Beranda Berita Menyelesaikan Pembangunan Tugu Raja Sibarani dengan Kearifan Lokal Marsirimpa “Bergotong Royong”

Menyelesaikan Pembangunan Tugu Raja Sibarani dengan Kearifan Lokal Marsirimpa “Bergotong Royong”

6
0

IPMINEWS.CO.ID
HUMANIORA | Pepetah Batak Toba yang mengatakan, Hatop adong niaduna, lambat adong pinaimana “Cepat karena ada yang dikejar, lambat karena ada yang ditunggu” sangat sesuai dengan penyelesaian pendirian tugu Raja Sibarani. Raja Sibarani, yang beristirikan Runggu Haomasan br Sirait, telah meninggal ratusan tahun lalu, paling tidak 15 generasi yang lalu atau sekitar 375 tahun yang lalu. Saudara-saudara atau marga yang satu tingkatan dengan Raja Sibarani di Kawasan Danau Toba mungkin semua sudah memiliki tugu, tetapi tugu Raja Sibarani barulah di bulan Juli 2024 ini benar-benar selesai, berdiri kokoh dan megah, di Desa Sibarani Nasampulu-Namungkup, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Tinggi tugu Raja Sibarani itu 27 meter dengan 5 tingkat. Dari Tingkat I saja telah terlihat pemandangan Danau Toba. Tugu tersebut dibangun di atas lahan 2,1 hektar di Pollak Bidang berdekatan dengan Landbow, sebuah lokasi percontohan pertanian yang sejak pemerintah Belanda di lahan Sibarani Nasampulu. Tugu ini terlihat kokoh dan megah karena berada di Pollak Bidang “Kebun Luas” dengan lokasi yang tinggi sehingga bisa memandang persawahan dan perladangan di sekitarnya bahkan memandang Danau Toba.

Tugu ini telah betul-betul selesai dibangun pada tanggal 6 Juli 2024 dan akan diresmikan melalui upacara adat mamestahon tugu “meresmikian tugu” pada tanggal 12-13 Juli 2024 di Desa Sibarani Nasampulu-Namungkup, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksana penyelesaian tugu ini diketuai oleh Prof. Dr. Robert Sibarani, MS dengan arsitek Happy Sibarani, ST, bendahara Armida br Sibarani, SH, M.Si, dan pengawas lapangan Pangeran Sibarani, ST, Ir. Maruli Sinaga, dan Drs. Laurensus Sibarani dengan koordinasi pada semua panitia penyelesaian Pembangunan tugu Raja Sibarani dan Ketua Formateur Porsib Jonner Sibarani.

Usaha penyelesaian pembangunan tugu Raja Sibarani dimulai dengan pasada tahi “penyatuan rencana” atau penyepakatan rencana” pada tanggal 14 Oktober 2023, kemudian pengumpulan dana melalui marsirimpa “bergotong royong” dengan memberikan tumpak “sumbangan” sukarela yang dikirimkan ke rekening Pembangunan Tugu Raja Sibarani sejak tanggal 01 September 2023 dan tukang mulai bekerja sejak tanggal 1 November 2023. Uang yang terkumpul hingga saaat ini sebesar Rp 1.576.135.361, 00.

Terima kasih kepada semua anak, boru, bere/ibebere, dan semua yang telah manumpahi “menyumbang” sehingga dapat terkumpul sebanyak itu meskipun masih kurang karena kebutuhan penyelesaian tugu, halaman, akses masuk, dan kamar mandi di lokasi tugu membutuhkan uang yang cukup besar. Ucapan terima kasih secara khusus diberikan kepada Bapak Tahan Sibarani (Op. Chaterine Sibarani) atas kontribusinya yang besar dan yang memotivasi baik secara material dan moril sejak awal rencana penyelesaian tugu Raja Sibarani ini. Semoga para penyumbang mendapat rezeki yang berlipat ganda dari Tuhan atas kesediaan mereka berkontribusi menyelesaikan Tugu leluhur Sibarani. Prinsip panitia sejak awal, uang yang terkumpul hanya digunakan untuk bahan bangungan dan jasa tukang.

Berikut ini nama-nama penyumbang dan jumlah sumbangan masing-masing sejak tanggal 01 September 2023 hingga saat ini (10 Juli 2024).

Berikut juga pengeluaran untuk penyelesaian Tugu Raja Sibarani sejak Oktober 2023 hingga saat ini (10 Juli 2024).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here