumber air. Dalam pandangan masyarakat Batak Toba, air atau <em>aek</em> tidak hanya merupakan kebutuhan dasar kehidupan, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, dan simbolik. Kearifan masyarakat dalam pengelolaan sumber air antara lain tercermin melalui konsep <em>sihali aek</em> dan praktik <em>marsirimpa</em> atau gotong royong.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut kerangka program yang dipimpin Robert Sibarani, pelestarian lingkungan akan lebih kuat apabila pengetahuan ilmiah dapat dipertemukan dengan pengetahuan lokal yang telah diwariskan masyarakat secara turun-temurun. Kearifan lokal tidak hanya perlu dipertahankan sebagai identitas budaya, tetapi juga direvitalisasi agar tetap mampu menjawab tantangan lingkungan masa kini.</p>
<p style="text-align: justify;">Program tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat, antara lain masih terbatasnya pemahaman mengenai mitigasi risiko lingkungan, melemahnya praktik kearifan lokal dalam pengelolaan sumber air, serta belum tersusunnya model mitigasi risiko lingkungan berbasis kearifan lokal yang sistematis dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi tersebut menjadi penting karena perubahan iklim, perubahan tata guna lahan, berkurangnya tutupan vegetasi pada kawasan resapan, dan meningkatnya aktivitas manusia dapat memengaruhi kualitas maupun kuantitas sumber air. Karena itu, perlindungan terhadap sumber air tidak cukup dilakukan melalui pendekatan teknis semata, tetapi membutuhkan keterlibatan dan kesadaran bersama masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pelaksanaannya, program menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat tidak ditempatkan semata-mata sebagai penerima program, tetapi sebagai pihak yang mempunyai pengetahuan, pengalaman, dan peran penting dalam merumuskan upaya perlindungan lingkungan. Pendekatan tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan antara tim perguruan tinggi dan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu bagian penting kegiatan adalah peninjauan terhadap kondisi sumber dan aliran air. Melalui kegiatan lapangan, tim dan masyarakat dapat melihat secara langsung karakteristik lingkungan serta berbagai faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya pelestarian. Tahapan ini sejalan dengan rancangan kegiatan yang menempatkan pemetaan sumber air dan risiko lingkungan sebagai dasar untuk menentukan langkah mitigasi berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain peninjauan lapangan, dilakukan pula diskusi bersama masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang untuk menggali kembali nilai-nilai lokal yang berkaitan dengan hubungan manusia dan alam. Konsep <em>sihali aek</em> menekankan pentingnya keterhubungan sumber-sumber air, sedangkan <em>marsirimpa</em> menegaskan semangat kerja bersama dalam mengelola sumber daya yang menjadi kepentingan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Penguatan nilai tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga sumber air merupakan tanggung jawab bersama. Program juga diarahkan untuk mendorong terbentuknya praktik pelestarian yang tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi dapat diteruskan masyarakat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Strategi keberlanjutan program memang menempatkan penguatan kapasitas masyarakat dan mekanisme lokal pengelolaan sumber air sebagai unsur utama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan pengabdian ini sekaligus memiliki keterkaitan dengan <strong>Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)</strong>, terutama Tujuan 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, serta Tujuan 15 tentang Ekosistem Daratan. Program juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan hasil pengetahuan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui pengabdian tersebut, USU bersama masyarakat Desa Tipang berupaya membangun model mitigasi risiko lingkungan yang berpijak pada kekuatan budaya lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian sumber air sekaligus mempertahankan kearifan lokal Batak Toba sebagai modal penting dalam menghadapi perubahan lingkungan</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/">USU Dampingi Masyarakat Desa Tipang Mitigasi Risiko Lingkungan dan Lestarikan Sumber Air</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/usu-dampingi-masyarakat-desa-tipang-mitigasi-risiko-lingkungan-dan-lestarikan-sumber-air/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Sesungguhnya tentang Chapel USU</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/fakta-sesungguhnya-tentang-chapel-usu/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/fakta-sesungguhnya-tentang-chapel-usu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 08:21:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=1009</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait renovasi Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) perlu dipahami secara utuh, objektif, dan berdasarkan fakta yang sebenarnya. Oleh karena itu, Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, Majelis Chapel USU, Yayasan Chapel USU, dan Pimpinan Universitas Sumatera Utara merasa perlu menyampaikan sejumlah fakta yang telah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/fakta-sesungguhnya-tentang-chapel-usu/">Fakta Sesungguhnya tentang Chapel USU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait renovasi Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) perlu dipahami secara utuh, objektif, dan berdasarkan fakta yang sebenarnya. Oleh karena itu, Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, Majelis Chapel USU, Yayasan Chapel USU, dan Pimpinan Universitas Sumatera Utara merasa perlu menyampaikan sejumlah fakta yang telah dibahas dan disepakati bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun sivitas akademika.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyampaian fakta ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus untuk memastikan bahwa seluruh pihak memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Semua pihak mengharapkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak lengkap, tidak terverifikasi, atau yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, perpecahan, maupun sentimen yang tidak sehat di lingkungan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Renovasi Dilakukan untuk Optimalisasi Pembinaan Kerohanian</strong></span><br />
Renovasi Chapel USU dilakukan sebagai bagian dari revitalisasi dan optimalisasi pelayanan kerohanian mahasiswa Kristen dan sivitas akademika USU. Saat ini jumlah mahasiswa Kristen di Universitas Sumatera Utara diperkirakan telah mencapai lebih dari 9.000 orang yang tersebar di 15 fakultas sehingga perlu dibuat 2 tingkat sebagaimana yang telah dirancang pada masa renovasi tahun 2015, yang pada saat itu tidak jadi dibuat 2 tingkat karena dana yang terbatas.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua PIWK USU, Prof. Dr. Robert Sibarani, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan untuk meningkatkan daya tampung, memperbaiki kondisi bangunan, serta memperkuat fungsi Chapel sebagai pusat pembinaan spiritualitas mahasiswa, dosen, pegawai, dan warga Kristen di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain peningkatan kapasitas, renovasi juga dilakukan sebagai bagian dari perbaikan infrastruktur dan mitigasi banjir setelah kawasan Chapel terdampak banjir pada November 2025. Karena itu, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada bangunan utama, tetapi juga mencakup perbaikan sistem drainase dan lingkungan sekitar agar aktivitas pelayanan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi</strong></span><br />
Fakta pertama yang perlu ditegaskan adalah bahwa renovasi Chapel USU yang sedang direncanakan tidak akan menghentikan kegiatan ibadah dan pelayanan kerohanian. Hal itu juga dilakukan pada renovasi tahun 2015.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan hasil rapat yang difasilitasi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis USU pada 30 April 2026, Universitas Sumatera Utara telah menyediakan tempat ibadah sementara selama proses renovasi berlangsung. Dengan demikian, ibadah Minggu, persekutuan doa atau kegiatan kerohanian lain tetap berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p style="text-align: justify;">PIWK USU, Majelis Chapel USU, Yayasan Chapel USU, dan Pimpinan USU memiliki komitmen yang sama bahwa pelayanan kerohanian mahasiswa dan sivitas akademika harus tetap berlangsung secara berkesinambungan selama masa renovasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ringkasnya, dengan adanya fasilitas sementara yang telah disediakan oleh universitas, aktivitas ibadah dan pembinaan rohani tetap berjalan tanpa terputus.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Pdt. Gloria Balle Tetap Menerima <em>Goodwill</em> Hingga Masa Pensiun</strong></span><br />
Fakta kedua yang perlu diketahui adalah bahwa Majelis Chapel USU tetap memberikan <em>goodwill</em> atau honorarium kepada Pdt. Gloria Balle hingga masa pensiunnya yang akan berakhir pada bulan Juni 2027.</p>
<p style="text-align: justify;">Majelis Chapel USU menegaskan bahwa renovasi bangunan Chapel tidak berkaitan dengan penghentian hak-hak yang selama ini diterima oleh Pdt. Gloria Balle. Sebagai pelayan yang telah mengabdikan diri dalam pelayanan kerohanian di lingkungan Chapel USU, hak-hak yang telah menjadi ketentuan tetap diberikan sampai masa akhir pension beliau.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun dalam melayani mahasiswa, dosen, pegawai, dan seluruh keluarga besar Universitas Sumatera Utara.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Tempat Tinggal Tetap Disediakan Oleh USU</strong></span><br />
Fakta ketiga yang perlu disampaikan adalah bahwa Universitas Sumatera Utara tetap menyediakan tempat tinggal bagi Pdt. Gloria Balle hingga masa pensiunnya pada bulan Juni 2027.</p>
<p style="text-align: justify;">Pimpinan USU telah memastikan bahwa selama masa renovasi berlangsung, fasilitas tempat tinggal yang selama ini digunakan tetap menjadi perhatian universitas sehingga beliau tetap dapat menjalankan tugas dan aktivitasnya dengan baik hingga memasuki masa pensiun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian, tidak terdapat kebijakan yang menghilangkan hak tempat tinggal Pdt. Gloria Balle selama masa renovasi berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Pendanaan Renovasi Berasal dari Swadaya</strong></span><br />
PIWK USU dan Yayasan Chapel USU menjelaskan bahwa renovasi Chapel USU tidak menggunakan anggaran Universitas Sumatera Utara dan tidak membebani mahasiswa maupun jemaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pendanaan renovasi berasal dari swadaya dan partisipasi warga Kristen USU melalui PIWK USU bersama Yayasan Chapel USU. Model pendanaan serupa juga pernah dilakukan pada renovasi Chapel sebelumnya pada tahun 2015.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, renovasi ini merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian bersama dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kerohanian di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong>Komitmen Menjaga Persatuan dan Kebersamaan</strong></span><br />
PIWK USU, Majelis Chapel USU, Yayasan Chapel USU, dan Pimpinan Universitas Sumatera Utara berharap seluruh pihak dapat menyikapi proses renovasi ini secara bijaksana, proporsional, dan berdasarkan fakta yang benar.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua pihak mengajak masyarakat untuk tidak memutarbalikkan fakta, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak membangun opini yang menyesatkan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan provokasi, konflik sosial, ataupun sentimen berbasis suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).</p>
<p style="text-align: justify;">Penyampaian informasi yang tidak sesuai dengan fakta berpotensi menimbulkan kerugian bagi individu maupun lembaga serta dapat mengganggu keharmonisan kehidupan kampus yang selama ini terjaga dengan baik. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan mengedepankan dialog, klarifikasi, dan penyampaian informasi yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya, renovasi Chapel USU dilakukan untuk kepentingan pelayanan kerohanian mahasiswa Kristen dan sivitas akademika Universitas Sumatera Utara. Fakta yang sebenarnya adalah bahwa ibadah tetap berjalan di tempat sementara yang telah disediakan oleh USU, Pdt. Gloria Balle tetap menerima <em>goodwill</em> sebesar gajinya per bulan dari Majelis Chapel USU hingga masa pensiunnya pada Juni 2027, serta tempat tinggal beliau tetap disediakan oleh USU sampai masa pensiun. Seluruh proses renovasi dilaksanakan dalam semangat pelayanan, kebersamaan, dan tanggung jawab untuk menghadirkan fasilitas kerohanian yang lebih baik bagi generasi mahasiswa USU sekarang dan pada masa yang akan datang. [<span style="color: #993300;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/fakta-sesungguhnya-tentang-chapel-usu/">Fakta Sesungguhnya tentang Chapel USU</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/fakta-sesungguhnya-tentang-chapel-usu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen dan Pegawai Kristen USU Dukung Penyelesaian Renovasi Chapel USU, Ibadah Tetap Berjalan Selama Masa Renovasi</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/dosen-dan-pegawai-kristen-usu-dukung-penyelesaian-renovasi-chapel-usu-ibadah-tetap-berjalan-selama-masa-renovasi/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/dosen-dan-pegawai-kristen-usu-dukung-penyelesaian-renovasi-chapel-usu-ibadah-tetap-berjalan-selama-masa-renovasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 05:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=1006</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Sejumlah dosen dan pegawai Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) bersama keluarga pendiri Chapel USU berkumpul di Gedung Rektorat USU pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus dukungan terhadap proses penyelesaian renovasi Chapel USU yang sedang direncanakan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/dosen-dan-pegawai-kristen-usu-dukung-penyelesaian-renovasi-chapel-usu-ibadah-tetap-berjalan-selama-masa-renovasi/">Dosen dan Pegawai Kristen USU Dukung Penyelesaian Renovasi Chapel USU, Ibadah Tetap Berjalan Selama Masa Renovasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #800000;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Sejumlah dosen dan pegawai Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) bersama keluarga pendiri Chapel USU berkumpul di Gedung Rektorat USU pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi sekaligus dukungan terhadap proses penyelesaian renovasi Chapel USU yang sedang direncanakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh sejumlah dosen senior serta tokoh Kristen di lingkungan USU. Mereka menyampaikan pandangan dan harapan agar proses renovasi Chapel USU dapat berjalan dengan baik, lancar, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa Kristen di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan tersebut, para peserta pertemuan menegaskan bahwa renovasi Chapel USU merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan kerohanian yang selama ini telah berlangsung secara aktif di lingkungan universitas. Selain itu, mereka juga menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah dan dukungan yang telah diberikan oleh pimpinan universitas dalam upaya menyelesaikan proses renovasi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Dr. Ternala Barus dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan universitas atas perhatian yang diberikan terhadap penyelesaian Chapel USU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan seluruh fasilitasi yang telah diberikan oleh Rektor USU terhadap penyelesaian Chapel USU. Kami melihat adanya komitmen yang baik dari pimpinan universitas untuk memastikan bahwa kebutuhan pembinaan kerohanian warga kampus tetap menjadi perhatian,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Prof. Ternala, keberadaan Chapel USU memiliki nilai penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai spiritual, serta wadah pembentukan moral bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.</p>
<p style="text-align: justify;">Senada dengan hal tersebut, Prof. Hamzon Situmorang, Ph.D., dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), menjelaskan bahwa selama proses renovasi berlangsung, kegiatan ibadah dan pembinaan rohani tetap dapat berjalan karena universitas telah menyediakan fasilitas sementara yang dapat digunakan oleh warga kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dengan fasilitas gedung yang telah disediakan oleh Bapak Rektor sebagai tempat ibadah sementara, kegiatan ibadah tetap berjalan selama masa renovasi. Ini merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti sehingga pelayanan dan pembinaan rohani tidak terhenti,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menambahkan bahwa keberlangsungan kegiatan ibadah menjadi hal yang penting bagi mahasiswa, dosen dan pegawai yang selama ini aktif mengikuti berbagai kegiatan kerohanian di Chapel USU. Menurutnya, dukungan terhadap renovasi perlu terus dibangun dalam semangat persatuan dan kebersamaan agar proses yang sedang berlangsung dapat segera diselesaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Prof. drg. Sondang Panggabean, Ph.D., dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), mengajak seluruh warga kampus, khususnya dosen dan pegawai USU yang beragama Kristen, untuk mendukung proses renovasi melalui doa dan sikap yang positif.<br />
“Kita membawa seluruh proses ini dalam doa agar kondisi dan penyelesaian Chapel USU dapat berjalan dengan baik, damai, dan penuh hikmat. Harapan kita bersama, Chapel USU dapat direnovasi dengan baik untuk kepentingan seluruh sivitas akademika, khususnya bagi pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen USU,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menekankan bahwa cita-cita pendiriannya, Chapel USU, pada awalnya telah menjadi salah satu pusat kegiatan pembinaan iman yang berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Oleh karena itu, renovasi yang dilakukan diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Kristen di Universitas Sumatera Utara mencapai lebih dari 9.000 orang. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan akan sarana ibadah dan pembinaan rohani yang memadai di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang sama disampaikan oleh Dr. Jenny Purba dari Fakultas Keperawatan. Menurutnya, keberadaan Chapel USU memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai aktivitas kerohanian yang berlangsung hampir setiap hari.</p>
<p style="text-align: justify;">“Mahasiswa USU dan seluruh sivitas akademika sangat membutuhkan renovasi Chapel USU. Jika Chapel direnovasi sesuai dengan rancangan gambarnya, berbagai kegiatan kerohanian dapat dilaksanakan secara rutin mulai dari hari Senin hingga Minggu. Karena itu, keberadaan fasilitas yang layak dan nyaman menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr. Jenny menjelaskan bahwa Chapel USU tidak hanya digunakan untuk ibadah rutin, tetapi juga menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan rohani, persekutuan doa, pendalaman Alkitab, konseling pastoral, pelatihan kepemimpinan rohani mahasiswa, pembinaan karakter akademik yang Kristianu, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan warga kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, renovasi yang sedang direncanakan merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan kehidupan spiritual di lingkungan universitas. Dengan fasilitas yang lebih baik, kegiatan pembinaan karakter dan moral mahasiswa diharapkan dapat berlangsung secara lebih optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta juga menegaskan pentingnya menjaga suasana yang damai, harmonis, dan saling menghormati selama proses renovasi berlangsung. Mereka berharap seluruh pihak dapat mendukung penyelesaian renovasi dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Sumatera Utara.</p>
<p style="text-align: justify;">Para peserta pertemuan juga menyampaikan keyakinan bahwa Chapel USU memiliki sejarah panjang dalam perjalanan kehidupan kampus. Selama bertahun-tahun, tempat ibadah tersebut telah menjadi ruang spiritual yang melayani kebutuhan rohani mahasiswa, dosen, pegawai, alumni, serta berbagai komunitas warga Kristen yang berada di lingkungan universitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, renovasi yang dilakukan saat ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa fungsi pelayanan dan pembinaan rohani dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta mampu menjawab kebutuhan generasi mahasiswa pada masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Menutup pertemuan tersebut, Pdt. Dr. Ance Sitohang, M.Div., M.Th selaku Chaplain sekaligus dosen pengajar Agama Kristen di USU menyampaikan pesan reflektif dan doa bagi seluruh proses yang sedang berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami berdoa kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah, memelihara persatuan, dan menuntun seluruh proses renovasi Chapel USU hingga tuntas. Harapan kami, Chapel USU dapat kembali menjadi tempat ibadah yang nyaman, teduh, dan penuh berkat bagi seluruh keluarga besar Universitas Sumatera Utara,” tuturnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pertemuan tersebut, dosen dan pegawai Kristen USU berharap proses renovasi Chapel USU dapat berjalan lancar hingga selesai. Mereka meyakini bahwa keberadaan Chapel USU yang lebih baik di masa depan akan menjadi sarana penting dalam mendukung pembinaan spiritual, penguatan karakter, serta pengembangan nilai-nilai kemanusiaan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Sumatera Utara. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/dosen-dan-pegawai-kristen-usu-dukung-penyelesaian-renovasi-chapel-usu-ibadah-tetap-berjalan-selama-masa-renovasi/">Dosen dan Pegawai Kristen USU Dukung Penyelesaian Renovasi Chapel USU, Ibadah Tetap Berjalan Selama Masa Renovasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/dosen-dan-pegawai-kristen-usu-dukung-penyelesaian-renovasi-chapel-usu-ibadah-tetap-berjalan-selama-masa-renovasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Chaplin “Pendeta Chapel” USU Bersuara Renovasi dan Revitalisasi Chapel USU Dinilai Mendesak demi Pembinaan Warga Kristen Kampus</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/chaplin-pendeta-chapel-usu-bersuara-renovasi-dan-revitalisasi-chapel-usu-dinilai-mendesak-demi-pembinaan-warga-kristen-kampus/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/chaplin-pendeta-chapel-usu-bersuara-renovasi-dan-revitalisasi-chapel-usu-dinilai-mendesak-demi-pembinaan-warga-kristen-kampus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 10:49:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=1002</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Keberadaan Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menjadi perhatian sejumlah dosen Chaplin “Pdt. Chapel” USU dan dosen Agama Kristen di lingkungan USU. Mereka menegaskan bahwa Chapel USU harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai sarana pembinaan iman warga Kristen kampus termasuk mahasiswa Kristen, bukan sebagai gereja ataupun persekutuan jemaat mandiri yang memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/chaplin-pendeta-chapel-usu-bersuara-renovasi-dan-revitalisasi-chapel-usu-dinilai-mendesak-demi-pembinaan-warga-kristen-kampus/">Chaplin “Pendeta Chapel” USU Bersuara Renovasi dan Revitalisasi Chapel USU Dinilai Mendesak demi Pembinaan Warga Kristen Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Keberadaan Chapel Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menjadi perhatian sejumlah dosen Chaplin “Pdt. Chapel” USU dan dosen Agama Kristen di lingkungan USU. Mereka menegaskan bahwa Chapel USU harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai sarana pembinaan iman warga Kristen kampus termasuk mahasiswa Kristen, bukan sebagai gereja ataupun persekutuan jemaat mandiri yang memiliki jemaat tetap.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandangan tersebut disampaikan oleh Pdt. Prof. Risnawaty Sinulingga, M.Th. sebagai Chaplin Senior USU dan Pdt. Dr. Ance Marintan D. Sitohang, SP., M.Div., M.Th. sebagai Chaplin Junior USU, ASN yang digaji pemerintah, yang salah satu tugasnya adalah untuk pembinaan kerohanian sivitas akademika terutama mahasiswa USU yang beragama Kristen. Kedua chaplin “pendeta chapel” ini menilai revitalisasi dan renovasi Chapel USU merupakan kebutuhan mendesak demi menunjang pembinaan kerohanian mahasiswa serta sivitas akademika Kristen di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut mereka, Chapel USU merupakan fasilitas pembinaan kerohanian yang berada di bawah otoritas Rektor USU melalui Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU. Karena itu, Chapel bukanlah gereja independen, melainkan sarana pembinaan iman bagi mahasiswa, dosen, pegawai, serta masyarakat Kristen yang berada di sekitar kawasan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">“Chapel tetaplah chapel, bukan gereja maupun persekutuan jemaat mandiri yang punya jemaat tetap. Fungsi utama Chapel adalah pembinaan warga iman Kristen kampus, yakni mahasiswa, dosen, pegawai, dan keluarga besar Kristen USU,” ujar Pdt. Prof. Risnawaty Sinulingga, M.Th.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi berbagai penyimpangan pemahaman mengenai status dan fungsi Chapel USU. Menurutnya, sebagian pihak mulai menyamakan Chapel dengan gereja, padahal secara kelembagaan Chapel USU merupakan fasilitas pembinaan milik universitas yang diperuntukkan bagi pelayanan kerohanian kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Pdt. Dr. Ance Marintan D. Sitohang, SP., M.Div., M.Th. menyesalkan munculnya pemberitaan yang menggiring opini seolah-olah renovasi Chapel berkaitan dengan penghambatan ibadah umat Kristen. Dia menegaskan bahwa USU tidak pernah melarang ataupun menghentikan aktivitas ibadah Kristen yang selama ini berjalan di kawasan kampus. Orang-orang yang memutarbalikkan fakta, mengutraakan fitnah, dan menyebarluaskan isu provokatif yang berbau SARA semoga secepatnya bertobat.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, renovasi Chapel merupakan program yang telah direncanakan dan mendapat persetujuan resmi dari pihak universitas berdasarkan permohonan PIWK USU. Selama proses renovasi berlangsung, kegiatan ibadah tetap dapat difasilitasi di lokasi alternatif di lingkungan kampus, seperti pendopo maupun gedung lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, masyarakat Kristen yang berasal dari berbagai denominasi gereja juga tetap dapat melaksanakan ibadah di gereja masing-masing tanpa hambatan. Ia menambahkan bahwa penutupan sementara Chapel USU untuk renovasi sebelumnya juga pernah dilakukan pada tahun 2015 tanpa menimbulkan polemik.</p>
<p style="text-align: justify;">“Penutupan sementara Chapel dalam rangka renovasi juga pernah dilakukan pada saat renovasi tahun 2015 dan pada waktu itu tidak menimbulkan polemik seperti sekarang,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih jauh, kedua dosen tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan revitalisasi Chapel semakin mendesak karena aktivitas mahasiswa Kristen USU terus berkembang dari tahun ke tahun. Banyak mahasiswa membutuhkan ruang ibadah pada hari Jumat ketika fakultas tidak memiliki ruangan yang memadai. Selain itu, Chapel juga dibutuhkan untuk berbagai kegiatan pembinaan iman dan karakter mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan seperti persekutuan doa, pemahaman Alkitab, pembinaan karakter, hingga kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa Kristen rutin dilaksanakan dan melibatkan ratusan peserta. Bahkan sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Vokasi, disebut aktif bekerja sama dengan UKM KMK USU dalam melaksanakan pembinaan karakter mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">“Tahun lalu kegiatan pembinaan karakter dilaksanakan di Chapel dengan peserta dan pendamping sekitar 500 orang. Namun kondisi gedung dan fasilitas sangat terbatas. Jika rencana renovasi diwujudkan menjadi 2 tingkat, 1 untuk ibadah dan 1 untuk UKM kegiatan. USU sekarang memiliki lebih dari 9000 orang mahasiswa Kristen” jelas mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, revitalisasi Chapel USU dinilai penting agar fungsi pembinaan kerohanian warga Kristen kampus dapat berjalan lebih optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan universitas. Mereka berharap renovasi tersebut dapat segera terealisasi demi mendukung pembentukan karakter dan pembinaan iman generasi muda Kristen di lingkungan USU. [<span style="color: #993300;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/chaplin-pendeta-chapel-usu-bersuara-renovasi-dan-revitalisasi-chapel-usu-dinilai-mendesak-demi-pembinaan-warga-kristen-kampus/">Chaplin “Pendeta Chapel” USU Bersuara Renovasi dan Revitalisasi Chapel USU Dinilai Mendesak demi Pembinaan Warga Kristen Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/chaplin-pendeta-chapel-usu-bersuara-renovasi-dan-revitalisasi-chapel-usu-dinilai-mendesak-demi-pembinaan-warga-kristen-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi Chapel USU: Jangan Ada yang Menyebarluaskan Berita Bohong</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi-chapel-usu-jangan-ada-yang-menyebarluaskan-berita-bohong/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi-chapel-usu-jangan-ada-yang-menyebarluaskan-berita-bohong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 07:13:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=999</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU akan segera melakukan renovasi Chapel USU sebagai langkah revitalisasi dan optimalisasi pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen serta sivitas akademika di lingkungan kampus. Renovasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas bangunan sekaligus memperkuat fungsi Chapel sebagai pusat pembinaan spiritualitas mahasiswa, dosen, pegawai, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi-chapel-usu-jangan-ada-yang-menyebarluaskan-berita-bohong/">USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi Chapel USU: Jangan Ada yang Menyebarluaskan Berita Bohong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU akan segera melakukan renovasi Chapel USU sebagai langkah revitalisasi dan optimalisasi pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen serta sivitas akademika di lingkungan kampus. Renovasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas bangunan sekaligus memperkuat fungsi Chapel sebagai pusat pembinaan spiritualitas mahasiswa, dosen, pegawai, dan warga Kristen di USU.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua PIWK USU, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., menjelaskan bahwa renovasi dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah mahasiswa Kristen di USU yang saat ini diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 orang yang tersebar di 15 fakultas. Sementara itu, kapasitas Chapel USU saat ini hanya mampu menampung sekitar 300 hingga 350 orang. Renovasi ini dimotori oleh Yayasan Chapel USU yang diketuai oleh Prof. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li., dengan dukungan Majelis Chapel USU yang diketuai oleh Prof. Dr. Tonel Barus serta Sekretaris Majelis Chapel USU, Dr. Timbul Sinaga. Renovasi ini juga melanjutkan semangat pembangunan sebelumnya pada tahun 2015 yang didukung secara swadaya oleh anggota PIWK dan civitas akademika Kristen USU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Renovasi dilakukan demi meningkatkan daya tampung dan mengoptimalkan fungsi Chapel USU sebagai sarana pembinaan kerohanian civitas akademika Kristen di lingkungan kampus,” ujar Prof. Robert kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span>, Senin (19/5/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan bahwa rencana awal renovasi hanya berupa penambahan balkon pada sisi kiri dan kanan bangunan. Namun, setelah dilakukan pembahasan lebih lanjut, desain akhir pembangunan ditingkatkan menjadi dua lantai sehingga kapasitas Chapel dapat bertambah hampir dua kali lipat dan fungsinya menjadi lebih optimal dalam mendukung kegiatan pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen di USU.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain meningkatkan kapasitas, renovasi juga dilakukan sebagai langkah perbaikan infrastruktur dan mitigasi banjir. Kawasan Chapel USU diketahui sempat terdampak banjir pada November 2025 sehingga perbaikan akan difokuskan pada sumber-sumber genangan di sekitar bangunan agar aktivitas pembinaan kerohanian dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Prof. Robert, rencana renovasi tersebut telah dibahas bersama seluruh pihak terkait dalam rapat yang difasilitasi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis USU, Muhammad Anggia Muchtar, pada 30 April 2026. Hasil rapat tersebut telah dituangkan dalam notula resmi dan telah disosialisasikan kembali kepada warga serta pihak-pihak terkait.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait pelaksanaan renovasi, USU juga memastikan bahwa seluruh aktivitas ibadah tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung sesuai notula rapat tanggal 30 April 2026. USU menyatakan siap memfasilitasi alternatif tempat ibadah sementara selama masa renovasi agar kegiatan ibadah Minggu tetap dapat berlangsung secara berkesinambungan bagi civitas akademika Kristen yang memerlukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena Chapel USU bukan gereja yang memiliki jemaat tetap, melainkan sarana pembinaan kerohanian civitas akademika Kristen di lingkungan kampus, maka anggota PIWK yang selama ini juga terdaftar sebagai jemaat di gereja masing-masing tetap dapat melaksanakan ibadah di gereja mereka selama masa renovasi, sebagaimana yang telah berlangsung pada renovasi Chapel USU tahun 2015 yang memakan waktu lebih dari satu tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekretaris Majelis Chapel USU, Dr. Timbul Sinaga, menegaskan bahwa USU memastikan aktivitas ibadah tetap berjalan selama masa renovasi Chapel USU. Oleh karena itu, jangan ada yang memprovokasi seolah-olah rumah ibadah ditutup, jangan ada yang menyebarkan berita bohong bahwa ada penutupan rumah ibadah, apalagi Chapel USU bukan gereja yang memiliki jemaat tetap, jangan ada yang memfitnah orang atau institusi, dan jangan ada yang memutarbalikkan fakta terkait renovasi tersebut. Ia menegaskan bahwa renovasi ini dilakukan demi kepentingan pembinaan kerohanian generasi muda, mahasiswa Kristen USU, dan seluruh sivitas akademika Kristen di lingkungan kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">“Renovasi ini dilaksanakan untuk pembinaan kerohanian demi masa depan generasi muda, mahasiswa USU yang beragama Kristen, dan seluruh sivitas akademika USU. Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menjaga suasana yang kondusif, objektif, dan penuh tanggung jawab,” ujar Dr. Timbul Sinaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert juga menegaskan bahwa sejak awal Chapel USU bukan diperuntukkan sebagai gereja dengan jemaat tetap, melainkan sebagai sarana pembinaan spiritualitas civitas akademika Kristen di lingkungan kampus. Oleh karena itu, revitalisasi Chapel diarahkan untuk memperkuat fungsi pembinaan karakter, pelayanan rohani, dan pengembangan spiritual mahasiswa Kristen di USU, terutama dalam kegiatan pembinaan hari Senin hingga Sabtu di samping pelaksanaan ibadah hari Minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait status lahan, Prof. Robert menjelaskan bahwa lokasi Chapel USU merupakan aset milik USU berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Sumatera Utara tertanggal 25 Januari 1986. Lahan tersebut diberikan kepada PIWK untuk dipergunakan membangun Chapel USU, bukan untuk dimiliki secara pribadi atau kelembagaan di luar USU.<br />
Lebih lanjut, Prof. Robert menambahkan bahwa renovasi tidak menggunakan anggaran USU maupun membebani jemaat. Seluruh pendanaan pembangunan berasal dari swadaya PIWK bersama Yayasan Chapel USU dan Majelis Chapel USU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Renovasi ini bertujuan untuk revitalisasi dan optimalisasi Chapel USU agar semakin maksimal dalam melayani kebutuhan pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen dan civitas akademika di lingkungan Universitas Sumatera Utara,” demikian disampaikannya. [<span style="color: #993300;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi-chapel-usu-jangan-ada-yang-menyebarluaskan-berita-bohong/">USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi Chapel USU: Jangan Ada yang Menyebarluaskan Berita Bohong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi-chapel-usu-jangan-ada-yang-menyebarluaskan-berita-bohong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renovasi Chapel USU demi Optimalisasi Pembinaan Kerohanian Mahasiswa Kristen: USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/renovasi-chapel-usu-demi-optimalisasi-pembinaan-kerohanian-mahasiswa-kristen-usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/renovasi-chapel-usu-demi-optimalisasi-pembinaan-kerohanian-mahasiswa-kristen-usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 06:15:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=997</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU akan segera melaksanakan renovasi Chapel USU sebagai langkah revitalisasi guna meningkatkan kualitas pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen serta seluruh civitas akademika di lingkungan kampus. Renovasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas bangunan sekaligus memperkuat fungsi Chapel sebagai pusat pembinaan spiritualitas mahasiswa, dosen, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/renovasi-chapel-usu-demi-optimalisasi-pembinaan-kerohanian-mahasiswa-kristen-usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi/">Renovasi Chapel USU demi Optimalisasi Pembinaan Kerohanian Mahasiswa Kristen: USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID </strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU akan segera melaksanakan renovasi Chapel USU sebagai langkah revitalisasi guna meningkatkan kualitas pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen serta seluruh civitas akademika di lingkungan kampus. <span style="color: #800000;"><strong>Renovasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas bangunan sekaligus memperkuat fungsi Chapel sebagai pusat pembinaan spiritualitas mahasiswa, dosen, pegawai, dan warga Kristen di USU.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ketua PIWK USU, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., menjelaskan bahwa renovasi Chapel merupakan respons terhadap peningkatan jumlah mahasiswa Kristen di USU yang kini diperkirakan telah mencapai lebih dari 9.000 orang yang tersebar di 15 fakultas. Sementara itu, kapasitas Chapel saat ini hanya mampu menampung sekitar 300 hingga 350 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">“Renovasi dilakukan demi meningkatkan daya tampung dan mengoptimalkan fungsi Chapel USU sebagai sarana pembinaan kerohanian civitas akademika Kristen di lingkungan kampus,” ujar Prof. Robert kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span>, Senin (11/5/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Renovasi ini dimotori oleh Yayasan Chapel USU yang diketuai oleh Prof. Ningrum Natasya Sirait, SH, M.Li, serta didukung oleh Majelis Chapel USU yang dipimpin oleh Prof. Dr. Tonel Barus sebagai ketua dan Dr. Timbul Sinaga sebagai sekretaris. Renovasi tersebut mengulang semangat kebersamaan seperti pembangunan sebelumnya pada tahun 2015, yang juga didukung pendanaan swadaya seluruh anggota PIWK dan civitas akademika Kristen di USU.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Desain Ditingkatkan Jadi Dua Lantai</strong><br />
Prof. Robert mengungkapkan, rencana awal renovasi hanya berupa penambahan balkon di sisi kiri dan kanan bangunan. Namun setelah melalui pembahasan lebih lanjut, desain pembangunan kemudian ditingkatkan menjadi dua lantai.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah ini diambil agar kapasitas Chapel dapat bertambah hampir dua kali lipat sekaligus meningkatkan fungsi bangunan sebagai pusat pembinaan rohani yang lebih optimal.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain meningkatkan daya tampung, renovasi juga diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur dan memperkuat upaya mitigasi banjir. Kawasan Chapel diketahui pernah terdampak banjir pada November 2025, sehingga perbaikan akan difokuskan pada sumber-sumber genangan di sekitar bangunan demi kenyamanan dan keamanan aktivitas pembinaan kerohanian.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>USU Pastikan Ibadah Minggu Tetap Berjalan</strong><br />
Terkait pelaksanaan renovasi, USU memastikan bahwa aktivitas ibadah hari Minggu tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung. Hal ini sesuai notula rapat yang difasilitasi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis USU, Muhammad Anggia Muchtar, pada 30 April 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert menyampaikan bahwa hasil rapat tersebut telah dituangkan dalam notula resmi dan telah disosialisasikan kembali kepada warga serta pihak terkait.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam notula rapat tersebut, <span style="color: #800000;"><strong>USU menyatakan siap memfasilitasi alternatif tempat ibadah sementara selama masa renovasi</strong></span> agar ibadah Minggu dapat berlangsung secara berkesinambungan terutama bagi mereka yang memerlukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, Prof. Robert menegaskan bahwa Chapel USU tidak memiliki jemaat tetap. Selama masa renovasi, anggota PIWK yang terdaftar pada gereja masing-masing dapat beribadah di gereja mereka sebagaimana yang pernah terjadi pada renovasi tahun 2015 yang berlangsung lebih dari satu tahun.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Chapel Bukan Gereja Jemaat Tetap</strong><br />
Prof. Robert kembali menegaskan bahwa sejak awal Chapel USU bukan diperuntukkan sebagai gereja dengan jemaat tetap, melainkan sebagai sarana pembinaan spiritualitas civitas akademika Kristen di kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, revitalisasi Chapel diarahkan untuk memperkuat fungsi pembinaan karakter, pelayanan rohani, serta pengembangan spiritual mahasiswa Kristen yang aktif digunakan dari hari Senin hingga Sabtu, di samping ibadah Minggu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Status Lahan Milik USU Sejak 1986</strong><br />
Menjawab isu yang berkembang, Prof. Robert juga menjelaskan bahwa lahan tempat berdirinya Chapel USU merupakan aset milik USU berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Sumatera Utara tertanggal 25 Januari 1986.</p>
<p style="text-align: justify;">Lahan tersebut diberikan kepada PIWK untuk dipergunakan membangun Chapel USU, namun bukan untuk dimiliki.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Renovasi Murni Swadaya, Tanpa Anggaran USU</strong><br />
Dalam keterangannya, Prof. Robert menegaskan bahwa renovasi Chapel USU tidak menggunakan anggaran USU dan tidak membebani jemaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pendanaan pembangunan sepenuhnya berasal dari swadaya PIWK, bersama Yayasan Chapel USU serta Majelis Chapel USU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Renovasi ini bertujuan untuk revitalisasi dan optimalisasi Chapel USU agar semakin maksimal dalam melayani kebutuhan pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen dan civitas akademika di lingkungan Universitas Sumatera Utara,” pungkasnya. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/renovasi-chapel-usu-demi-optimalisasi-pembinaan-kerohanian-mahasiswa-kristen-usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi/">Renovasi Chapel USU demi Optimalisasi Pembinaan Kerohanian Mahasiswa Kristen: USU Pastikan Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan Selama Renovasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/renovasi-chapel-usu-demi-optimalisasi-pembinaan-kerohanian-mahasiswa-kristen-usu-pastikan-aktivitas-ibadah-tetap-berjalan-selama-renovasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Chapel USU Direnovasi: Kapasitas Ditambah, Risiko Banjir Ditekan</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/chapel-usu-direnovasi-kapasitas-ditambah-risiko-banjir-ditekan/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/chapel-usu-direnovasi-kapasitas-ditambah-risiko-banjir-ditekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 03:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=989</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID KOTA MEDAN &#124; Menanggapi simpang-siur informasi serta polemik yang berkembang dalam beberapa hari terakhir terkait renovasi Chapel Universitas Sumatera Utara (USU), Ketua Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., menegaskan bahwa pihak universitas telah memberikan perhatian serius dan mengambil langkah dialogis untuk meredam kekisruhan yang terjadi. Kepada IPMINEWS.CO.ID, Senin (11/5/2026), [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/chapel-usu-direnovasi-kapasitas-ditambah-risiko-banjir-ditekan/">Chapel USU Direnovasi: Kapasitas Ditambah, Risiko Banjir Ditekan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>KOTA MEDAN</strong></span> | Menanggapi simpang-siur informasi serta polemik yang berkembang dalam beberapa hari terakhir terkait renovasi Chapel Universitas Sumatera Utara (USU), Ketua Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., menegaskan bahwa pihak universitas telah memberikan perhatian serius dan mengambil langkah dialogis untuk meredam kekisruhan yang terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepada <span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span>, Senin (11/5/2026), Prof. Robert menjelaskan bahwa USU telah memfasilitasi pertemuan bersama seluruh pihak terkait dalam rapat yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Infrastruktur, dan Bisnis, Dr. Muhammad Anggia Muchtar S.T., MM.IT., pada 30 April 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sumatera Utara (USU), sekaligus minta maaf karena telah menambah beban kerjanya. Dalam hal ini, USU sangat respek dan sangat memberi perhatian,” ujar Prof. Robert.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert menyebutkan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh seluruh stakeholder yang terlibat, guna membahas persoalan secara terbuka dan mencari solusi bersama. Dari rapat tersebut dihasilkan notula serta keputusan yang kemudian disampaikan kepada pihak terkait dan kembali disosialisasikan pada 7 Mei 2026 kepada warga Chapel USU.<br />
“Begitu masalah itu diketahui oleh USU, semua dipanggil pada tanggal 30 April 2026. Semua duduk bersama dengan tenang dan ada keputusannya,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait isu kepemilikan, Prof. Robert menegaskan bahwa lahan tempat Chapel USU berdiri merupakan milik USU, berdasarkan Surat Keputusan Rektor USU tertanggal 25 Januari 1986 yang diterbitkan pada masa Rektor Prof. Dr. A.P. Parlindungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, lahan tersebut diberikan kepada PIWK untuk dipergunakan membangun Chapel, namun bukan untuk dimiliki.<br />
“Lahan itu milik USU berdasarkan SK yang dikeluarkan oleh Rektor Universitas Sumatera Utara pada tanggal 25 Januari 1986. Akan tetapi, itu adalah lahan untuk dipakai atau dipergunakan, bukan untuk dimiliki oleh PIWK,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert juga menekankan bahwa bangunan tersebut sejak awal memang diperuntukkan sebagai Chapel USU, bukan gereja dalam pengertian memiliki jemaat tetap.</p>
<p style="text-align: justify;">Chapel USU dibangun sebagai sarana pembinaan kerohanian mahasiswa Kristen, dosen, pegawai, serta warga Kristen yang berdomisili dan ber-KTP di lingkungan kampus USU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Perlu saya beritahukan bahwa itu adalah Chapel USU, bukan gereja. Chapel USU memang diperuntukkan pada pembinaan spiritualitas,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu alasan utama renovasi adalah peningkatan jumlah mahasiswa Kristen di USU. Saat ini, jumlah mahasiswa Kristen diperkirakan lebih dari 9.000 orang yang tersebar di 15 fakultas, sementara daya tampung Chapel hanya sekitar 300–350 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya renovasi direncanakan berupa penambahan balkon kiri dan kanan, namun desain berkembang menjadi dua lantai, sehingga kapasitas dapat meningkat hampir dua kali lipat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita mau lakukan renovasi karena memang untuk meningkatkan daya tampung&#8230; desain akhir menjadi 2 lantai sehingga bisa menampung minimal tambahan 200 orang, bahkan lebih besar,” kata Prof. Robert.<br />
Renovasi juga bertujuan menambah fasilitas pendukung bagi sembilan organ Kristen di lingkungan USU, termasuk PIWK, Yayasan Chapel USU, Majelis Chapel USU, sekretariat UKM-KMK, hingga komunitas alumni.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain peningkatan kapasitas, renovasi juga dilakukan sebagai bentuk mitigasi banjir. Prof. Robert mengungkapkan bahwa kawasan Chapel sempat mengalami banjir pada November 2025, sehingga perbaikan juga difokuskan pada sumber-sumber penyebab genangan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Di samping renovasi untuk menambah daya tampung, sebenarnya terjadi banjir di situ pada November 2025, sehingga kita juga akan melakukan mitigasi,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjawab isu pendanaan, Prof. Robert menegaskan bahwa renovasi tidak menggunakan anggaran USU dan tidak membebani warga ibadah. Dana berasal dari swadaya PIWK bersama Yayasan Chapel USU, sebagaimana renovasi yang pernah dilakukan pada tahun 2015.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dananya bukan dari USU, tetapi anggaran swadaya dari PIWK yang bekerja sama dengan Yayasan Chapel USU,” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menambahkan bahwa dana kolekte hanya bersifat partisipatif, bukan menjadi sumber utama pembangunan.</p>
<p style="text-align: justify;">Prof. Robert juga memastikan bahwa pengurus telah melakukan sosialisasi renovasi melalui surat pemberitahuan hingga pemasangan spanduk. Namun ia mengakui kemungkinan masih ada pihak yang belum menerima informasi secara menyeluruh.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita sudah menyampaikan sosialisasi untuk renovasi itu&#8230; pemberitahuan sudah kita lakukan melalui surat dan spanduk,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi adanya penolakan dan kekhawatiran sebagian pihak yang meminta perlindungan kepada Presiden RI maupun Gubernur Sumatera Utara agar ibadah tidak dihentikan, Prof. Robert menegaskan bahwa USU tidak pernah berniat menutup aktivitas ibadah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menyebutkan bahwa dalam notula rapat 30 April 2026, USU bahkan menyatakan siap memfasilitasi alternatif tempat ibadah selama masa renovasi, agar kegiatan kerohanian tetap berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Renovasi ini, menurutnya, merupakan langkah revitalisasi yang pernah dilakukan sebelumnya dan tidak bermaksud membekukan rumah ibadah, melainkan mengoptimalkan Chapel USU untuk kebutuhan rohani civitas akademika Kristen.</p>
<p style="text-align: justify;">“USU dapat memfasilitasi alternatif tempat ibadah sehingga tidak ada penutupan ibadah atau pelarangan ibadah,” pungkasnya. [<span style="color: #800000;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/chapel-usu-direnovasi-kapasitas-ditambah-risiko-banjir-ditekan/">Chapel USU Direnovasi: Kapasitas Ditambah, Risiko Banjir Ditekan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/chapel-usu-direnovasi-kapasitas-ditambah-risiko-banjir-ditekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ca-ProShield: Inovasi Mahasiswa Faperta UMSU dalam Mencegah WSSV pada Udang Vannamei</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Berita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 04:24:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=980</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID Medan &#124; Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi dengan lolosnya pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Ribuan judul karya ilmiah mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia bersaing dalam ajang ini. Salah satu tim dari Fakultas Pertanian (Faperta) UMSU [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/">Ca-ProShield: Inovasi Mahasiswa Faperta UMSU dalam Mencegah WSSV pada Udang Vannamei</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/ca-proshield/" rel="attachment wp-att-981"><img decoding="async" class="alignnone  wp-image-981" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-300x200.jpeg" alt="" width="479" height="319" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-300x200.jpeg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-1024x682.jpeg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-768x512.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-1536x1023.jpeg 1536w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-630x420.jpeg 630w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-640x426.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield-681x454.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Ca-ProShield.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 479px) 100vw, 479px" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>Medan</strong></span> | Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menorehkan prestasi dengan lolosnya pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Ribuan judul karya ilmiah mahasiswa dari seluruh universitas di Indonesia bersaing dalam ajang ini. Salah satu tim dari Fakultas Pertanian (Faperta) UMSU berhasil mendapatkan pendanaan dengan judul PKM-K Ca-ProShield: Inovasi Probiotik Alami Udang Vannamei Berbasis Ekstrak Daun Pepaya dan Allium sativum sebagai Solusi Pencegahan <span style="color: #993300;"><strong><em>White Spot Syndrome Virus</em></strong></span> (WSSV). Tim ini diketuai oleh Abiyyu Sakha Muti dengan anggota Dafa Imantri Yoga, Adlina Ayudiah Anjani, Naya Anggita Saragih, dan Diswita Anzani Abadi serta didampingi oleh dosen pendamping Salsabila, S.P., M.P.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #993300;"><strong><em>White Spot Syndrome Virus</em></strong></span> merupakan salah satu penyakit paling merugikan dalam budidaya udang karena dapat menyebabkan kematian massal dan kerugian ekonomi besar bagi petambak. Melihat masalah ini, tim PKM-K UMSU menghadirkan inovasi Ca-ProShield, inovasi immunostimulan berbahan dasar ekstrak daun pepaya (<span style="color: #993300;"><strong><em>Carica papaya L.</em></strong></span>) dan bawang putih (<span style="color: #993300;"><strong><em>Allium sativum</em></strong></span>). Produk ini diformulasikan sebagai imunostimulan alami sekaligus penambah nafsu makan yang mendukung kesehatan udang vannamei.</p>
<p><a href="https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/inovasi-mahasiswa-faperta-umsu/" rel="attachment wp-att-982"><img decoding="async" class="alignnone  wp-image-982" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Inovasi-Mahasiswa-Faperta-UMSU-169x300.jpeg" alt="" width="479" height="850" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Inovasi-Mahasiswa-Faperta-UMSU-169x300.jpeg 169w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Inovasi-Mahasiswa-Faperta-UMSU-236x420.jpeg 236w" sizes="(max-width: 479px) 100vw, 479px" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Abiyyu Sakha Muti, Ca-ProShield hadir sebagai alternatif ramah lingkungan dibandingkan penggunaan bahan kimia sintetis atau antibiotik yang dapat menimbulkan resistensi penyakit. “Produk ini kami rancang untuk membantu petambak meningkatkan imunitas udang, menekan risiko serangan WSSV, sekaligus mendukung budidaya yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Uji coba awal menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun pepaya yang kaya alkaloid dengan bawang putih yang mengandung allicin mampu meningkatkan daya tahan tubuh udang serta nafsu makannya. Hasil ini memberi harapan baru bagi petambak, khususnya di Sumatera Utara yang pernah mengalami kasus WSSV cukup tinggi.</p>
<p><a href="https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/" rel="attachment wp-att-983"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone  wp-image-983" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-225x300.jpeg" alt="" width="471" height="628" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-225x300.jpeg 225w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-768x1024.jpeg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-315x420.jpeg 315w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-640x853.jpeg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei-681x908.jpeg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/10/Mencegah-WSSV-pada-Udang-Vannamei.jpeg 960w" sizes="auto, (max-width: 471px) 100vw, 471px" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Salsabila, S.P., M.P., selaku dosen pendamping, menyampaikan bahwa inovasi ini tidak hanya memberi manfaat bagi petambak, tetapi juga sejalan dengan tren global dalam akuakultur yang menekankan keberlanjutan dan keamanan pangan. “Kami berharap Ca-ProShield dapat menjadi solusi praktis untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tim PKM-K Ca-ProShield berharap produk ini dapat diterapkan secara luas oleh para petambak udang di Indonesia. Dengan hadirnya inovasi berbahan alami, diharapkan sektor perikanan budidaya dapat berkembang lebih sehat, efisien, dan ramah lingkungan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. [<span style="color: #993300;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/">Ca-ProShield: Inovasi Mahasiswa Faperta UMSU dalam Mencegah WSSV pada Udang Vannamei</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/ca-proshield-inovasi-mahasiswa-faperta-umsu-dalam-mencegah-wssv-pada-udang-vannamei/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tindak Lanjut Program ASTACITA Desa Kutagugung</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Berita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 18:58:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tindak Lanjut Program ASTACITA Desa Kutagugung: Inisiasi Sistem Anti-Pungli dan Kolaborasi Multisektor melalui Digital Marketing untuk Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Desa dari Kehadiran Wisatawan Kutagugung, Karo – Desa Kutagugung, Kecamatan Naman Teran, kini menjadi sorotan publik. Hanya dalam hitungan minggu sejak promosi digital diluncurkan, desa yang sebelumnya sepi tanpa wisatawan mendadak hidup. Warung sederhana ibu-ibu PKK [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/">Tindak Lanjut Program ASTACITA Desa Kutagugung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Tindak Lanjut Program ASTACITA Desa Kutagugung: </span>Inisiasi Sistem Anti-Pungli dan Kolaborasi Multisektor melalui Digital Marketing</strong></p>
<p><a href="https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/img-20250905-wa0001/" rel="attachment wp-att-971"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-971 aligncenter" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-164x300.jpg" alt="" width="164" height="300" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-164x300.jpg 164w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-559x1024.jpg 559w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-768x1406.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-839x1536.jpg 839w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-229x420.jpg 229w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-640x1172.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001-681x1247.jpg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250905-WA0001.jpg 874w" sizes="auto, (max-width: 164px) 100vw, 164px" /></a></p>
<p>untuk Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Desa dari Kehadiran Wisatawan Kutagugung, Karo – Desa Kutagugung, Kecamatan Naman Teran, kini menjadi sorotan publik. Hanya dalam hitungan minggu sejak promosi digital diluncurkan, desa yang sebelumnya sepi tanpa wisatawan mendadak hidup. Warung sederhana ibu-ibu PKK yang dulu tak pernah melayani tamu, kini penuh oleh pengunjung. Unit BUMDes yang sebelumnya tak memiliki aktivitas kini mencatat pemasukan. Dalam waktu kurang dari 30 hari, desa yang dulu berangkat dari nol rupiah kini mampu mencatat perputaran uang saati ni sebesar Rp15 juta. Keberhasilan ini lahir dari program pengabdian masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Program ini dipimpin oleh Samerdanta Sinulingga, S.ST.Par., M.Par., dosen Vokasi Pariwisata USU yang menginisiasi pendekatan baru dengan menggabungkan prinsip anti-pungli, transparansi pengelolaan aset desa, dan strategi digital marketing berbasis Instagram. “Awalnya masyarakat ragu. Tetapi ketika wisatawan pertama benar-benar datang, membe limakanan, dan uang masuk ke kas desa, kepercayaan itu tumbuh. Inilah titik baliknya,” ujar Samerdanta.</p>
<p>Dari Infrastruktur Mandek ke Ekonomi Hidup Sebelumnya, Desa Kutagugung pernah menerima bantuan dari Kementerian Desa berupa kolam renang, pedestrian, dan fasilitas lain. Namun semua itu tidak mampu menggerakkan ekonomi desa. Infrastruktur ada, tetapi keuntungan finansial untuk masyarakat nihil. Program LPPM USU mengubah keadaan tersebut. Dengan pendekatan digital dan kolaborasi multisektor, infrastruktur yang sempat tak produktif kini mulai memberi manfaat nyata bagi warga.</p>
<p>Kolaborasi Multisektor: FOURSETY Dari forum ASTACITA Summit 2025, lahirlah konsep kolaborasi empat pilar: pemerintah, akademisi, masyarakat desa, dan media. Konsep ini kemudian dikenal dengan nama FOURSETY. Kolaborasi ini bukan sekadar jargon, tetapi aksi nyata. Desa Kutagugung menjadi contoh bagaimana kolaborasi pentahelix bisa menghadirkan perubahan: desa punya legitimasi, akademisi memberi pendampingan, media menguatkan publikasi, dan pemerintah hadir memberi dukungan. Menurut Prof. Dr. Rudy Sofyan, SS., M.Hum., Koordinator Program dari USU, Kutagugung kini bukan lagi penonton pariwisata. “Ketika empat unsur bergerak bersama, stigma bisa berubah, ekonomi bisa bergerak. Desa ini bukti bahwa kolaborasi bisa menciptakan perubahan nyata,” ujarnya. Sementara itu, Prof. Ir. Ar. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D., IAI menambahkan, pendekatan akademis membuat fasilitas bantuan yang semula membingungkan kini bisa diintegrasikan sebagai wisata edukasi. “Kami hadir bukan hanya membangun fisik, tetapi memberi arah agar fasilitas desa menjadi produktif,” tegasnya.</p>
<p>Dukungan Pemerintah Apresiasi tinggi juga datang dari Data Martina Br Ginting, AP., M.Si., Kepala Dinas PMD Kabupaten Karo, mewakili Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Ia menilai capaian ini sebagai sejarah baru. “Tak pernah sebelumnya wisatawan hadir dan dikelola langsung oleh desa, BUMDes, PKK, dengan dukungan akademisi dan media. Ini adalah batu pertama. Desa Kutagugung sudah berada di jalur menuju desa percontohan,” ungkapnya. Kepala Desa Kutagugung, Terkelin Sembiring, juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam. “Dulu desa kami hanya penonton. Tidak ada sepeser pun dari wisata yang masuk ke desa. Kini dengan pendampingan USU dan dukungan semua pihak, kami bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujarnya dengan haru.</p>
<p>Selaras dengan SDGs dan ASTACITA Capaian Desa Kutagugung tidak hanya relevan di tingkat lokal. Dari perspektif SDGs, program ini mendukung pengentasan kemiskinan, membuka peluang kerja layak, mengurangi ketimpangan, serta memperkuat kemitraan global. Sementara dari sisi nasional, inisiatif ini sejalan dengan ASTACITA Presiden Republik Indonesia 2024–2029, khususnya membangun dari desa, memperkuat ekonomi kreatif, digitalisasi, serta tata kelola yang bersih dan bebas pungli. Kini, Desa Kutagugung menjadi simbol transformasi. Dari nol, desa ini mampu menunjukkan bahwa dengan kepercayaan, transparansi, dan kolaborasi, masa depan bisa diubah. Dari sekadar desa rintisan, Kutagugung kini siap menjadi desa wisata percontohan di Sumatera Utara, bahkan Indonesia.</p>
<p>Untuk meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Desa dari Kehadiran Wisatawan Kutagugung, Karo – Desa Kutagugung, Kecamatan Naman Teran, kini menjadi sorotan publik. Hanya dalam hitungan minggu sejak promosi digital diluncurkan, desa yang sebelumnya sepi tanpa wisatawan mendadak hidup. Warung sederhana ibu-ibu PKK yang dulu tak pernah melayani tamu, kini penuh oleh pengunjung. Unit BUMDes yang sebelumnya tak memiliki aktivitas kini mencatat pemasukan. Dalam waktu kurang dari 30 hari, desa yang dulu berangkat dari nol rupiah kini mampu mencatat perputaran uang saati ni sebesar Rp15 juta. Keberhasilan ini lahir dari program pengabdian masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Program ini dipimpin oleh <strong>Samerdanta Sinulingga, S.ST.Par., M.Par.</strong>, dosen Vokasi Pariwisata USU yang menginisiasi pendekatan baru dengan menggabungkan prinsip anti-pungli, transparansi pengelolaan aset desa, dan strategi digital marketing berbasis Instagram. “Awalnya masyarakat ragu. Tetapi ketika wisatawan pertama benar-benar datang, membe limakanan, dan uang masuk ke kas desa, kepercayaan itu tumbuh. Inilah titik baliknya,” ujar Samerdanta.</p>
<p>Dari Infrastruktur Mandek ke Ekonomi Hidup Sebelumnya, Desa Kutagugung pernah menerima bantuan dari Kementerian Desa berupa kolam renang, pedestrian, dan fasilitas lain. Namun semua itu tidak mampu menggerakkan ekonomi desa. Infrastruktur ada, tetapi keuntungan finansial untuk masyarakat nihil. Program LPPM USU mengubah keadaan tersebut. Dengan pendekatan digital dan kolaborasi multisektor, infrastruktur yang sempat tak produktif kini mulai memberi manfaat nyata bagi warga.</p>
<p>Kolaborasi Multisektor: FOURSETY Dari forum ASTACITA Summit 2025, lahirlah konsep kolaborasi empat pilar: pemerintah, akademisi, masyarakat desa, dan media. Konsep ini kemudian dikenal dengan nama FOURSETY. Kolaborasi ini bukan sekadar jargon, tetapi aksi nyata. Desa Kutagugung menjadi contoh bagaimana kolaborasi pentahelix bisa menghadirkan perubahan: desa punya legitimasi, akademisi memberi pendampingan, media menguatkan publikasi, dan pemerintah hadir memberi dukungan. Menurut <strong>Prof. Dr. Rudy Sofyan, SS., M.Hum.,</strong> Koordinator Program dari USU, Kutagugung kini bukan lagi penonton pariwisata. “Ketika empat unsur bergerak bersama, stigma bisa berubah, ekonomi bisa bergerak. Desa ini bukti bahwa kolaborasi bisa menciptakan perubahan nyata,” ujarnya. Sementara itu, <strong>Prof. Ir. Ar. Nurlisa Ginting, M.Sc., Ph.D.,</strong> IAI menambahkan, pendekatan akademis membuat fasilitas bantuan yang semula membingungkan kini bisa diintegrasikan sebagai wisata edukasi. “Kami hadir bukan hanya membangun fisik, tetapi memberi arah agar fasilitas desa menjadi produktif,” tegasnya.</p>
<p>Dukungan Pemerintah Apresiasi tinggi juga datang dari Data <strong>Martina Br Ginting, AP., M.Si., Kepala Dinas PMD </strong>Kabupaten Karo, mewakili <strong>Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.</strong> Ia menilai capaian ini sebagai sejarah baru. “Tak pernah sebelumnya wisatawan hadir dan dikelola langsung oleh desa, BUMDes, PKK, dengan dukungan akademisi dan media. Ini adalah batu pertama. Desa Kutagugung sudah berada di jalur menuju desa percontohan,” ungkapnya. <strong>Kepala Desa Kutagugung, Terkelin Sembiring,</strong> juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam. “Dulu desa kami hanya penonton. Tidak ada sepeser pun dari wisata yang masuk ke desa. Kini dengan pendampingan USU dan dukungan semua pihak, kami bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujarnya dengan haru.</p>
<p>Selaras dengan SDGs dan ASTACITA Capaian Desa Kutagugung tidak hanya relevan di tingkat lokal. Dari perspektif SDGs, program ini mendukung pengentasan kemiskinan, membuka peluang kerja layak, mengurangi ketimpangan, serta memperkuat kemitraan global. Sementara dari sisi nasional, inisiatif ini sejalan dengan ASTACITA Presiden Republik Indonesia 2024–2029, khususnya membangun dari desa, memperkuat ekonomi kreatif, digitalisasi, serta tata kelola yang bersih dan bebas pungli. Kini, Desa Kutagugung menjadi simbol transformasi. Dari nol, desa ini mampu menunjukkan bahwa dengan kepercayaan, transparansi, dan kolaborasi, masa depan bisa diubah. Dari sekadar desa rintisan, Kutagugung kini siap menjadi desa wisata percontohan di Sumatera Utara, bahkan Indonesia.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/">Tindak Lanjut Program ASTACITA Desa Kutagugung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/tindak-lanjut-program-astacita-desa-kutagugung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syukuran Bona Taon dan Rapot Bolon Sibarani Sedunia Bersatu, Digagas Tahun 1935, Baru Selesai dan Diresmikan di 2024</title>
		<link>https://www.ipminews.co.id/syukuran-bona-taon-dan-rapot-bolon-sibarani-sedunia-bersatu-digagas-tahun-1935-baru-selesai-dan-diresmikan-di-2024/</link>
					<comments>https://www.ipminews.co.id/syukuran-bona-taon-dan-rapot-bolon-sibarani-sedunia-bersatu-digagas-tahun-1935-baru-selesai-dan-diresmikan-di-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor IPMINEWS.CO.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 09:28:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.ipminews.co.id/?p=959</guid>

					<description><![CDATA[<p>IPMINEWS.CO.ID BUDAYA &#124; Setelah peresmian berlangsung meriah dan penuh makna pada tanggal 12-13 Juli 2024 di Tugu Raja Sibarani yang terletak di Desa Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba maka Keluarga Besar Sibarani Sedunia menggelar acara Bona Taon sekaligus rapat pemilihan pengurus pada 5 Januari 2025. Tema yang diusung yaitu &#8220;Telah Ditebus oleh Yahweh Bangsa-Nya&#8221;, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/syukuran-bona-taon-dan-rapot-bolon-sibarani-sedunia-bersatu-digagas-tahun-1935-baru-selesai-dan-diresmikan-di-2024/">Syukuran Bona Taon dan Rapot Bolon Sibarani Sedunia Bersatu, Digagas Tahun 1935, Baru Selesai dan Diresmikan di 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>IPMINEWS.CO.ID</strong></span><br />
<span style="color: #993300;"><strong>BUDAYA</strong></span> | Setelah peresmian berlangsung meriah dan penuh makna pada tanggal 12-13 Juli 2024 di Tugu Raja Sibarani yang terletak di Desa Sibarani Nasampulu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba maka Keluarga Besar Sibarani Sedunia menggelar acara Bona Taon sekaligus rapat pemilihan pengurus pada 5 Januari 2025. Tema yang diusung yaitu &#8220;Telah Ditebus oleh Yahweh Bangsa-Nya&#8221;, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, menjalin kebersamaan, dan melanjutkan pembangunan Tugu Raja Sibarani.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan tersebut, kegiatan diawali dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Benny Sinaga, yang menekankan pentingnya pondasi iman dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan pesan tentang hidup sederhana, bersyukur, dan membangun mental yang kuat. &#8220;Ibadah adalah fondasi utama untuk tetap memiliki semangat dan tekad yang kuat. Dengan kekuatan rohani, kita mampu menghadapi segala tantangan,&#8221; ujar Pendeta Benny.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, dia juga mengajak keluarga besar Sibarani untuk menjaga nilai-nilai kebaikan, mendukung pendidikan generasi muda, dan berkontribusi dalam pembangunan komunitas.</p>
<p> <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-961" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-300x225.jpg" alt="" width="467" height="350" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-300x225.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-1024x768.jpg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-768x576.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-560x420.jpg 560w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-80x60.jpg 80w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-100x75.jpg 100w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-180x135.jpg 180w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-238x178.jpg 238w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-640x480.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-681x511.jpg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 467px) 100vw, 467px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sahat Sibarani, S.E., sebagai Ketua Panitia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dalam pembangunan Tugu Raja Sibarani. Meskipun tugu telah diresmikan pada Juli 2024, proses pembangunan masih membutuhkan dana tambahan sebesar Rp 1,2 miliar untuk penyelesaian fasilitas seperti pagar, lapangan olahraga, dan kantin. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi semua pihak. Hingga saat ini, dana terkumpul telah mencapai Rp 600 juta lebih. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga untuk mencapai target Rp 1,2 miliar,” ungkap Sahat yang juga anggota DPRD Tapanuli.</p>
<p style="text-align: justify;">Harapannya, selain pembangunan fisik, program pendidikan juga menjadi perhatian utama. “Beasiswa bagi generasi muda Sibarani, khususnya yang kurang mampu, tengah dirancang sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045”, harapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., selaku penasihat, Tahan Sibarani, serta perwakilan keluarga besar Sibarani dari berbagai daerah seperti Papua, Kalimantan, Bandung, dan Jakarta. Dalam sambutannya, Robert menekankan pentingnya kebersamaan dan kesadaran kolektif untuk menyelesaikan pembangunan tugu serta mempersiapkan generasi muda menjadi individu yang unggul.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut dia, menjelaskan, acara Syukuran Bona Taon bertujuan untuk bersyukur karena keturunan Sibarani dapat menyelesaikan Tugu Raja Sibarani di tahun 2024, padahal sudah digagas mulai tahun 1935. “Pembangunan ini dilakukan secara bertahap dengan alokasi anggaran sekitar Rp 400 juta per tahap. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis seluruh program ini dapat terwujud,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bersyukur kepada Tuhan karena keturunan Sibarani diberikan Tuhan hasadaon ni roha &#8220;kesatuan hati&#8221; untuk marsirimpa &#8220;bergotong royong&#8221; menyumbangkan berkat-berkat yang telah diberikan Tuhan”, ujar Profesor Robert.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan dari tahun 1935 hingga tahun 2024 mengandung kearifan lokal yang luar biasa seperti cepat ada yang dikejar, lambat ada yang ditunggu; keberhasilan membangun tugu mesti dilakukan dengan kesatuan hati marsirimpa &#8220;bergotong royong&#8221;; tekad yang kuat disertai dengan kerja keras dan keterpercayaan para pelaku untuk sampai pada tujuan; dan banyak lagi kearifan lokal yang menarik untuk diwariskan kepada generasi muda pada wisata leluhur di masa depan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-962" src="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-300x225.jpg" alt="" width="481" height="361" srcset="https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-300x225.jpg 300w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-1024x768.jpg 1024w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-768x576.jpg 768w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-1536x1152.jpg 1536w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-560x420.jpg 560w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-80x60.jpg 80w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-100x75.jpg 100w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-180x135.jpg 180w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-238x178.jpg 238w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-640x480.jpg 640w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02-681x511.jpg 681w, https://www.ipminews.co.id/wp-content/uploads/2025/01/Syukuran-Bona-Taon-02.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 481px) 100vw, 481px" /></p>
<p style="text-align: justify;">“Acara Bona Taon bertujuan untuk merencanakan pembangunan SDM Generasi Muda Sibarani agar bisa menjadi Generasi Emas 2045 yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa ini dan pembangunan kesejahteraan masyarakat Sibarani melalui pembangunan. Lokasi Tugu Raja Sibarani sebagai Destinasi Wisata di Kawasan Toba”, harap Robert.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam rapat pemilihan pengurus, Tahan Sibarani (Op. Ketrin) terpilih sebagai ketua Sibarani Se-Dunia secara Defenitif. Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, pembangunan tugu dan program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ditutup dengan doa bersama, menciptakan harapan akan tahun baru yang penuh keberanian, kekuatan, dan berkat. Keluarga Besar Sibarani optimis menjaga nilai-nilai budaya dan mewujudkan cita-cita bersama untuk masa depan yang lebih cerah. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan Tugu Raja Sibarani dan program pendidikan diyakini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. [<span style="color: #993300;"><strong>RED 01</strong></span>]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id/syukuran-bona-taon-dan-rapot-bolon-sibarani-sedunia-bersatu-digagas-tahun-1935-baru-selesai-dan-diresmikan-di-2024/">Syukuran Bona Taon dan Rapot Bolon Sibarani Sedunia Bersatu, Digagas Tahun 1935, Baru Selesai dan Diresmikan di 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.ipminews.co.id">Edukatif, Inovatif, dan Informatif</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.ipminews.co.id/syukuran-bona-taon-dan-rapot-bolon-sibarani-sedunia-bersatu-digagas-tahun-1935-baru-selesai-dan-diresmikan-di-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 9/250 objects using memcached
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching using redis (Request-wide modification query)

Served from: www.ipminews.co.id @ 2026-09-20 06:00:28 by W3 Total Cache
-->